UNIVERSITAS TJUT NYAK DHIENRuang pengetahuan, terbuka untuk semua

REPOSITORY INSTITUSI

Analisa Kerusakan Saringan pada Mesin Hammer Mill PT. Central Proteina Prima TBK

Prayoga, Dafa Rizky (2025) Analisa Kerusakan Saringan pada Mesin Hammer Mill PT. Central Proteina Prima TBK. Skripsi / Tugas akhir tesis, Universitas Tjut Nyak Dhien.

[thumbnail of COVER.pdf]
Pratinjau
Teks
COVER.pdf

Unduh (577kB) | Pratinjau
[thumbnail of BAB I.pdf] Teks
BAB I.pdf
Terbatas pada Hanya staf repositori

Unduh (227kB) | Minta salinannya
[thumbnail of BAB II.pdf] Teks
BAB II.pdf
Terbatas pada Hanya staf repositori

Unduh (852kB) | Minta salinannya
[thumbnail of BAB III.pdf] Teks
BAB III.pdf
Terbatas pada Hanya staf repositori

Unduh (365kB) | Minta salinannya
[thumbnail of BAB IV.pdf] Teks
BAB IV.pdf
Terbatas pada Hanya staf repositori

Unduh (579kB) | Minta salinannya
[thumbnail of BAB V.pdf] Teks
BAB V.pdf
Terbatas pada Hanya staf repositori

Unduh (244kB) | Minta salinannya
[thumbnail of DAFTAR PUSTAKA.pdf]
Pratinjau
Teks
DAFTAR PUSTAKA.pdf

Unduh (181kB) | Pratinjau
[thumbnail of LAMPIRAN.pdf] Teks
LAMPIRAN.pdf
Terbatas pada Hanya staf repositori

Unduh (573kB) | Minta salinannya

Abstrak

Mesin Hammer Mill merupakan salah satu peralatan industri yang digunakan untuk proses penghalusan bahan baku di PT. Central Proteina Prima Tbk, namun sering mengalami kerusakan terutama pada komponen saringan yang mempengaruhi efisiensi produksi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kerusakan komponen saringan (screen) pada mesin hammer mill di PT Central Proteina Prima Tbk Medan. Metode penelitian yang digunakan meliputi observasi langsung terhadap kondisi operasional mesin, wawancara dengan teknisi, serta analisis data historis perawatan dan kerusakan. Data yang diperoleh kemudian dianalisis untuk mengidentifikasi pola kerusakan.
Berdasarkan data perawatan selama periode penelitian, diketahui bahwa saringan merupakan komponen yang paling sering mengalami kerusakan dengan frekuensi 14 kali selama periode Januari – Juni 2025. Jenis kerusakan dominan yang ditemukan adalah robek, patah, dan tersumbat, yang
berdampak pada penurunan kapasitas produksi dan kualitas hasil gilingan. Analisis akar penyebab (Root Cause Analysis) menggunakan diagram fishbone menunjukkan bahwa kerusakan dipengaruhi oleh kualitas material saringan yang tipis, kelebihan beban operasional, kurang optimalnya perawatan, kondisi lingkungan yang lembap, serta keterampilan operator yang belum sesuai prosedur. Hasil Failure Mode and Effect Analysis (FMEA) memperlihatkan bahwa kerusakan robek pada saringan memiliki nilai Risk Priority Number (RPN) tertinggi dan paling berisiko terhadap kelancaran produksi. Untuk mengatasi masalah tersebut, strategi perbaikan yang disarankan meliputi penggunaan material saringan dengan spesifikasi lebih tinggi, penerapan preventive maintenance yang terstruktur, pelatihan operator, serta pengendalian kelembapan bahan baku. Implementasi langkah ini diharapkan mampu menurunkan frekuensi kerusakan saringan, meningkatkan Mean Time Between Failure (MTBF), serta mengurangi downtime mesin hammer
mill.

Jenis koleksi: Skripsi / Tesis / Disertasi (Skripsi / Tugas akhir)
Kata Kunci Tidak Terkendali: Hammer Mill, Saringan, Root Cause Analysis, Maintenance
Subjek: T Teknologi > TJ Teknik Mesin dan Permesinan
Divisi: Fakultas Teknik dan Ilmu Komputer > Teknik Mesin
Pengguna yang Menyetor: Pengguna tanpa nama dengan email yola@utnd.ac.id
Tanggal Disetor: 31 Juli 2026 03:49
Terakhir Dimodifikasi: 31 Juli 2026 03:49
URI: http://utndrepository.utnd.ac.id/id/eprint/516

Tindakan (diperlukan login)

Lihat Barang
Lihat Barang