UNIVERSITAS TJUT NYAK DHIENRuang pengetahuan, terbuka untuk semua

REPOSITORY INSTITUSI

Antidiarrheal effectiveness test of ethanol extract of tamarind seeds (Tamarindus indica L.) against male mice using the intestinal transit method / Uji efektivitas antidiare ekstrak etanol biji asam Jawa (Tamarindus indica L.) terhadap mencit jantan dengan metode transit intestinal

Simanjuntak, Nerly Juli Pranita dan Neswita, Elfia dan Lubis, Asyrun Alkhairi dan Yunus, Muhammad (2023) Antidiarrheal effectiveness test of ethanol extract of tamarind seeds (Tamarindus indica L.) against male mice using the intestinal transit method / Uji efektivitas antidiare ekstrak etanol biji asam Jawa (Tamarindus indica L.) terhadap mencit jantan dengan metode transit intestinal. Journal of Pharmaceutical and Sciences (1). hal. 432-439.

Teks lengkap tidak tersedia dari repositori ini.
URL resmi: https://journal-jps.com/new/index.php/jps/article/...

Abstrak

Tamarindus indica is a member of the Fabaceae plant family, often used as a food source and traditional medicine. For generations, tamarind has often been used in medicine. One part of this plant that is often used is the seeds, which treat various conditions such as asthma, bronchitis, leprosy, tuberculosis, wounds, stomach problems, diarrhea, dysentery, vertigo, and diabetes. The active components of tamarind seeds include tannin compounds, fatty acids, flavonoids, saponins, alkaloids, and glycosides. This study used the intestinal transit method to examine the antidiarrheal effect of ethanol extract from tamarind seeds on male mice. This research method uses the intestinal transit method, namely comparing the length of the intestine through which the marker passes. The results of the observation of the antidiarrheal effect of the ethanol extract of tamarind seeds at a dose of 50 mg/kg bw gave the weakest antidiarrheal effect. The 450 mg/kg bw dose gave the most substantial antidiarrheal effect. Increasing the tamarind seed ethanol extract dose increased the antidiarrheal effect. The results of statistical analysis showed that administration of 2% tamarind seed ethanol extract suspension at a dose of 150 mg/kg bw and 450 mg/kg bw to male mice showed a practical antidiarrheal effect because it was not significantly different from loperamide 0.52 mg/kg bw which showed an impact. Antidiarrheal in Duncan's mean difference test (P > 0.05). The conclusion is that the ethanol extract of tamarind seeds has an antidiarrheal effect when given to male mice induced with oleum ricini using the small intestine passage method.

Tamarindus indica, merupakan salah satu anggota dari keluarga tanaman Fabaceae yang sering dimanfaatkan sebagai sumber makanan dan obat tradisional. Secara turun-temurun, asam jawa sering digunakan dalam pengobatan. Salah satu bagian dari tumbuhan ini yang sering dimanfaatkan adalah bijinya, yang digunakan untuk mengobati berbagai kondisi seperti asma, bronkitis, kusta, tuberkulosis, luka, masalah perut, diare, disentri, vertigo, dan diabetes. Komponen aktif yang terdapat dalam biji asam jawa mencakup senyawa tannin, asam lemak, flavonoid, saponin, alkaloid, dan glikosida.. Tujuan penelitian ini adalah untuk melihat efek antidiare dari ekstrak etanol biji asam jawa terhadap mencit jantan dengan metode transit intestinal. Metode penelitian ini menggunakan metode transit intestinal yaitu membandingkan panjang usus yang dilalui marker. Dari hasi penelitian didapatkan efek antidiare dari ekstrak etanol biji asam jawa pada dosis 50 mg/kg bb memperlihatkan efek antidiare paling rendah sedangkan pada dosis 450 mg/kg bb menunjukkan efek antidiare paling tinggi. Penambahan dosis dari ekstrak etanol tanaman biji asam jawa memperlihatkan penambahan efek antidiare. Hasil analisa uji statistik menunjukkan pemberian suspensi ekstrak etanol biji asam jawa 2% dengan dosis 150 mg/kg bb dan 450 mg/kg bb pada mencit jantan menunjukkan efek antidiare yang efektif karena tidak berbeda nyata dengan loperamid 0,52 mg/kg bb yang menunjukkan efek antidiare dengan uji perbedaan rata-rata dari Duncan (P > 0,05). Kesimpulan adalah Ekstrak etanol biji asam jawa mempunyai efek sebagai antidiare yang diberikan pada mencit jantan yang diinduksi dengan oleum ricini menggunakan metode lintasan usus halus.

Jenis koleksi: Artikel jurnal
Informasi Tambahan: OAI: oai:ojs3.journal-jps.com:article/458 Source: https://journal-jps.com/new/index.php/jps/oai Rights: Copyright (c) 2023 Nerly Juli Pranita Simanjuntak, Elfia Neswita; https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0 Bibliographic source: Journal of Pharmaceutical and Sciences; Suppl. 1, No. 1 (2023); 432-439; Journal of Pharmaceutical and Sciences; Suppl. 1, No. 1 (2023); 432-439; 2656-3088; 10.36490/journal-jps.com.v6i5-si
Pengguna yang Menyetor: Pengguna tanpa nama dengan email repo@utnd.ac.id
Tanggal Disetor: 10 Oktober 2026 22:27
Terakhir Dimodifikasi: 10 Oktober 2026 22:27
URI: http://utndrepository.utnd.ac.id/id/eprint/924

Tindakan (diperlukan login)

Lihat Barang
Lihat Barang