Patala, Recky dan Anggi, Viani dan Paula, Isna dan Sakina, Nur (2023) Activity of Analgesic and Anti-inflammatory Nanoemulsion of Ethanol Extract of Curcuma longa L. by in Vivo / Aktivitas Analgesik dan Antiinflamasi Nanoemulsi Ekstrak Etanol Rimpang Kunyit (Curcuma longa L.) secara In Vivo. Journal of Pharmaceutical and Sciences. hal. 1795-1803.
Teks lengkap tidak tersedia dari repositori ini.Abstrak
Pain and Inflammation are our body's average protective measures. The presence of an inflammatory process is characterised by typical features, namely the appearance of redness, swelling in the area of inflammation, heat, and the onset of pain. One of the traditional plants widely obtained in Indonesia is Curcuma longa L. Curcuma longa L. contains flavonoid and curcumin compounds known to have analgesic and anti-inflammatory effects. The ethanol extract of Curcuma longa L. rhizome is formulated in nanoemulsion dosage form to reduce toxicity, improve drug distribution efficiency, and increase the bioavailability of drugs with low absorption. This study aims to determine the effect of the administration of nanoemulsion of ethanol extract of Curcuma longa L. at doses of 20 and 25 mg/kg bw on analgesic and anti-inflammatory activities carried out on male white rats of Wistar strain induced by 1% acetic acid and 1% carrageenan. Rats were divided into five groups (n=5), namely standard control (nanoemulsion without extract), positive control (mefenamic acid nanoemulsion for analgesic test and diclofenac sodium nanoemulsion for anti-inflammatory test), negative control (1% acetic acid nanoemulsion and 1% carrageenan nanoemulsion), P1 (extract nanoemulsion dose of 20 mg/kg bw), and P2 (extract nanoemulsion dose of 25 mg/kg bw). Furthermore, the number of writhing was measured from 5 to 60 minutes, and the leg volume changed from 1 to 6 hours. The results showed a decrease in the number of writhes with an increase in % Protection and significant inhibition of inflammation (p<0.05) in both doses of 20 mg/kg bw and 25 mg/kg bw with a per cent protection of 35.21% and a decrease in oedema volume by 64.79%. Nanoemulsion of Curcuma longa L. extract at doses of 20 and 25 mg/kg bw has activity as an analgesic and anti-inflammatory induced by 1% acetic acid and 1% carrageenan
Nyeri dan Peradangan adalah tindakan perlindungan normal tubuh kita. Adanya proses peradangan ditandai dengan ciri-ciri yang khas, yaitu munculnya kemerahan, pembengkakan di area peradangan, panas, dan timbulnya rasa sakit. Salah satu tanaman tradisional yang banyak diperoleh di Indonesia adalah Rimpang Kunyit (Curcuma longa L.) Rimpang Kunyit yang mengandung senyawa flavonoid dan kurkumin diketahui memiliki efek analgesik dan antiinflamasi. Ekstrak etanol rimpang kunyit diformulasikan dalam bentuk sediaan nanoemulsi untuk mengurangi toksisitas, meningkatkan efisiensi distribusi obat dan meningkatkan bioavailabilitas obat yang memiliki daya serap rendah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian nanoemulsi ekstrak etanol rimpang Kunyit (Curcuma longa L.) dosis 20 dan 25 mg/kg BB terhadap aktivitas analgesik dan antiinflamasi yang dilakukan pada tikus putih jantan galur Wistar yang diinduksi asam asetat 1% dan karagenan 1%. Tikus dibagi menjadi lima kelompok (n=5), yaitu kontrol normal (nanoemulsi tanpa ekstrak), kontrol positif (nanoemulsi asam mefenamat untuk uji analgetik dan nanoemulsi natrium diklofenak untuk uji antiinflamasi), kontrol negatif (nanoemulsi asam asetat 1% dan nanoemulsi karagenan 1%), P1 (nanoemulsi ekstrak dosis 20 mg/kg BB), dan P2 (nanoemulsi ekstrak dosis 25 mg/kg BB). Selanjutnya, jumlah geliat diukur dari menit ke-5 sampai menit ke-60, dan perubahan volume kaki dari menit ke-1 sampai menit ke-6. Hasil penelitian menunjukkan adanya penurunan jumlah geliat dengan peningkatan % Proteksi dan penghambatan inflamasi yang signifikan (p<0,05) pada dosis 20 mg/kg BB dan 25 mg/kg BB dengan % proteksi 35,21% dan penurunan volume edema 64,79%. Nanoemulsi ekstrak Rimpang Kunyit dengan dosis 20 dan 25 mg/kg bb memiliki aktivitas sebagai analgesik dan antiinflamasi yang diinduksi oleh asam asetat 1% dan karagenan 1%.
| Jenis koleksi: | Artikel jurnal |
|---|---|
| Informasi Tambahan: | OAI: oai:ojs3.journal-jps.com:article/295 Source: https://journal-jps.com/new/index.php/jps/oai Rights: Copyright (c) 2023 Recky Patala, Isna Paula, Nur Sakina; https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0 Bibliographic source: Journal of Pharmaceutical and Sciences; JPS Volume 6 Nomor 4 (2023); 1795-1803; Journal of Pharmaceutical and Sciences; JPS Volume 6 Nomor 4 (2023); 1795-1803; 2656-3088; 10.36490/journal-jps.com.v6i4 |
| Pengguna yang Menyetor: | Pengguna tanpa nama dengan email repo@utnd.ac.id |
| Tanggal Disetor: | 10 Oktober 2026 22:29 |
| Terakhir Dimodifikasi: | 10 Oktober 2026 22:29 |
| URI: | http://utndrepository.utnd.ac.id/id/eprint/835 |

