UNIVERSITAS TJUT NYAK DHIENRuang pengetahuan, terbuka untuk semua

REPOSITORY INSTITUSI

The risk factors of anaemia among female adolescents at SMAN 2 Moro’o / Faktor resiko kejadian anemia pada remaja putri di SMAN 2 Moro’o

Demitri, Athira dan Waruwu, Dirman Wati dan Nababan, Agnes Sry Vera dan Purba, Tuty Hertaty (2023) The risk factors of anaemia among female adolescents at SMAN 2 Moro’o / Faktor resiko kejadian anemia pada remaja putri di SMAN 2 Moro’o. Journal of Pharmaceutical and Sciences (1). hal. 34-41.

Teks lengkap tidak tersedia dari repositori ini.
URL resmi: https://journal-jps.com/new/index.php/jps/article/...

Abstrak

Anaemia occurs when haemoglobin levels in the blood fall below the typical 12 g/dl. The lack of iron, folic acid, vitamin B12, or protein can cause anaemia. Anaemia is mainly caused by low erythrocyte production and bleeding. This study aims to determine the risk factors of anaemia among female adolescents at SMAN 2 Moro'o. This study employed observational analytics using a case-control design. The population of this study was female adolescents, with a sample size of 64 respondents consisting of a case group of 32 respondents and a control group of 32 respondents, sampled using random procedures with a simple random sampling approach. The data was analysed using univariate analysis and bivariate analysis using the chi-square test and odds ratio. The results showed that there was a risk of knowledge p-value = 0.020 and OR 4.048, iron intake p-value = 0.016 < 0.05 and OR 12.130, menstruation p-value = 0.045 < 0.05 and OR 3.215, and obedience Fe tablets consumption p-value = 0.000 < 0.05 and OR 93.000. This research concludes that knowledge, iron intake, menstruation, and obedience to Fe tablets consumption are the risk factors for anaemia among adolescent females at SMAN 2 Moro'o.

Anemia merupakan suatu kondisi dimana kadar hemoglobin darah dalam tubuh lebih rendah dari normal 12 g/dl. Anemia terjadi karena kekurangan zat besi, asam folat, vitamin B12 dan protein. Anemia terutama disebabkan karena produksi eritrosit yang kurang dan perdarahan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui faktor resiko kejadian anemia pada remaja putri di SMAN 2 Moro’o. Metode dari penelitian ini yaitu observasional analitik, dengan pendekatan case control. Populasi penelitian adalah seluruh siswi, dengan jumlah sampel sebanyak 64 responden, yang terdiri dari kelompok kasus berjumlah 32 responden dan kontrol berjumlah 32 responden, pengambilan sampel menggunakan metode simple random sampling. Jenis datanya yaitu data primer, dengan analisis univariat, dan bivariat dengan uji chi square dan odds ratio. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat resiko pengetahuan dengan p-value = 0,020 < 0,05 dan OR 4,048, asupan zat besi p-value = 0,016 < 0,05 dan OR 12,130, menstruasi p-value = 0,045 < 0,05 dan OR 3,215, dan kepatuhan konsumsi tablet Fe (zat besi) p-value = 0,000 < 0,05 dan OR 93,000. Kesimpulan dari penelitian ini yaitu pengetahuan, asupan zat besi, menstruasi, dan kepatuhan konsumsi tablet Fe merupakan faktor resiko anemia pada remaja putri di SMAN 2 Moro’o.

Jenis koleksi: Artikel jurnal
Informasi Tambahan: OAI: oai:ojs3.journal-jps.com:article/332 Source: https://journal-jps.com/new/index.php/jps/oai Rights: Copyright (c) 2023 Athira Demitri, Dirman Wati Waruwu, Agnes Sry Vera Nababan, Tuty Hertaty Purba; https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0 Bibliographic source: Journal of Pharmaceutical and Sciences; Suppl. 1, No. 1 (2023); 34-41; Journal of Pharmaceutical and Sciences; Suppl. 1, No. 1 (2023); 34-41; 2656-3088; 10.36490/journal-jps.com.v6i5-si
Pengguna yang Menyetor: Pengguna tanpa nama dengan email repo@utnd.ac.id
Tanggal Disetor: 10 Oktober 2026 22:29
Terakhir Dimodifikasi: 10 Oktober 2026 22:29
URI: http://utndrepository.utnd.ac.id/id/eprint/859

Tindakan (diperlukan login)

Lihat Barang
Lihat Barang