Asmaq, Nur dan Warsito, Kabul (2023) Quality Lamb Rendang with the Addition of Sliced Batak Onions (Allium chinense G. Don) Reviewed by Protein and Fat Content / Kualitas Rendang Daging Kambing dengan Penambahan Irisan Bawang Batak (Allium chinense G. Don) Ditinjau dari Kadar Protein dan Kadar Lemak. Journal of Pharmaceutical and Sciences. hal. 1870-1875.
Teks lengkap tidak tersedia dari repositori ini.Abstrak
This research aims to determine the quality of lamb rendang by adding sliced Batak onions (Allium chinense G. Don) to make it. The materials used in this research were lamb, Batak onions, chilies, shallots, garlic, galangal, ginger, turmeric, lemongrass, turmeric leaves, bay leaves, lime leaves, coconut, and salt. The method used in this research was an experimental method with a completely randomized non-factorial design with four treatments and four replications. The parameters tested were the lamb rendang's protein and fat content. The treatments in this study were P0 (control/rendang without adding Batak onions), P1 (addition of 5% Batak onion slices/meat weight); P2 (accumulation of 10% Batak onion slices/weight of meat), P3 (collection of 15% Batak onion slices/weight of heart). This study showed that the addition of sliced Batak onions in making rendang had a significant effect (P<0.01) on lamb rendang's protein and fat content. The protein content in the P3 treatment showed a value of 29.51%, while the fat content in P3 was 15.38%.
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kualitas rendang daging kambing dengan penambahan irisan bawang batak (Allium chinense G. Don) dalam proses pembuatannya. Materi yang digunakan pada penelitian ini adalah daging domba, bawang batak, cabe, bawang merah, bawang putih, lengkuas, jahe, kunyit, serai, daun kunyit, daun salam, daun jeruk, kelapa, ketumbar dan garam. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode eksperimental dengan rancangan acak lengkap non faktorial 4 perlakuan dan 4 ulangan. Parameter yang diujikan adalah kadar protein dan kadar lemak rendang daging domba. Perlakuan pada penelitian ini adalah P0 (kontrol / rendang tanpa penambahan bawang batak); P1 (penambahan 5% irisan bawang batak/ berat daging); P2 (penambahan 10% irisan bawang batak/berat daging), P3 (penambahan 15% irisan bawang batak/berat daging). Hasil pada penelitian ini menunjukkan bahwa penambahan irisan bawang batak dalam pembuatan rendang memberikan pengaruh yang sangat nyata (P<0,01) terhadap kadar protein dan kadar lemak rendang daging domba. Kadar protein pada perlakuan P3 menunjukkan nilai 29,51% sedangkan kadar lemak pada P3 sebesar 15,38%.
| Jenis koleksi: | Artikel jurnal |
|---|---|
| Informasi Tambahan: | OAI: oai:ojs3.journal-jps.com:article/267 Source: https://journal-jps.com/new/index.php/jps/oai Rights: Copyright (c) 2023 Nur Asmaq , Kabul Warsito ; https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0 Bibliographic source: Journal of Pharmaceutical and Sciences; JPS Volume 6 Nomor 4 (2023); 1870-1875; Journal of Pharmaceutical and Sciences; JPS Volume 6 Nomor 4 (2023); 1870-1875; 2656-3088; 10.36490/journal-jps.com.v6i4 |
| Pengguna yang Menyetor: | Pengguna tanpa nama dengan email repo@utnd.ac.id |
| Tanggal Disetor: | 10 Oktober 2026 22:29 |
| Terakhir Dimodifikasi: | 10 Oktober 2026 22:29 |
| URI: | http://utndrepository.utnd.ac.id/id/eprint/820 |

