Meirindany, Tina dan Dalimunthe, Khodijah Tussolihin (2023) Analysis of environmental health risk of lead (Pb) pollution in marine products circulating at Sambu market Medan / Analisis resiko kesehatan lingkungan pencemaran timbal (Pb) pada hasil laut yang beredar di pasar Sambu Medan. Journal of Pharmaceutical and Sciences. hal. 1919-1926.
Teks lengkap tidak tersedia dari repositori ini.Abstrak
Plumbum (Pb) is a heavy metal that damages and pollutes the environment. The presence of these heavy metal damages and pollutes the environment. The presence of these heavy metals changes marine biota's life and threatens human health through contaminated food chains. The results of measuring lead (Pb) levels in anchovies and squid circulating in the Sambu Market in Medan exceed the 2009 SNI threshold. This study aims to estimate the exposure to lead (Pb) of those who eat anchovies and squid in the Sambu Market with Desktop Risk Analysis of Environmental Health. The research results show that the risk magnitude (RQ) of exposure to Plumbum (Pb) in people who consume anchovies and squid is RQ>1. Based on risk management, the safe consumption rate is at least 0.06 grams per day for adults with a body mass of 55 kg. Risk management is also carried out by managing sources of reciprocal pollutants (Pb) by controlling the amount of industrial waste that may be discharged into waters, which requires direct supervision from the local Environmental Service.
Plumbum (Pb) merupakan logam berat yang merusak dan mencemari lingkungan. Keberadaan logam berat ini mengubah kehidupan biota laut serta mengancam kesehatan manusia melalui rantai makanan yang terkontaminasi. Hasil pengukuran kandungan Plumbum (Pb) pada teri dan cumi di Pasar Sambu melebihi ambang batas SNI 2009. Penelitian ini bertujuan mengestimasi pajanan Plumbum(Pb) masyarakat yang mengkonsumsi teri dan cumi di Pasar Sambu melalui Desktop Analisis Risiko Kesehatan Lingkungan. Hasil penelitian menunjukkan Besaran Risiko (RQ) pajanan Plumbum (Pb) pada masyarakat yang mengkonsumsi teri dan cumi adalah RQ > 1. Berdasarkan manajemen risiko maka laju konsumsi yang aman minimal 0,06 gr per hari kategori dewasa dengan 55 kg massa tubuh. Manajemen risiko dapat diwujudkan melalui kegiatan pengendalian khususnya dari asal pencemar timbal (Pb) melalui kegiatan peninjauan limbah industri yang mungkin dibuang keperairan dan perlu pengawasan langsung dari Dinas Lingkungan hidup setempat.
| Jenis koleksi: | Artikel jurnal |
|---|---|
| Informasi Tambahan: | OAI: oai:ojs3.journal-jps.com:article/279 Source: https://journal-jps.com/new/index.php/jps/oai Rights: Copyright (c) 2023 Tina Meirindany, Khodijah Tussolihin Dalimunthe; https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0 Bibliographic source: Journal of Pharmaceutical and Sciences; JPS Volume 6 Nomor 4 (2023); 1919-1926; Journal of Pharmaceutical and Sciences; JPS Volume 6 Nomor 4 (2023); 1919-1926; 2656-3088; 10.36490/journal-jps.com.v6i4 |
| Pengguna yang Menyetor: | Pengguna tanpa nama dengan email repo@utnd.ac.id |
| Tanggal Disetor: | 10 Oktober 2026 22:29 |
| Terakhir Dimodifikasi: | 10 Oktober 2026 22:29 |
| URI: | http://utndrepository.utnd.ac.id/id/eprint/823 |

