UNIVERSITAS TJUT NYAK DHIENRuang pengetahuan, terbuka untuk semua

REPOSITORY INSTITUSI

Antibacterial activity test of the n-hexane and ethyl acetate fraction of kenanga leaves (Cananga odorata (Lam.) Hook. F. &Thomson) on Staphylococcus epidermidis / Uji aktivitas antibakteri fraksi n-heksan dan etil asetat daun kenanga (Cananga odorata (Lam.) Hook. F. & Thomson) terhadap bakteri Staphylococcus epidermidis

Sepriani, Ananda dan Nasution, Haris Munandar dan Mambang, D. Elysa Putri dan Rahayu, Yayuk Putri (2023) Antibacterial activity test of the n-hexane and ethyl acetate fraction of kenanga leaves (Cananga odorata (Lam.) Hook. F. &Thomson) on Staphylococcus epidermidis / Uji aktivitas antibakteri fraksi n-heksan dan etil asetat daun kenanga (Cananga odorata (Lam.) Hook. F. & Thomson) terhadap bakteri Staphylococcus epidermidis. Journal of Pharmaceutical and Sciences (1). hal. 73-79.

Teks lengkap tidak tersedia dari repositori ini.
URL resmi: https://journal-jps.com/new/index.php/jps/article/...

Abstrak

Human life always coexists with various types of microbes. One of them is kenaga leaves (Cananga odorata (Lam.) Hook. F. & Thomson), which is a plant that can be used as a traditional medicine, one of which can be used to treat itching on human skin and can inhibit bacteria, one of which is Staphylococcus epidermidis. This research aimed to determine the types of secondary metabolite compounds contained in ylang-ylang leaves (Cananga odorata (Lam.) Hook. F. & Thomson) and to test the antibacterial activity of the n-hexane and ethyl acetate fractions of ylang-ylang leaves (Cananga odorata (Lam.) Hook. F. & Thomson). This research method includes simplicia characterization and phytochemical screening on simplicia powder and 96% ethanol extract. Extraction was done by maceration with 96% ethanol solvent, then liquid-liquid fractionation with n-hexane and ethyl acetate solvents. The antibacterial activity test was carried out by measuring the diameter of the inhibition zone using the agar diffusion method. The results of the examination of the characteristics of ylang-ylang leaf Simplicia powder (Cananga odorata (Lam.) Hook. F. & Thomson) showed that the water content was 7.33%, the water-soluble essence content was 26.48%, the total ash was 3.52%, and acid insoluble ash content 0.18%. The results of phytochemical screening showed alkaloids, flavonoids, saponins, glycosides, tannins, and steroids. The activity test results on the n-hexane, ethyl acetate, and ethanol extract fractions had antibacterial activity. The n-hexane fraction gave strong results against Staphylococcus epidermidis bacteria at a 70 mg/ml concentration with an inhibitory zone diameter of 12.37 mm. The ethyl acetate fraction was strong against Staphylococcus epidermidis bacteria at a 70 mg/ml concentration with an inhibition zone diameter of 12.98 mm.

Kehidupan manusia selalu berdampingan dengan berbagai jenis-jenis mikroba. Salah satunya daun kenaga (Cananga odorata (Lam.) Hook. F. & Thomson) yang merupakan salah satu tanaman yang bias digunakan sebagai obat tradisional salah satu  dapat digunakan untuk obat gatal-gatal pada kulit manusia dan dapat menghambat bakteri salah satu  bakteri Stapylococcus epidermidis. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui golongan senyawa metabolit sekunder yang terkandung dalam daun kenanga (Cananga odorata (Lam.) Hook. F. & Thomson), dan uji aktivitas antibakteri dari fraksi n-heksan dan etil asetat daun kenanga (Cananga odorata (Lam.) Hook. F. & Thomson). Metode penelitian ini meliputi karakterisasi simplisia, skrining fitokimia dilakukan terhadap serbuk simplisia dan ekstrak etanol 96%. Ekstraksi dilakukan dengan cara maserasi dengan pelarut etanol 96%, kemudian fraksinansi cair-cair dengan pelarut n-heksan dan etilasetat. Uji aktivitas antibakteri dilakukan dengan mengukur diameter zona hambat menggunakan metode diifusi agar. Hasil pemeriksaan karakteristik serbuk simplisia daun kenanga (Cananga odorata (Lam.) Hook. F. & Thomson) diperoleh kadar air 7,33%, kadar sari larut dalam air 26,48%, kadar sari larut dalam etanol 20,89%, kadar abu total 3,52%, dan kadar abu tidak larut dalam asam 0,18%. Hasil skrining fitokimia diperoleh adanya senyawa golongan alkaloid, flavonoid, saponon, glikosida, tannin, steroid. Hasil uji aktivitas pada fraksi n-heksan, etilasetat dan ekstrak etanol mempunyai aktivitas antibakteri. Pada fraksi n-heksan memberikan hasil yang kuat terhadap bakteri Staphylococcus epidermidis pada konsentrasi 70 mg/ml diameter zona hambat 12,37 mm. Fraksi etilasetat kuat terhadap bakteri Staphylococcus epidermidis pada konsentrasi 70 mg/ml diameter zona hambat 12,98 mm.

Jenis koleksi: Artikel jurnal
Informasi Tambahan: OAI: oai:ojs3.journal-jps.com:article/371 Source: https://journal-jps.com/new/index.php/jps/oai Rights: Copyright (c) 2023 Ananda Sepriani, Haris Munandar Nasution, D. Elysa Putri Mambang, Yayuk Putri Rahayu; https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0 Bibliographic source: Journal of Pharmaceutical and Sciences; Suppl. 1, No. 1 (2023); 73-79; Journal of Pharmaceutical and Sciences; Suppl. 1, No. 1 (2023); 73-79; 2656-3088; 10.36490/journal-jps.com.v6i5-si
Pengguna yang Menyetor: Pengguna tanpa nama dengan email repo@utnd.ac.id
Tanggal Disetor: 10 Oktober 2026 22:29
Terakhir Dimodifikasi: 10 Oktober 2026 22:29
URI: http://utndrepository.utnd.ac.id/id/eprint/873

Tindakan (diperlukan login)

Lihat Barang
Lihat Barang