UNIVERSITAS TJUT NYAK DHIENRuang pengetahuan, terbuka untuk semua

REPOSITORY INSTITUSI

Test the antioxidant activity of butterfly pea flower extract (Clitoria ternatea L.) using the DPPH (2,2 DIiphenyl 1-1 Pickrylhydrzyl) method. / Uji Aktivitas Antioksidan Ekstrak Bunga Telang (Clitoria ternatea L.) Dengan Metode DPPH (2,2 DIiphenyl 1-1 Pickrylhydrzyl)

Kusumanti, Yulia dan Ilmawati, Eldesi Medisa dan Hasibuan, Usti Fina Hasanah (2023) Test the antioxidant activity of butterfly pea flower extract (Clitoria ternatea L.) using the DPPH (2,2 DIiphenyl 1-1 Pickrylhydrzyl) method. / Uji Aktivitas Antioksidan Ekstrak Bunga Telang (Clitoria ternatea L.) Dengan Metode DPPH (2,2 DIiphenyl 1-1 Pickrylhydrzyl). Journal of Pharmaceutical and Sciences. hal. 1658-1664.

Teks lengkap tidak tersedia dari repositori ini.
URL resmi: https://journal-jps.com/new/index.php/jps/article/...

Abstrak

Background: The current state of Indonesian society in general is concerning. People want to use motorized vehicles to travel instead of walking or cycling. All this leads to an increase in the amount of unfastened radicals inside the body. Antioxidants are needed to overcome the risks of unfastened radicals. Indonesia is very rich in herbal sources consisting of numerous flora, one of which is the telang flower (clitoria ternatea l.) which is thought to have antioxidants. Activity: To determine the antioxidant activity of telang flower (Clitoria ternatea L.) by dpph (2,2-Diphenyl 1-1 Picrylhydrazyl). Method: Antioxidant activity test can be done by using several kinds of methods, namely dpph, abts, etc..Results: Classification of secondary metabolite compounds found in flower telang (Clitoria ternatea L.) includes alkaloids, flavonoids, quinones, saponins, tannins, and steroids with the technique used with the DPPH test. The results of the test sample for the extract of telang flower (Clitoria ternatea L.) have an IC50 of 356.65 ppm and are classified as very weak. The ic50 value assessment of the ethanol extract of telang flower (Clitoria ternatea L.) with methanol as solvent has a value of 95.Conclusion: Assessment of antioxidant activity can be assessed from IC50. The IC50 assessment of the flower telang (Clitoria ternatea L.) has obtained different results, namely the weak and strong IC50. This can be influenced by the maximum wavelength used, as well as the storage temperature of the extract of a plant. In addition, a good solvent, namely methanol, is needed in measuring the IC50 of telang flower (Clitoria ternatea L.) using DPPH.

Latar Belakang: Saat ini keadaan masyarakat Indonesia secara umum sedang memprihatinkan. Masyarakat ingin memilih menggunakan kendaraan bermotor untuk bepergian dibandingkan berjalan kaki atau bersepeda. Semua ini menyebabkan peningkatan jumlah radikal bebas dalam tubuh. Antioksidan diperlukan untuk mengatasi bahaya radikal bebas. Indonesia sangat kaya akan sumber daya alam termasuk berbagai tumbuhan, salah satunya adalah bunga telangi (clitoriaternatea l.) yang diduga memiliki aktivitasantioksidan.Tujuan Penelitian:untuk mengetahui aktivitas antioksidan pada bunga telang (Clitoria ternatea L.) dengan metode dpph (dua,dua-Diphenyl 1-1 Picrylhydrazyl).Metode:Ujiaktvitas antioksidan dapat dilakukan dengan memakai beberapa macam metode yaitu dpph, abts. Hasil : Penggolongan senyawa metabolit sekunder yang terdapat pada bunga telang (Clitoria ternatea L.) diantaranya adalah alkaloid, flavonoid, quinon, saponin, tanin, dan steroid dengan teknik yang digunakan dengan uji DPPH. Hasil sampel uji ekstrak bunga telang (Clitoria ternatea L.) mempunyai IC50 sebesar 356,65 ppm dan digolongkan sangat lemah. Penilaian nilai IC50 pada ekstak etanol bunga telang (Clitoria ternatea L.) dengan pelarut metanol memiliki nilai 95. Kesimpulan : Penilaian aktivitas antioksidan dapat dinilai dari IC50. Penilaian IC50 pada bunga telang (Clitoria ternatea L.) yang telah didapatkan hasil yang berbeda-beda, yaitu IC50 lemah dan kuat.Hal ini dapat dipengaruhi oleh panjang gelombang maksimum yang digunakan, serta suhu penyimpanan ekstrak suatu tanaman. Disamping itu, dibutuhkan pelarut yang baik, yaitu metanol, dalam pengukuran IC50 pada bunga telang (Clitoria ternatea L.) dengan menggunakan DPPH.

Jenis koleksi: Artikel jurnal
Informasi Tambahan: OAI: oai:ojs3.journal-jps.com:article/290 Source: https://journal-jps.com/new/index.php/jps/oai Rights: Copyright (c) 2023 Yulia Kusumanti, Eldesi Medisa Ilmawati, Usti Fina Hasanah Hasibuan; https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0 Bibliographic source: Journal of Pharmaceutical and Sciences; JPS Volume 6 Nomor 4 (2023); 1658-1664; Journal of Pharmaceutical and Sciences; JPS Volume 6 Nomor 4 (2023); 1658-1664; 2656-3088; 10.36490/journal-jps.com.v6i4
Pengguna yang Menyetor: Pengguna tanpa nama dengan email repo@utnd.ac.id
Tanggal Disetor: 10 Oktober 2026 22:29
Terakhir Dimodifikasi: 10 Oktober 2026 22:29
URI: http://utndrepository.utnd.ac.id/id/eprint/831

Tindakan (diperlukan login)

Lihat Barang
Lihat Barang