UNIVERSITAS TJUT NYAK DHIENRuang pengetahuan, terbuka untuk semua

REPOSITORY INSTITUSI

Test of antibacterial activity of ethanol extract and various fractions of rimbang leaves (Solanum torvum Swartz) against staphylococcus aureus Bacteria. / Uji aktivitas antibakteri ekstrak etanol dan berbagai fraksi daun rimbang (Solanum torvum Swartz) terhadap Bakteri staphylococcus aureus.

Sari, Devi Purnama dan Kusumastuti, Melati Yulia dan Safriana, Safriana (2023) Test of antibacterial activity of ethanol extract and various fractions of rimbang leaves (Solanum torvum Swartz) against staphylococcus aureus Bacteria. / Uji aktivitas antibakteri ekstrak etanol dan berbagai fraksi daun rimbang (Solanum torvum Swartz) terhadap Bakteri staphylococcus aureus. Journal of Pharmaceutical and Sciences (1). hal. 440-449.

Teks lengkap tidak tersedia dari repositori ini.
URL resmi: https://journal-jps.com/new/index.php/jps/article/...

Abstrak

Traditional medicine is now seen as an opportunity for modern medicine because it is considered safer and believed to have complementary or synergistic effects, making traditional medicine beneficial. Rimbang leaves (Solanum torvum Swartz) are plants that can be utilized in traditional medicine. This study aims to determine whether ethanol extracts and various fractions of rimbang leaves have antibacterial activity against Staphylococcus aureus bacteria. Phytochemical screening results show that ethanol extract and ethyl acetate fraction of rimbang leaves contain secondary metabolites including alkaloids, flavonoids, saponins, tannins, steroids/triterpenoids, and glycosides. The ethanol fraction consists of alkaloids, flavonoids, saponins, and glycosides, while it does not include steroids/triterpenoids. The n-hexane fraction only contains alkaloids and steroids/triterpenoids. The antibacterial activity against Staphylococcus aureus at a dose of 500 mg/ml shows that ethanol extract has an average inhibition zone of 14.83 mm, ethyl acetate fraction has an average of 21.67 mm, and ethanol fraction has an average inhibition zone diameter of 8.17 mm.

Pengobatan tradisional kini dijadikan peluang bagi pengobatan modern karena dianggap lebih aman dan diyakini memiliki efek yang saling melengkapi atau sinergis sehingga pengobatan tradisional dianggap bermanfaat. Daun rimbang (Solanum torvum Swartz) merupakan tanaman yang dapat dimanfaatkan sebagai obat tradisional. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ekstrak etanol dan berbagai fraksi daun rimbang mempunyai aktivitas antibakteri terhadap bakteri Staphylococcus aureus. Hasil skrining fitokimia ekstrak etanol dan fraksi etil asetat daun rimbang mengandung senyawa metabolit sekunder antara lain alkaloid, flavonoid, saponin, tanin, steroid/triterpenoid, dan glikosida. Fraksi etanol terdiri dari alkaloid, flavonoid, saponin, glikosida, fraksi etanol tidak termasuk steroid/triterpenoid, fraksi n-heksana hanya terdiri dari alkaloid dan steroid/triterpenoid. Aktivitas antibakteri Staphylococcus aureus pada dosis 500 mg/ml, ekstrak etanol mempunyai zona hambat dengan rata-rata 14,83 mm, fraksi etil asetat dengan rata-rata 21,67 mm, fraksi etil asetat dengan rata-rata 21,67 mm, Fraksi etanol mempunyai diameter daerah hambat rata-rata sebesar 8,17 mm.

Jenis koleksi: Artikel jurnal
Informasi Tambahan: OAI: oai:ojs3.journal-jps.com:article/281 Source: https://journal-jps.com/new/index.php/jps/oai Rights: Copyright (c) 2023 Devi Purnama Sari, Melati Yulia Kusumastuti , Safriana; https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0 Bibliographic source: Journal of Pharmaceutical and Sciences; Suppl. 1, No. 1 (2023); 440-449; Journal of Pharmaceutical and Sciences; Suppl. 1, No. 1 (2023); 440-449; 2656-3088; 10.36490/journal-jps.com.v6i5-si
Pengguna yang Menyetor: Pengguna tanpa nama dengan email repo@utnd.ac.id
Tanggal Disetor: 10 Oktober 2026 22:29
Terakhir Dimodifikasi: 10 Oktober 2026 22:29
URI: http://utndrepository.utnd.ac.id/id/eprint/824

Tindakan (diperlukan login)

Lihat Barang
Lihat Barang