UNIVERSITAS TJUT NYAK DHIENRuang pengetahuan, terbuka untuk semua

REPOSITORY INSTITUSI

Effectiveness of Video and Leaflet Media in DAGUSIBU (Get, Use, Save, Discard) Education and Beyond Use Date: A Quasi-Experimental Study / Efektivitas Media Video dan Leaflet dalam Edukasi DAGUSIBU (Dapatkan, Gunakan, Simpan, Buang) dan Beyond Use Date: Studi Kuasi-Eksperimen

Hasanah, Fenny dan Lubis, Salmah Handayani dan Dasopang, Eva Sartika dan Aisyah, Teti (2025) Effectiveness of Video and Leaflet Media in DAGUSIBU (Get, Use, Save, Discard) Education and Beyond Use Date: A Quasi-Experimental Study / Efektivitas Media Video dan Leaflet dalam Edukasi DAGUSIBU (Dapatkan, Gunakan, Simpan, Buang) dan Beyond Use Date: Studi Kuasi-Eksperimen. Journal of Pharmaceutical and Sciences. hal. 1540-1547.

Teks lengkap tidak tersedia dari repositori ini.
URL resmi: https://journal-jps.com/new/index.php/jps/article/...

Abstrak

Background: The increasing practice of self-medication and home drug storage carries the potential for medication management errors, including improper drug disposal. Lack of public understanding of DAGUSIBU (Acquire, Use, Store, Dispose) protocols and Beyond Use Date (BUD) may lead to drug misuse and environmental contamination due to improper disposal methods that violate the Drug Awareness Family Movement (Gerakan Keluarga Sadar Obat/GKSO) guidelines. Objective: To examine the impact of educational interventions on public knowledge of DAGUSIBU and BUD, and to compare the effectiveness of video versus leaflet media. Methods: A quasi-experimental study with pretest-posttest design was conducted. Purposive sampling was used to select 100 respondents from Kotamatsum I Subdistrict. Data were analyzed using Wilcoxon test (educational impact), Chi-Square test (demographic correlations), and Mann-Whitney test (media comparison). Results: The educational intervention significantly improved participants' knowledge of DAGUSIBU and BUD (p < 0.001). Gender significantly influenced knowledge improvement (p = 0.005), while age, education level, and occupation showed no significant effects. Video proved more effective for DAGUSIBU content (mean score 53.94 vs 47.06), whereas leaflets showed marginally better results for BUD material (50.56 vs 50.44).Conclusion: Both video and leaflet-based education effectively enhanced community knowledge. Videos are recommended for DAGUSIBU campaigns, while leaflets serve as suitable supplementary materials for BUD education.

Latar Belakang: Meningkatnya praktik swamedikasi dan penyimpanan obat di rumah berpotensi menimbulkan kesalahan pengelolaan obat hingga pemusnahannya. Kurangnya pemahaman masyarakat tentang tata cara DAGUSIBU (Dapatkan, Gunakan, Simpan, Buang) dan Beyond Use Date (BUD) dapat menyebabkan penyalahgunaan obat serta pencemaran lingkungan akibat pembuangan yang tidak sesuai prosedur Gerakan Keluarga Sadar Obat (GKSO). Tujuan: Mengetahui pengaruh edukasi terhadap peningkatan pengetahuan masyarakat mengenai DAGUSIBU dan BUD serta membandingkan efektivitas media video dan leaflet. Metode: Penelitian quasi-eksperimental dengan desain pretest-posttest. Sampel sebanyak 100 responden di Kelurahan Kotamatsum I dipilih secara purposive. Data dianalisis menggunakan uji Wilcoxon (pengaruh edukasi), Chi-Square (hubungan karakteristik), dan Mann-Whitney (perbandingan media). Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa edukasi secara signifikan meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang DAGUSIBU dan BUD (p < 0,001). Jenis kelamin berpengaruh signifikan terhadap peningkatan pengetahuan (p = 0,005), sementara usia, pendidikan, dan pekerjaan tidak menunjukkan pengaruh yang signifikan. Media video lebih efektif dalam meningkatkan pemahaman tentang DAGUSIBU (skor rata-rata 53,94 vs 47,06), sedangkan leaflet sedikit lebih unggul untuk materi BUD (50,56 vs 50,44). Kesimpulan: penelitian ini menunjukkan bahwa edukasi menggunakan video dan leaflet efektif dalam meningkatkan pengetahuan masyarakat. Video direkomendasikan untuk kampanye DAGUSIBU, sementara leaflet dapat digunakan sebagai pendukung materi BUD.

Jenis koleksi: Artikel jurnal
Informasi Tambahan: OAI: oai:ojs3.journal-jps.com:article/644 Source: https://journal-jps.com/new/index.php/jps/oai Rights: Copyright (c) 2025 Fenny Hasanah , Salmah Handayani Lubis, Eva Sartika Dasopang, Teti Aisyah; https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0 Bibliographic source: Journal of Pharmaceutical and Sciences; JPS Volume 8 Nomor 3 (2025); 1540-1547; Journal of Pharmaceutical and Sciences; JPS Volume 8 Nomor 3 (2025); 1540-1547; 2656-3088; 10.36490/journal-jps.com.v8i3
Pengguna yang Menyetor: Pengguna tanpa nama dengan email repo@utnd.ac.id
Tanggal Disetor: 10 Oktober 2026 22:27
Terakhir Dimodifikasi: 10 Oktober 2026 22:27
URI: http://utndrepository.utnd.ac.id/id/eprint/996

Tindakan (diperlukan login)

Lihat Barang
Lihat Barang