UNIVERSITAS TJUT NYAK DHIENRuang pengetahuan, terbuka untuk semua

REPOSITORY INSTITUSI

Utilization of tannin extract from spent coffee ground (SCG) as a green corrosion inhibitor on ferrous metals in acidic and alkaline media / Pemanfaatan ekstrak tanin dari ampas kopi sebagai inhibitor korosi ramah lingkungan pada logam besi dalam media asam dan basa

Sheilatina, Sheilatina dan Julinawati, Julinawati dan Shara Fonna, Shara Fonna dan Fathurrahmi, Fathurrahmi (2023) Utilization of tannin extract from spent coffee ground (SCG) as a green corrosion inhibitor on ferrous metals in acidic and alkaline media / Pemanfaatan ekstrak tanin dari ampas kopi sebagai inhibitor korosi ramah lingkungan pada logam besi dalam media asam dan basa. Journal of Pharmaceutical and Sciences (1). hal. 168-176.

Teks lengkap tidak tersedia dari repositori ini.
URL resmi: https://journal-jps.com/new/index.php/jps/article/...

Abstrak

The inhibitory effect of spent coffee grounds (SCG) tannin extract as a corrosion inhibitor on ferrous metal in acid and alkaline media has been carried out. The results of evaluation the corrosion rate (CR) and inhibition efficiency (IE) in this study used the weight loss method. The Internasional Standard (SI) unit for calculating the corrosion rate was mm/year (mmpy). The results of the characterization of SCG tannin extract using Fourier Transform Infrared Spectroscopy (FTIR) showed that the functional groups were O-H, aliphatic C-H, C=O ester, aromatic C=C, C-O-H, and C-O-C ether which indicated the presence of tannin compounds in SCG. The results of the research showed that the maximum concentration of SCG tannin extract in inhibiting corrosion in acidic medium was 1000 ppm with an average CR of 2.2520 mmpy and an IE of 29.23%, while in alkaline medium it was 1000 ppm with an average CR 0.0592 mmpy and IE  50.93% for 5 days of soaking time, respectively. The surface morphology of the corroded ferrous metals was monitored with a USB digital microscope at 1000x magnification.

Pengujian efek penghambatan ekstrak tanin dari ampas kopi sebagai inhibitor korosi pada logam besi dalam larutan asam dan basa telah berhasil dilakukan. Hasil pengujian laju korosi pada penelitian ini menggunakan metode kehilangan massa. Satuan Standar Internasional (SI) yang umum digunakan untuk perhitungan laju korosi adalah mm/year (mmpy). Hasil karakterisasi ekstrak tanin daril ampas kopi menggunakan Fourier Transform Infrared Spectroscopy (FTIR) diperoleh gugus fungsi, yaitu O-H, C-H alifatik, C=O ester, C=C aromatik, C-O-H, dan C-O-C eter yang menunjukkan bahwa adanya senyawa tanin di dalam ampas kopi. Hasil penelitian menunjukkan konsentrasi maksimum ekstrak tanin metanol ampas kopi dalam menginhibisi korosi dalam larutan asam yaitu 1000 ppm dengan nilai rata-rata laju korosi 2,2520 mmpy dan efisiensi inhibisi sebesar 29,23%, sedangkan dalam larutan basa yaitu 1000 ppm dengan nilai rata-rata laju korosi 0,0592 mmpy dan efisiensi inhibisi sebesar 50.93 % selama 5 hari waktu perendaman. Morfologi permukaan logam besi terkorosi dimonitor dengan menggunakan USB digital microscope pada perbesaran 1000x.

Jenis koleksi: Artikel jurnal
Informasi Tambahan: OAI: oai:ojs3.journal-jps.com:article/403 Source: https://journal-jps.com/new/index.php/jps/oai Rights: Copyright (c) 2023 Sheilatina Sheilatina, Julinawati, Shara Fonna, Fathurrahmi; https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0 Bibliographic source: Journal of Pharmaceutical and Sciences; Suppl. 1, No. 1 (2023); 168-176; Journal of Pharmaceutical and Sciences; Suppl. 1, No. 1 (2023); 168-176; 2656-3088; 10.36490/journal-jps.com.v6i5-si
Pengguna yang Menyetor: Pengguna tanpa nama dengan email repo@utnd.ac.id
Tanggal Disetor: 10 Oktober 2026 22:29
Terakhir Dimodifikasi: 10 Oktober 2026 22:29
URI: http://utndrepository.utnd.ac.id/id/eprint/894

Tindakan (diperlukan login)

Lihat Barang
Lihat Barang