UNIVERSITAS TJUT NYAK DHIENRuang pengetahuan, terbuka untuk semua

REPOSITORY INSTITUSI

Determination of Caffeine Levels from Robusta Coffee Leaf Extract (Coffea canephora Pierre ex A. Froehner) and Arabica Coffee Leave (Coffea arabica L.) with High-Performance Liquid Chromatography Method / Penetapan Kadar Kafein Dari Ekstrak Daun Kopi Robusta (Coffea canephora Pierre ex A. Froehner) Dan Daun Kopi Arabika (Coffea arabica L.) Dengan Metode Kromatografi Cair Kinerja Tinggi.

Damaiyanti, Tri dan Nasution, Muhammad Amin dan Nasution, Haris Munandar dan Yuniarti, Rafita (2023) Determination of Caffeine Levels from Robusta Coffee Leaf Extract (Coffea canephora Pierre ex A. Froehner) and Arabica Coffee Leave (Coffea arabica L.) with High-Performance Liquid Chromatography Method / Penetapan Kadar Kafein Dari Ekstrak Daun Kopi Robusta (Coffea canephora Pierre ex A. Froehner) Dan Daun Kopi Arabika (Coffea arabica L.) Dengan Metode Kromatografi Cair Kinerja Tinggi. Journal of Pharmaceutical and Sciences. hal. 1544-1552.

Teks lengkap tidak tersedia dari repositori ini.
URL resmi: https://journal-jps.com/new/index.php/jps/article/...

Abstrak

Coffee is a plant that contains caffeine and can be processed into a delicious drink. Currently, it has achieved very high popularity throughout the world, ranking second after water and tea in the list of most preferred drinks. Coffee drinks are popular with various groups, from teenagers to adults, and in Indonesia, coffee is even the most giant drink consumed, only behind water in consumption levels. On average, people consume coffee around 3-4 times a day, reflecting how popular this drink is among the Indonesian population. Coffee has relatively high levels of caffeine, and continued excessive consumption can increase the risk of developing several types of diseases, such as hypertension, heart disease, and stroke. According to the Food and Drug Monitoring Agency (BPOM), the maximum limit for caffeine consumption in food and drinks is 150 mg per day and 50 mg per serving. Excessive and continuous coffee consumption can increase the risk of developing certain diseases such as hypertension, heart disease and stroke. This research aimed to determine the secondary metabolite content of robusta coffee leaves and arabica coffee leaves and to determine the caffeine content in robusta coffee leaves and arabica coffee leaves using high-performance liquid chromatography. The stages of this research include processing plant material, characterisation, making ethanol extract, phytochemical screening, and determining caffeine content in robusta coffee leaf extract and Arabica coffee leaves using high-performance liquid chromatography. Extracts from Robusta coffee leaves and Arabica coffee leaves are made using the maceration method using 96% ethanol. The resulting extract was then concentrated using a rotary evaporator, and qualitative testing of caffeine was carried out using the Parry method. Caffeine levels were determined using high-performance liquid chromatography, using the regression equation y = ax+b, where y is the area, a= 49.668, and b= - 16.536. The caffeine content in Robusta coffee leaf extract was measured at around 51.42916 mg/g, while Arabica coffee leaf extract had a caffeine content of around 29.97927 mg/g.

Kopi merupakan tanaman yang mengandung kafein dan bisa diolah menjadi minuman yang nikmat, saat ini telah meraih popularitas yang sangat tinggi di seluruh dunia, menempati peringkat kedua setelah air dan teh dalam daftar minuman yang paling disukai. Minuman kopi digemari oleh berbagai kalangan, dari remaja hingga dewasa, dan di Indonesia, kopi bahkan menjadi minuman terbesar yang dikonsumsi, hanya berada di bawah air putih dalam tingkat konsumsi. Rata-rata, orang mengonsumsi kopi sekitar 3-4 kali sehari, mencerminkan betapa populernya minuman ini di antara penduduk Indonesia. Kopi memiliki tingkat kafein yang relatif tinggi, dan konsumsi berlebihan yang berlanjut dapat meningkatkan risiko perkembangan beberapa jenis penyakit, seperti hipertensi, penyakit jantung, dan stroke. Menurut Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM), batas maksimum konsumsi kafein dalam makanan dan minuman adalah 150 mg per hari dan 50 mg per sajian. Konsumsi kopi yang berlebihan dan berkelanjutan dapat meningkatkan risiko perkembangan penyakit tertentu seperti hipertensi, penyakit jantung, dan stroke. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kandungan metabolit sekunder dari daun kopi robustadan daun kopi arabika dan untuk menentukan kadar kafein dalam daun kopi robusta dan daun kopi arabika secara kromatografi cair kinerja tinggi. Tahap-tahap penelitian ini mencakup pengolahan bahan tumbuhan, karakterisasi, pembuatan ekstrak etanol, skrining fitokimia, dan penentuan kadar kafein pada ekstrak daun kopi robusta dan daun kopi arabika melalui kromatografi cair kinerja tinggi. Ekstrak dari daun kopi robusta dan daun kopi arabika dibuat dengan metode maserasi menggunakan etanol 96%. Ekstrak yang dihasilkan kemudian dipekatkan dengan menggunakan rotary evaporator, dan selanjutnya dilakukan pengujian kualitatif kafein menggunakan metode Parry. Kadar kafein ditetapkan dengan menggunakan kromatografi cair kinerja tinggi, dengan menggunakan persamaan regresi y = ax+b, di mana y adalah luas area, a= 49,668, dan b= - 16,536. Kadar kafein dalam ekstrak daun kopi robusta diukur sekitar 51,42916 mg/g, sementara ekstrak daun kopi arabika memiliki kadar kafein sekitar 29,97927 mg/g.

Jenis koleksi: Artikel jurnal
Informasi Tambahan: OAI: oai:ojs3.journal-jps.com:article/257 Source: https://journal-jps.com/new/index.php/jps/oai Rights: Copyright (c) 2023 Tri Damaiyanti, Muhammad Amin Nasution, Haris Munandar Nasution, Rafita Yuniarti; https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0 Bibliographic source: Journal of Pharmaceutical and Sciences; JPS Volume 6 Nomor 4 (2023); 1544-1552; Journal of Pharmaceutical and Sciences; JPS Volume 6 Nomor 4 (2023); 1544-1552; 2656-3088; 10.36490/journal-jps.com.v6i4
Pengguna yang Menyetor: Pengguna tanpa nama dengan email repo@utnd.ac.id
Tanggal Disetor: 10 Oktober 2026 22:29
Terakhir Dimodifikasi: 10 Oktober 2026 22:29
URI: http://utndrepository.utnd.ac.id/id/eprint/811

Tindakan (diperlukan login)

Lihat Barang
Lihat Barang