Faisal, Hendri dan Andry, Muhammad dan Winata, Hanafis Sastra dan Panjaitan, Yuli Cahyani (2023) Test of antioxidant activity of reinw's ethanol, ethyl acetate and n-hexane extracts of forest cinnamon (Cinnamomum Iners) roots. EX Nees & T. Nees Blume by DPPH method / Uji aktivitas antioksidan ekstrak etanol, etil asetat, dan n-heksan akar kayu manis hutan (Cinnamomum Iners) Reinw. EX Nees & T. Nees Blume dengan Metode DPPH. Journal of Pharmaceutical and Sciences (1). hal. 361-374.
Teks lengkap tidak tersedia dari repositori ini.Abstrak
Background: Forest cinnamon (Cinnamomum iners) Reinw. Ex Ness & T. Ness Blume has been used traditionally to kill microorganisms, diarrhea and dismonere. Forest cinnamon contains compounds that act as antioxidants, including flavonoids, alkaloids, tannins, and phenolics. The antioxidant effects of vitamin C, E, carotene, and phenolic compounds (especially polyphenols and flavonoids) can potentially reduce the risk of degenerative diseases. Objective: compounds from forest cinnamon roots and determine the yield based on the level of polarity to DPPH with the IC50 value. Method; eksperimental di laboratorium yaitu melakukan percobaan terhadap aktivitas antioksidan dari ekstrak akar kayu manis hutan (Cinnamomum Iners) dengan Metode DPPH (1,1- difenil -2 pikrihidrazil). Penelitian meliputi pengumpulan akar kayu manis hutan, pembuatan ekstrak akar kayu manis hutan, uji skrining fitokimia terhadap akar kayu manis hutan, dan uji antioksidan dari ekstrak akar kayu manis hutan dengan Metode penangkalan radikal bebas DPPH (1,1-difenil –2 pikrihidrazil) menggunakan alat spektrofotometer. Results: The antioxidant activity of the ethanol solvent showed a very strong category, the ethyl acetate solvent showed medium category activity, and the n-hexane solvent showed weak category antioxidant activity. The average IC50 value of ethanol extract was 9.1 ppm, ethyl acetate extract was 77.58 ppm, and n-hexane extract was 185.08. Conclusion: forest cinnamon root (Cinnamomum Iners) Reinw. Ex Ness & T. Ness Blume has strong antioxidant activity in ethanol solvents.
Latar Belakang; Kayu manis hutan (Cinnamomum iners) Reinw. Ex Ness & T. Ness Blume telah digunakan secara tradisional untuk membunuh mikroorganisme, diare, dan dismonere, Kayu manis hutan mengandung senyawa yang berperan sebagai antioksidan diantaranya flavonoid, alkaloid, tannin, dan fenolik. Efek antioksidan dari vitamin C, vitamin E, karoten, golongan senyawa fenolata (terutama polifenol dan flavonoid) berpotensi mengurangi resiko penyakit degenerative. Tujuan; jenis pelarut terbaik yang dapat mengekstrak golongan senyawa antioksidan akar kayu manis hutan dan mengetahui rendemen berdasarkan tingkat kepolarannya terhadap DPPH dengan nilai IC50.. Medode; eksperimental di laboratorium yaitu melakukan percobaan terhadap aktivitas antioksidan dari ekstrak akar kayu manis hutan (Cinnamomum Iners) ) dengan Metode DPPH (1,1- difenil -2 pikrihidrazil). Penelitian meliputi pengumpulan akar kayu manis hutan, pembuatan ekstrak akar kayu manis hutan, uji skrining fitokimia terhadap akar kayu manis hutan, dan uji antioksidan dari ekstrak akar kayu manis hutan dengan Metode penangkalan radikal bebas DPPH (1,1-difenil –2 pikrihidrazil) menggunakan alat spektrofotometer. Hasil; aktivitas antioksidan dengan pelarut etanol menunjukkan kategori sangat kuat, pelarut etil asetat menunjukkan aktivitas kategori sedang, dan pelarut n- heksan menunjukkan aktivitas antioksidan kategori lemah. Rata-rata nilai IC50 ekstrak etanol di dapat sebesar 9,1 ppm, ekstrak etil asetat sebesar 77,58 ppm, dan ekstrak n-heksan sebesar 185,08. Kesimpulan; akar kayu manis hutan (Cinnamomum Iners) Reinw. ex Ness & T. Ness Blume memiliki aktivitas antioksidan kategori sangat kuat pada pelarut etanol.
| Jenis koleksi: | Artikel jurnal |
|---|---|
| Informasi Tambahan: | OAI: oai:ojs3.journal-jps.com:article/450 Source: https://journal-jps.com/new/index.php/jps/oai Rights: Copyright (c) 2023 Hendri Faisal , Muhammad Andry, Hanafis Sastra Winata, Yuli Cahyani Panjaitan; https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0 Bibliographic source: Journal of Pharmaceutical and Sciences; Suppl. 1, No. 1 (2023); 361-374; Journal of Pharmaceutical and Sciences; Suppl. 1, No. 1 (2023); 361-374; 2656-3088; 10.36490/journal-jps.com.v6i5-si |
| Pengguna yang Menyetor: | Pengguna tanpa nama dengan email repo@utnd.ac.id |
| Tanggal Disetor: | 10 Oktober 2026 22:27 |
| Terakhir Dimodifikasi: | 10 Oktober 2026 22:27 |
| URI: | http://utndrepository.utnd.ac.id/id/eprint/920 |

