Xena, Tjut (2023) Pengaruh Suhu dan Lama Penyimpanan terhadap Kandungan Vitamin C dalam Buah Tin (Ficus carica L.) secara Titrasi 2,6-Diklorofenol Indofenol. Skripsi / Tugas akhir tesis, Universitas Tjut Nyak Dhien.
COVER.pdf
Unduh (1MB) | Pratinjau
BAB I.pdf
Terbatas pada Hanya staf repositori
Unduh (326kB) | Minta salinannya
BAB II.pdf
Terbatas pada Hanya staf repositori
Unduh (589kB) | Minta salinannya
BAB III.pdf
Terbatas pada Hanya staf repositori
Unduh (450kB) | Minta salinannya
BAB IV.pdf
Terbatas pada Hanya staf repositori
Unduh (386kB) | Minta salinannya
BAB V.pdf
Terbatas pada Hanya staf repositori
Unduh (184kB) | Minta salinannya
DAFTAR PUSTAKA.pdf
Unduh (422kB) | Pratinjau
LAMPIRAN.pdf
Terbatas pada Hanya staf repositori
Unduh (2MB) | Minta salinannya
Abstrak
Vitamin C berperan penting sebagai menangkal radikal bebas dengan diperoleh dari buah Tin yang disebut “Buah alam yang paling hampir sempurna“ untuk kebutuhan vitamin C harian. Penyimpanan buah yang tidak tepat dapat mempersingkat masa simpan buah, salah satu faktornya yaitu suhu lama penyimpanan jika semakin rendah suhunya maka semakin lama terjadi pembusukan. Penetapan kandungan vitamin C menggunakan titrasi 2,6-diklorofenol indofenol agar zat pereduksi lain tidak mengganggu penetapan kandungan vitamin C selama dalam proses titrasi sehingga lebih stabil. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perlakuan dan penurunan kandungan vitamin C dengan suhu dan waktu penyimpanan yang berbeda pada buah Tin.
Penelitian ini dilakukan menggunakan metode titrasi 2,6-diklorofenol indofenol. Penelitian ini dimulai dari pengumpulan sampel, determinasi, ekstraksi, pembuatan larutan asam metafosfat, pembuatan larutan 2,6-diklorofenol indofenol, penetapan kesetaraan pentiter 2,6-diklorofenol indofenol, penetapan kadar vitamin C dalam sampel. Sampel yang digunakan adalah ekstrak buah Tin baru dipetik dan dengan penyimpanan suhu dingin (suhu 2-8°C) perlakuan 15´, 30´, 45´, 60´, 90´, 120´, dan suhu ruang (suhu 20-25°C) perlakuan 15´, 30´, 45´, 60´, 90´, 120´ yang diperoleh dari Jalan Marendal, Mekar Sari, Deli Tua, Deli Serdang, Sumatera Utara, Indonesia.
Hasil penelitian menghasilkan kandungan vitamin C tertinggi pada saat awal sebelum penyimpanan dengan hasil 4,3197mg/100g serta perlakuan 15´ suhu dingin sebesar 4,2246mg/100g dan kandungan vitamin C terendah pada penelitian ini adalah perlakuan 120´ suhu ruang dengan hasil 2,2437mg/100g, Peneltian ini mengungkapkan bahwa buah Tin disimpan pada suhu ruang 20-25°C lebih cepat mengalami penurunan kandungan vitamin C dari pada suhu dingin 2-8°C.
| Jenis koleksi: | Skripsi / Tesis / Disertasi (Skripsi / Tugas akhir) |
|---|---|
| Kata Kunci Tidak Terkendali: | Vitamin C, Suhu Penyimpanan, Buah Tin, Titrasi |
| Subjek: | R Kedokteran > RS Farmasi dan Materia Medika |
| Divisi: | Fakultas Farmasi dan Kesehatan > Farmasi |
| Pengguna yang Menyetor: | Pengguna tanpa nama dengan email yola@utnd.ac.id |
| Tanggal Disetor: | 01 Oktober 2024 07:37 |
| Terakhir Dimodifikasi: | 01 Oktober 2024 07:37 |
| URI: | http://utndrepository.utnd.ac.id/id/eprint/235 |

