Desmiaty, Yesi dan Sandhiutami, Ni Made Dwi dan Okta, Fauzia Noprima dan Marvel, Nadya Sekar dan Sumiyati, Yati (2024) Optimization of aqueous extraction methods for Japanese taro (Colocasia esculenta (L) Schott)) tuber: analysis of antioxidant activity, total flavonoid content, and luteolin content / Optimasi metode ekstraksi air umbi talas Jepang (Colocasia esculenta (L) Schott)): analisis aktivitas antioksidan, kandungan flavonoid, dan kadar luteolin. Journal of Pharmaceutical and Sciences. hal. 707-715.
Teks lengkap tidak tersedia dari repositori ini.Abstrak
Japanese taro (Colocasia esculenta (L) Schott)) is one of the edible plants that contain phytochemicals such as flavonoids, phenolics, triterpenoids, tannins, and vitamin C which are beneficial to the health of the human body. The compound is also known to have antioxidant activity. Proper extraction can produce quality extracts. This study aims to optimize the extraction method on Japanese taro tubers. Taro tuber was extracted using water with three different temperatures (room temperature, 40℃, and 60℃). The ABTS (2,2'-Azino-bis(3-ethylbenzothiazoline-6-sulfonic acid)) method was used to determine the antioxidant activity of the aqueous extract, in addition to determining the total flavonoid content by colorimetric test, and also analyzing the luteolin content by Thin Layer Chromatography (TLC) Densitometry. The total flavonoid content of Taro extracts at room temperature (TERT), 40℃ (TE 40), and 60℃ (TE 60) were 13.97±3.52 mg QE/gr extract; 7.99±2.10 mg QE/gr extract; and 5.98±0.49 mg QE/gr extract, respectively. Luteolin content of TERT, TE40, and TE60 were 0.27%±0.08; 0.25%±0.06; and 0.31%±0.05, respectively. Antioxidant IC50 values of TERT, TE40, and TE60 were 120.32, 137.03, and 159.37 µg/mL, respectively. The study shows that the greater the temperature in the extraction process, the less flavonoid and antioxidant compounds content. While there is a slight difference in determining luteolin levels, optimum luteolin content is obtained at 60°C for 6 hours.
Talas Jepang (Colocasia esculenta) merupakan salah satu tanaman yang dapat dimakan dan mengandung senyawa fitokimia seperti flavonoid, fenolat, triterpenoid, tanin, dan vitamin C yang bermanfaat bagi kesehatan tubuh manusia. Senyawa tersebut juga diketahui memiliki aktivitas antioksidan. Ekstraksi yang tepat dapat menghasilkan ekstrak yang berkualitas. Penelitian ini bertujuan untuk mengoptimalkan metode ekstraksi pada umbi talas Jepang. Umbi talas diekstraksi menggunakan air dengan tiga suhu yang berbeda (suhu kamar, 40℃, dan 60℃). Metode ABTS (2,2'-Azino-bis(3-ethylbenzothiazoline-6-sulfonic acid)) digunakan untuk menentukan aktivitas antioksidan dari ekstrak air, selain itu ditentukan juga kandungan flavonoid total dengan uji kolorimetri, dan analisa kandungan luteolin dengan Kromatografi Lapis Tipis (KLT) Densitometri. Kandungan flavonoid total ekstrak talas pada suhu kamar (TERT), 40°C (TE 40), dan 60°C (TE 60) berturut-turut adalah 13,97±3,52 mg QE/gr ekstrak; 7,99±2,10 mg QE/gr ekstrak; dan 5,98±0,49 mg QE/gr ekstrak. Kandungan luteolin dari TERT, TE40, dan TE60 masing-masing adalah 0,27% ± 0,08; 0,25% ± 0,06; dan 0,31% ± 0,05. Nilai IC50 antioksidan TERT, TE40, dan TE60 masing-masing adalah 120,32; 137,03; dan 159,37 µg/mL. Penelitian ini menunjukkan bahwa semakin besar suhu dalam proses ekstraksi, maka kandungan senyawa flavonoid dan antioksidan semakin berkurang. Meskipun terdapat sedikit perbedaan dalam menentukan kadar luteolin, namun kadar luteolin optimum diperoleh pada suhu 60°C selama 6 jam.
| Jenis koleksi: | Artikel jurnal |
|---|---|
| Informasi Tambahan: | OAI: oai:ojs3.journal-jps.com:article/574 Source: https://journal-jps.com/new/index.php/jps/oai Rights: Copyright (c) 2024 Yesi Desmiaty, Ni Made Dwi Sandhiutami, Fauzia Noprima Okta , Nadya Sekar Marvel, Yati Sumiyati ; https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0 Bibliographic source: Journal of Pharmaceutical and Sciences; JPS Volume 7 Nomor 4 (2024); 707-715; Journal of Pharmaceutical and Sciences; JPS Volume 7 Nomor 4 (2024); 707-715; 2656-3088; 10.36490/journal-jps.com.v7i4 |
| Pengguna yang Menyetor: | Pengguna tanpa nama dengan email repo@utnd.ac.id |
| Tanggal Disetor: | 10 Oktober 2026 22:27 |
| Terakhir Dimodifikasi: | 10 Oktober 2026 22:27 |
| URI: | http://utndrepository.utnd.ac.id/id/eprint/965 |

