Yushfi, Melza Rizqan (2024) Formulasi Sediaan Facial Wash Dari Ekstrak Etanol Kulit Pisang Raja (Musa paradisiaca L) Secara In Vitro. Skripsi / Tugas akhir tesis, Universitas Tjut Nyak Dhien.
COVER.pdf
Unduh (3MB) | Pratinjau
BAB I.pdf
Terbatas pada Hanya staf repositori
Unduh (191kB) | Minta salinannya
BAB II.pdf
Terbatas pada Hanya staf repositori
Unduh (355kB) | Minta salinannya
BAB III.pdf
Terbatas pada Hanya staf repositori
Unduh (322kB) | Minta salinannya
BAB IV.pdf
Terbatas pada Hanya staf repositori
Unduh (335kB) | Minta salinannya
BAB V.pdf
Terbatas pada Hanya staf repositori
Unduh (184kB) | Minta salinannya
DAFTAR PUSTAKA.pdf
Unduh (324kB) | Pratinjau
LAMPIRAN.pdf
Terbatas pada Hanya staf repositori
Unduh (912kB) | Minta salinannya
Abstrak
Kulit pisang raja (Musa paradisiaca L.) telah lama dikenal memiliki berbagai zat yang mungkin bermanfaat bagi kesehatan. Penggunaan ekstrak etanol sebagai pelarut juga menunjukkan potensi besar untuk mengekstrak senyawa bioaktif dari bahan alami. Salah satu produk perawatan kulit yang paling umum digunakan dalam industri perawatan kulit adalah facial wash. Produk ini dibuat untu membersihkan dan merawat kulit wajah, seperti pengendalian jerawat, anti- penuaan, atau perawatan kulit lainnya. Penggunaan ekstrak etanol kulit pisang raja diharapkan dapat menjadi produk perawatan kulit yang lebih alami dan aman. Penelitian ini bertujuan untuk membuat sediaan facial wash dengan bahan aktif dari bahan alami, sehingga rasional digunakan untuk pembersih wajah.
Sampel kulit pisang raja diperoleh dari Pasar Sei Kambing Medan dan dilakukan identifikasi tumbuhan di Herbarium Medanense (MEDA) Universitas Sumatera Utara (USU). Skrining fitokimia dilakukan terhadap daun segar, simplisia dan ekstrak etanol kulit pisang. Dasar facial wash dibuat terlebih dahulu dengan campuran basis facial wash diformulasikan menjadi 4 formula dengan variasi konsentrasi yaitu ekstrak etanol kulit pisang raja 0%, 2%, 4% dan 6%. Evaluasi sedian dilakukan meliputi uji organoleptis, homogenitas, pH, daya sebar, viskositas, tinggi busa dan uji iritasi.
Hasil skrining fitokimia menunjukkan terdapat kandungan golongan kimia yang sama di dalam daun segar, simplisia, dan ekstrak etanol kulit pisang raja yaitu flavonoid, tannin, saponin dan glikosida. Sedian facial wash yang dihasilkan memiliki bau khas dari kulit pisang raja dan berwarna coklat. Seluruh formula dengan berbagai konsentrasi homogen, pH 6 - 8, stabil pada penyimpanan selama 8 minggu. Hasil uji daya sebar memenuhi persyaratan 5-7 cm, viskositas rata-rata berkisar antara 30,7-34 cPs, tinggi busa rata-rata berkisar antara 4,0 – 6,2 cm dan hasil uji iritasi menunjukkan tidak menyebabkan iritasi pada kulit sukarelawan.
| Jenis koleksi: | Skripsi / Tesis / Disertasi (Skripsi / Tugas akhir) |
|---|---|
| Kata Kunci Tidak Terkendali: | Ekstrak Etanol Kulit Pisang Raja, Facial Wash, Gel, Skrining Fitokimia |
| Subjek: | R Kedokteran > RS Farmasi dan Materia Medika |
| Divisi: | Fakultas Farmasi dan Kesehatan > Farmasi |
| Pengguna yang Menyetor: | Pengguna tanpa nama dengan email yola@utnd.ac.id |
| Tanggal Disetor: | 14 Juli 2026 08:25 |
| Terakhir Dimodifikasi: | 14 Juli 2026 08:25 |
| URI: | http://utndrepository.utnd.ac.id/id/eprint/479 |

