Apriliani, Adilla (2025) Uji Aktivitas Antidiare Kombinasi Ekstrak Daun Jambu Biji (Psidium guajava L.) dengan Rimpang Kencur (Kaempferia galanga) terhadap Mencit Jantan (Mus musculus). Skripsi / Tugas akhir tesis, Universitas Tjut Nyak Dhien.
COVER.pdf
Unduh (1MB)
BAB I.pdf
Terbatas pada Hanya staf repositori
Unduh (18kB) | Minta salinannya
BAB II.pdf
Terbatas pada Hanya staf repositori
Unduh (647kB) | Minta salinannya
BAB III.pdf
Terbatas pada Hanya staf repositori
Unduh (759kB) | Minta salinannya
BAB IV.pdf
Terbatas pada Hanya staf repositori
Unduh (1MB) | Minta salinannya
BAB V.pdf
Terbatas pada Hanya staf repositori
Unduh (286kB) | Minta salinannya
DAFTAR PUSTAKA.pdf
Unduh (258kB)
LAMPIRAN.pdf
Terbatas pada Hanya staf repositori
Unduh (2MB) | Minta salinannya
Abstrak
Diare merupakan masalah kesehatan masyarakat yang paling umum di seluruh dunia, terutama di negara-negara berkembang seperti Indonesia. Diare disebabkan oleh infeksi bakteri, virus dan keracunan. Tumbuhan daun jambu biji dan rimpang kencur ini merupakan herbal yang mengandung senyawa aktif
flavonoid, tanin, alkaloid, dan saponin yang memiliki efek antidiare. Penelitian ini bertujuan untuk menguji efektivitas kombinasi ekstrak daun jambu biji (Psidium guajava L.) dan rimpang kencur (Kaempferia galanga) sebagai obat antidiare
alami pada mencit jantan (Mus musculus L.) yang diinduksi oleum ricini.
Metode penelitian eksperimental dengan tahapan pembuatan simplisia, pembuatan ekstrak, karakteristik simplisia, skrining fitokimia dan uji efektifitas antidiare menggunakan tiga variasi konsentrasi kombinasi ekstrak 25% : 75%,
50% : 50%, dan 75% : 25%. Parameter yang diamati meliputi waktu onset diare, durasi, frekuensi buang air besar, dan konsistensi feses. Data dianalisis secara statistik menggunakan ANOVA dan uji lanjutan Tukey dengan bantuan perangkat lunak SPSS.
Hasil menunjukkan bahwa ekstrak daun jambu biji dan rimpang kencur menghasilkan rendemen sesuai standart FI yaitu tidak kurang 10%. Uji karakteristik simplisia memenuhi standar kadar air, standar kadar sari larut air dan etanol sesuai FHI. Skrining fitokimia mengidentifikasi keberadaan senyawa akatif seperti flavonoid, tanin, saponin pada kedua ekstrak. kombinasi ekstrak dengan perbandingan 50% : 50% memberikan efek paling efektif dalam memperlambat onset, mengurangi durasi, menurunkan frekuensi dan menuruukan bobot feses.
Hasil analisis statistik menunjukkan perbedaan antar kelompok. Penelitian ini memperkuat potensi kombinasi kedua ekstrak sebagai obat herbal antidiare.
| Jenis koleksi: | Skripsi / Tesis / Disertasi (Skripsi / Tugas akhir) |
|---|---|
| Kata Kunci Tidak Terkendali: | Diare, kombinasi, ekstrak daun jambu biji (Psidium guajava L.), kencur (Kaempferia galanga), oleum ricini, mencit jantan. |
| Subjek: | R Kedokteran > RS Farmasi dan Materia Medika |
| Divisi: | Fakultas Farmasi dan Kesehatan > Farmasi |
| Pengguna yang Menyetor: | Pengguna tanpa nama dengan email yola@utnd.ac.id |
| Tanggal Disetor: | 06 November 2026 05:03 |
| Terakhir Dimodifikasi: | 06 November 2026 05:03 |
| URI: | http://utndrepository.utnd.ac.id/id/eprint/1739 |

