Faaizah, An Nisaul (2025) Penambahan Ekstrak Etanol Biji Nangka (Artocarpus heterophyllus L.) dan Zinc Oxide Terhadap Nilai Sun Protection Factor (SPF) Krim Tabir Surya. Skripsi / Tugas akhir tesis, Universitas Tjut Nyak Dhien.
COVER.pdf
Unduh (517kB)
BAB I.pdf
Terbatas pada Hanya staf repositori
Unduh (17kB) | Minta salinannya
BAB II.pdf
Terbatas pada Hanya staf repositori
Unduh (452kB) | Minta salinannya
BAB III.pdf
Terbatas pada Hanya staf repositori
Unduh (292kB) | Minta salinannya
BAB IV.pdf
Terbatas pada Hanya staf repositori
Unduh (208kB) | Minta salinannya
BAB V.pdf
Terbatas pada Hanya staf repositori
Unduh (8kB) | Minta salinannya
DAFTAR PUSTAKA.pdf
Unduh (148kB)
LAMPIRAN.pdf
Terbatas pada Hanya staf repositori
Unduh (1MB) | Minta salinannya
Abstrak
Paparan radiasi sinar ultraviolet (UV) dari matahari dapat menyebabkan berbagai masalah kulit seperti penuaan dini, hiperpigmentasi, dan kanker kulit. Penggunaan tabir surya merupakan langkah pencegahan yang efektif terhadap kerusakan kulit akibat sinar UV. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan ekstrak etanol biji nangka (Artocarpus heterophyllus L.) dan zinc oxide terhadap nilai Sun Protection Factor (SPF) pada krim tabir surya.
Penelitian ini menggunakan metode eksperimental dengan pendekatan in vitro. Skrining fitokimia dilakukan terhadap ekstrak etanol biji nangka. Dasar krim tabir surya dibuat terlebih dahulu dengan campuran basis krim tabir surya diformulasikan dengan konsentrasi ekstrak 0%, 2,5%, 5%, dan 7,5%. Evaluasi dilakukan terhadap pH, viskositas, stabilitas, uji iritasi pada kulit sukarelawan, serta penentuan nilai SPF.
Hasil skrining fitokimia menunjukkan terdapat kandungan flavonoid, alkaloid, saponin, tanin, glikosida, steroid. Sediaan krim tabir surya yang mengandung ekstrak biji nangka memiliki pH stabil (6,19–6,70), viskositas sesuai standar (2.300–13.660 cps), stabil dalam penyimpanan 12 minggu, tidak ditemukan reaksi iritasi pada seluruh sukarelawan. Nilai SPF untuk formula FI, FII, FIII, dan FIV masing-masing adalah 0,52308, 2,09996, 4,13436, dan 6,60020. Hasil penelitian ini disimpulkan bahwa ekstrak etanol biji nangka dapat diformulasikan menjadi krim tabir surya yang aman dan efektif. Sediaan krim tabir surya yang mengandung ekstrak etanol biji nangka 7,5% (FIV) mempunyai nilai spf yang
paling tinggi dibandingkan FI, FII, dan FIII.
| Jenis koleksi: | Skripsi / Tesis / Disertasi (Skripsi / Tugas akhir) |
|---|---|
| Kata Kunci Tidak Terkendali: | Artocarpus Heterophyllus L, Ekstrak Etanol, Zinc Oxide, Krim Tabir Surya, SPF |
| Subjek: | R Kedokteran > RS Farmasi dan Materia Medika |
| Divisi: | Fakultas Farmasi dan Kesehatan > Farmasi |
| Pengguna yang Menyetor: | Pengguna tanpa nama dengan email yola@utnd.ac.id |
| Tanggal Disetor: | 06 November 2026 04:37 |
| Terakhir Dimodifikasi: | 06 November 2026 04:37 |
| URI: | http://utndrepository.utnd.ac.id/id/eprint/1737 |

