Wardani, Ariyanti Kesuma (2024) “Efektivitas Senyawa Bioaktif Biji Kopi Arabika (Coffea arabica L.) Varietas Ateng Super dari Kabupaten Bener Meriah Sebagai Pengembangan Obat Tradisional Antibakteri Terhadap Escherichia coli dan Staphylococcus aureus. Skripsi / Tugas akhir tesis, Universitas Tjut Nyak Dhien.
COVER.pdf
Unduh (950kB) | Pratinjau
BAB I.pdf
Terbatas pada Hanya staf repositori
Unduh (243kB) | Minta salinannya
BAB II.pdf
Terbatas pada Hanya staf repositori
Unduh (435kB) | Minta salinannya
BAB III.pdf
Terbatas pada Hanya staf repositori
Unduh (273kB) | Minta salinannya
BAB IV.pdf
Terbatas pada Hanya staf repositori
Unduh (323kB) | Minta salinannya
BAB V.pdf
Terbatas pada Hanya staf repositori
Unduh (224kB) | Minta salinannya
DAFTAR PUSTAKA.pdf
Unduh (245kB) | Pratinjau
LAMPIRAN.pdf
Terbatas pada Hanya staf repositori
Unduh (1MB) | Minta salinannya
Abstrak
Biji kopi arabika varietas ateng super mengandung senyawa metabolit sekunder yang mempunyai aktivitas antibakteri baik pada daun, biji dan bahkan pada kulit buah kopi seperti, flavonoid, tanin dan saponin. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui senyawa metabolit sekunder yang terkandung dalam esktrak etanol biji kopi arabika dan mengetahui aktivitas antibakteri ekstrak etanol biji kopi arabika dalam menghambat pertumbuhan bakteri Escherichia coli dan Staphylococcus aureus.
Metode penelitian yang digunakan adalah metode eksperimental. Tahap penelitian meliputi pengambilan bahan tumbuhan, identifikasi bahan tumbuhan, pembuatan simplisia, pembuatan ekstrak etanol biji kopi arabika mengunakan pelarut etanol p.a, skrining fitokimia, kemudian dilakukan uji aktivitas antibakteri menggunakan metode difusi agar sumur (Agar Well Plate Diffusion Assay Method). Parameter yang diamati yaitu besarnya diameter hambat pertumbuhan mikroorganisme.
Skrining fitokimia ekstrak etanol biji kopi arabika menunjukkan adanya senyawa kimia alkaloid, flavonoid, tanin, saponin dan terpenoid/steroid. Ekstrak etanol biji kopi arabika (Coffea arabica L.) memakai konsentrasi 100 mg/ml, 50 mg/ml, 25 mg/ml, 12,5 mg/ml, 6,25 mg/ml, 3,12 mg/ml. Ekstrak etanol biji kopi arabika memiliki aktivitas antibakteri terhadap bakteri Eschericica coli dengan zona
hambat terbesar pada konsentrasi 100 mg/ml dengan diameter zona hambat 9,5 mm
dan zona hambat terkecil pada konsentrasi 6,25 mg/ml dengan diameter 0,73 mm.
Sedangkan bakteri Staphylococcus aureus dengan zona hambat terbesar pada konsentrasi 100 mg/ml dengan diameter zona hambat 8,48 mm dan zona hambat terkecil pada konsentrasi 12,5 mg/ml dengan diameter zona hambat 1,73 mm.
| Jenis koleksi: | Skripsi / Tesis / Disertasi (Skripsi / Tugas akhir) |
|---|---|
| Kata Kunci Tidak Terkendali: | Biji kopi arabika (Coffea arabica L.), skrining fitokimia, Escherichia coli, Staphylococcus aureus, antibakteri, difusi sumuran |
| Subjek: | R Kedokteran > RS Farmasi dan Materia Medika |
| Divisi: | Fakultas Farmasi dan Kesehatan > Farmasi |
| Pengguna yang Menyetor: | Pengguna tanpa nama dengan email yola@utnd.ac.id |
| Tanggal Disetor: | 20 Juli 2026 04:38 |
| Terakhir Dimodifikasi: | 20 Juli 2026 04:38 |
| URI: | http://utndrepository.utnd.ac.id/id/eprint/496 |

