Potalangi, Nerni Olvi dan Palandi, Reky Royke dan Manoppo, Amalia J. dan Tewu, Tewsi M. dan Kanter, Jabes Wolter dan Sambou, Christel Nataniel (2024) Antioxidant activity test of ethanol extract of Helixanthera cylindrica (Jack) Danser mistletoe leaves on Moringa oleifera plants using the 2,2-diphenyl-1-picrylhydrazyl method / Uji aktivitas antioksidan ekstrak etanol daun benalu Helixanthera cylindrica (Jack) Danser pada tumbuhan kelor (Moringa oleifera) dengan metode 2,2-diphenyl-1-picrylhydrazyl. Journal of Pharmaceutical and Sciences. hal. 648-657.
Teks lengkap tidak tersedia dari repositori ini.Abstrak
Free radicals can originate from within the human body as a result of metabolic processes from chemical reactions in the body, as well as from external sources or the environment, including emissions from motor vehicles, air pollution from factories, industrial chemicals, food and beverage substances, cigarette smoke, radiation, and sunlight. Antioxidants are components that can prevent cells or molecules from being oxidised by donating electrons or hydrogen atoms to free radicals. The impact of the reactivity of free radical compounds can result in cell or tissue damage, degenerative diseases, and even cancer. One of the parasites on the moringa plant, namely Helixanthera cylindrica (Jack) Danser, contains secondary metabolite compounds such as alkaloids, flavonoids, and saponins. This research aimed to determine whether the leaves of the Helixanthera cylindrica (Jack) Danser mistletoe have antioxidant activity using the 2,2-Diphenyl-1-Picrylhydrazyl (DPPH) method. The research method is a laboratory experiment with five concentrations and three repetitions. Subsequently, the antioxidant activity testing is conducted qualitatively using the DPPH method at a wavelength of 517 nm and utilising a Spectrophotometer UV-Vis. Based on the results of the antioxidant test, the extract of Helixanthera cylindrica (Jack) Danser leaves has extreme activity with an IC50 value of 28.74 ppm. In contrast, the comparison, vitamin C has an IC50 value of 1.57 ppm. The regression equation for the concentration of the mistletoe is y=0.3344x + 40.389 with an R2 value of 0.9726, and Vitamin C shows y=4.4065x + 43.079 with an R² value of 0.9677. It can be concluded that the leaves of Helixanthera cylindrica (Jack) Danser on the Moringa oleifera plant have extreme antioxidant activity.
Radikal bebas dapat berasal dari dalam tubuh manusia hasil proses metabolisme dari reaksi kimia dalam tubuh dan radikal bebas dari luar tubuh atau lingkungan diantaranya berasal dari asap kendaraan bermotor, polusi udara oleh pabrik, bahan kimia industri, bahan makan dan minuman, asap rokok, radiasi dan sinar matahari. Antioksidan merupakan komponen yang dapat mencegah sel atau molekul teroksidasi dengan cara mendonorkan electron atau atom hydrogen pada radikal bebas. Dampak reaktivitas senyawa radikal bebas dapat berupa kerusakan sel atau jaringan, penyakit degeneratif hingga penyakit kanker. Salah satu benalu pada tumbuhan kelor yakni Helixanthera cylindrica (Jack) Danser memiliki kandungan senyawa metabolit sekunder antara lain alkaloid, flavonoid dan saponin. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui apakah daun benalu Helixanthera cylindrica (Jack) Danser memiliki aktivitas sebagai antioksidan menggunakan metode 2,2-Diphenyl-1-Picrylhydrazyl (DPPH). Metode penelitian yakni eksperimental laboratorium dengan 5 konsentrasi 3 kali ulangan, selanjutnya pengujian aktivitas antioksidan dilakukan secara kualitatif dengan menggunakan metode DPPH pada panjang gelombang 517 nm dan menggunakan Spektrofotometer UV-Vis. Berdasarkan hasil penelitian uji antioksidan ekstrak daun benalu Helixanthera cylindrica (Jack) Danser memiliki aktivitas yang sangat kuat dengan nilai IC50 28.74 ppm sedangkan pembanding vitamin C memiliki nilia IC50 1.57 ppm, dengan nilai persamaan regresi dari konsentrasi benalu y=0.3344x + 40.389 dengan nilai R2=0.9726 dan vitamin C menunjukkan y=4.4065x + 43.079 dengan nilai R2=0.9677. maka dapat disimpulkan bahwa daun benalu Helixanthera cylindrica (Jack) Danser pada tumbuhan kelor (Moringa oliefera) memiliki aktivitas antioksidan yang sangat kuat.
| Jenis koleksi: | Artikel jurnal |
|---|---|
| Informasi Tambahan: | OAI: oai:ojs3.journal-jps.com:article/626 Source: https://journal-jps.com/new/index.php/jps/oai Rights: Copyright (c) 2024 Nerni Olvi Potalangi , Reky Royke Palandi , Amalia J. Manoppo , Tewsi M. Tewu , Jabes Wolter Kanter, Christel Nataniel Sambou; https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0 Bibliographic source: Journal of Pharmaceutical and Sciences; JPS Volume 7 Nomor 4 (2024); 648-657; Journal of Pharmaceutical and Sciences; JPS Volume 7 Nomor 4 (2024); 648-657; 2656-3088; 10.36490/journal-jps.com.v7i4 |
| Pengguna yang Menyetor: | Pengguna tanpa nama dengan email repo@utnd.ac.id |
| Tanggal Disetor: | 10 Oktober 2026 22:27 |
| Terakhir Dimodifikasi: | 10 Oktober 2026 22:27 |
| URI: | http://utndrepository.utnd.ac.id/id/eprint/988 |

