UNIVERSITAS TJUT NYAK DHIENRuang pengetahuan, terbuka untuk semua

REPOSITORY INSTITUSI

Phytochemical screening and antioxidant activity of ethanolic extract of nutmeg flesh (Myristica fragrans) from southern Aceh Province, Indonesia. / Skrining fitokimia dan aktivitas antioksidan ekstrak etanol daging buah pala (Myristica fragrans) kawasan Aceh Selatan, Indonesia.

Azhari, Saiful dan Kurniaty, Rina dan Yusuf, Muhammad dan Zulyani, Riza dan Mahmudi, Mahmudi dan Rani, Wahyu Mustika dan Farida, Mutia (2024) Phytochemical screening and antioxidant activity of ethanolic extract of nutmeg flesh (Myristica fragrans) from southern Aceh Province, Indonesia. / Skrining fitokimia dan aktivitas antioksidan ekstrak etanol daging buah pala (Myristica fragrans) kawasan Aceh Selatan, Indonesia. Journal of Pharmaceutical and Sciences. hal. 537-543.

Teks lengkap tidak tersedia dari repositori ini.
URL resmi: https://journal-jps.com/new/index.php/jps/article/...

Abstrak

The nutmeg fruit (Myristica fragrans) shows the presence of secondary metabolite compounds and has antioxidant activity. The nutmeg examined in this study is the flesh of the fruit and dried for seven days to obtain simplisia. The extraction process is by maceration method using 96% ethanol solvent. Based on the results of phytochemical screening of ethanol extracts of nutmeg flesh showed the presence of secondary metabolite compounds, which are groups of alkaloids, steroids, saponins and flavonoids. The results of antioxidant activity of ethanol extract of nutmeg flesh have an IC50 value of 22.88 ppm. In this study using vitamin C as a positive control for comparison with the IC50 value obtained is 3.82 ppm. The more secondary metabolite compounds in an extract, the higher the antioxidant activity.

Buah pala (Myristica fragrans) menunjukan adanya senyawa metabolit sekunder dan memiliki aktivitas antioksidan. Buah pala yang diteliti dalam penelitian ini yaitu bagian daging buah dan di keringkan selama tujuh hari untuk memperoleh simplisia. Proses ekstraksi secara metode maserasi menggunakan pelarut etanol 96%. Berdasarkan hasil skrining fitokimia ekstrak etanol daging buah pala menunjukkan adanya senyawa metabolit sekunder yaitu golongan alkaloid, steroid, saponin dan flavonoid. Hasil aktivitas antioksidan dari ekstrak etanol daging buah pala memiliki nilai IC50 yaitu 22,88 ppm. Pada penelitian ini menggunakan vitamin C sebagai kontrol positif untuk pembanding dengan nilai IC50 yang didapatkan yaitu 3,82 ppm. Semakin banyak senyawa metabolit sekunder dalam suatu ekstrak, maka aktivitas antioksidan juga semakin tinggi.

Jenis koleksi: Artikel jurnal
Informasi Tambahan: OAI: oai:ojs3.journal-jps.com:article/421 Source: https://journal-jps.com/new/index.php/jps/oai Rights: Copyright (c) 2024 Saiful Azhari , Rina Kurniaty , Muhammad Yusuf, Riza Zulyani , Mahmudi Mahmudi , Wahyu Mustika Rani, Mutia Farida ; https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0 Bibliographic source: Journal of Pharmaceutical and Sciences; JPS Volume 7 Nomor 4 (2024); 537-543; Journal of Pharmaceutical and Sciences; JPS Volume 7 Nomor 4 (2024); 537-543; 2656-3088; 10.36490/journal-jps.com.v7i4
Pengguna yang Menyetor: Pengguna tanpa nama dengan email repo@utnd.ac.id
Tanggal Disetor: 10 Oktober 2026 22:29
Terakhir Dimodifikasi: 10 Oktober 2026 22:29
URI: http://utndrepository.utnd.ac.id/id/eprint/906

Tindakan (diperlukan login)

Lihat Barang
Lihat Barang