Farida, Mutia dan Safrina, Nurul dan Kurniaty, Rina dan Azhari, Saiful dan Mahmudi, Mahmudi dan Yusuf, Muhammad (2025) Analysis of Heavy Metals in Traditional Herbal Medicine (Jamu Pegal Linu) Circulating in Banda Aceh City / Analisis Logam Berat pada Jamu Pegal Linu yang Beredar di Kota Banda Aceh. Journal of Pharmaceutical and Sciences. hal. 1502-1510.
Teks lengkap tidak tersedia dari repositori ini.Abstrak
Background: Jamu pegal linu (traditional Indonesian herbal medicine for muscle and joint pain) is widely consumed to relieve muscle and bone discomfort. However, there are concerns about heavy metal contamination, particularly lead (Pb) and mercury (Hg), in some products circulating in Banda Aceh City. Such contamination poses serious health risks, including organ damage and poisoning, necessitating thorough analysis to ensure product safety. Objective: This study aimed to detect and measure Pb and Hg levels in jamu pegal linu samples sold on Diponegoro Street, Banda Aceh, and compare them with the safety limits set by the Indonesian Food and Drug Authority (BPOM RI). Methods: A total of 23 samples were qualitatively analyzed using KI, NaOH, and HCl reagents (for Pb) and HNO₃ and KI (for Hg). Positive samples were further analyzed quantitatively using Atomic Absorption Spectrophotometry (AAS). Method validation included linearity, precision, accuracy, LoD, and LoQ assessments. Results: Qualitative testing revealed Pb and Hg contamination in 12 samples. Pb levels ranged from 1.45–9.17 mg/kg (below BPOM’s threshold of ≤10 mg/kg), while Hg levels ranged from 0.14–1.37 mg/kg, with six samples exceeding the safe limit (≤0.5 mg/kg). The highest Hg concentration (1.37 mg/kg) was found in an unregistered product. Conclusion: Most jamu pegal linu products in Banda Aceh contain heavy metals, particularly Hg, at unsafe levels. Strict regulatory oversight, especially for unregistered products, is crucial to safeguard public health.
Latar Belakang: Jamu pegal linu merupakan obat herbal yang banyak dikonsumsi masyarakat untuk meredakan nyeri otot dan tulang. Namun, terdapat dugaan kontaminasi logam berat seperti timbal (Pb) dan merkuri (Hg) dalam beberapa produk jamu yang beredar di pasaran, terutama di Kota Banda Aceh. Kontaminasi ini dapat membahayakan kesehatan, seperti kerusakan organ dan keracunan, sehingga perlu dilakukan analisis untuk memastikan keamanannya. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mendeteksi dan mengukur kadar logam berat Pb dan Hg dalam sampel jamu pegal linu yang beredar di Jalan Diponegoro, Banda Aceh, serta membandingkannya dengan batas aman yang ditetapkan BPOM RI. Metode: Sebanyak 23 sampel jamu dianalisis secara kualitatif menggunakan reagen KI, NaOH, HCl (untuk Pb), serta HNO₃ dan KI (untuk Hg). Sampel yang positif dilanjutkan dengan analisis kuantitatif menggunakan Spektrofotometri Serapan Atom (SSA) untuk mengukur konsentrasi Pb dan Hg. Validasi metode meliputi uji linearitas, presisi, akurasi, LoD, dan LoQ. Hasil: Hasil uji kualitatif menunjukkan 12 sampel terkontaminasi Pb dan Hg. Kadar Pb berkisar antara 1,45–9,17 mg/kg (di bawah batas BPOM ≤10 mg/kg), sedangkan Hg berkisar 0,14–1,37 mg/kg, dengan 6 sampel melebihi batas aman (≤0,5 mg/kg). Sampel tertinggi Hg (1,37 mg/kg) berasal dari produk tidak teregistrasi BPOM. Kesimpulan: Sebagian besar jamu pegal linu di Banda Aceh mengandung logam berat, terutama Hg yang melebihi ambang batas. Perlunya pengawasan ketat terhadap produk jamu, terutama yang tidak teregistrasi, untuk melindungi kesehatan masyarakat.
| Jenis koleksi: | Artikel jurnal |
|---|---|
| Informasi Tambahan: | OAI: oai:ojs3.journal-jps.com:article/606 Source: https://journal-jps.com/new/index.php/jps/oai Rights: Copyright (c) 2025 Mutia Farida, Nurul Safrina, Rina Kurniaty, Saiful Azhari, Mahmudi Mahmudi, Muhammad Yusuf ; https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0 Bibliographic source: Journal of Pharmaceutical and Sciences; JPS Volume 8 Nomor 3 (2025); 1502-1510; Journal of Pharmaceutical and Sciences; JPS Volume 8 Nomor 3 (2025); 1502-1510; 2656-3088; 10.36490/journal-jps.com.v8i3 |
| Pengguna yang Menyetor: | Pengguna tanpa nama dengan email repo@utnd.ac.id |
| Tanggal Disetor: | 10 Oktober 2026 22:27 |
| Terakhir Dimodifikasi: | 10 Oktober 2026 22:27 |
| URI: | http://utndrepository.utnd.ac.id/id/eprint/980 |

