Januariana, Neni Ekowati dan Purba, Tuty Hertati dan Nababan, Agnes Sry Vera dan Bengi, Simah (2023) Stunting in children aged 12-59 months At Serule Village Bintang District of Central Aceh Regency / Kejadian stunting pada balita usia 12-59 bulan di Desa Serule Kecamatan Bintang Kabupaten Aceh Tengah. Journal of Pharmaceutical and Sciences. hal. 1498-1507.
Teks lengkap tidak tersedia dari repositori ini.Abstrak
Stunting is a condition of toddlers with less length or height compared to age as measured by length or height that is more than <-2 SD of child growth, according to the World Health Organization (WHO). This study aimed to determine the factors affecting stunting in children aged 12-59 months in Serule Village, Bintang District, Central Aceh Regency. This is analytic observational research with a cross-sectional approach. The statistical test used the chi-square test. The population was 48 toddlers, all sampled by total sampling technique. I indicated a relationship between maternal knowledge and the occurrence of stunting in toddlers with a p-value = .002. There was a relationship between infectious diseases and the occurrence of stunting toddlers with a p-value = .001. There was a relationship between sanitation and the occurrence of stunting toddlers with p = .004. There was a relationship between LBW and the occurrence of stunting toddlers with a p-value = 0.000. There is a relationship between exclusive breastfeeding and stunting in toddlers with p = 0.000. There was a relationship between food intake and the occurrence of stunting in toddlers with p = .001. Conclusion of this study It is expected that mothers of toddlers pay more attention to their health, maintain environmental hygiene, fulfill their food intake, and only give breast milk when they are 0-6 months old.
Stunting (pendek) merupakan kondisi balita dengan panjang atau tinggi badan kurang jika dibandingkan dengan umur yang diukur dengan panjang atau tinggi badan yang lebih dari <-2SD pertumbuhan anak menurut World Health Organization (WHO)Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi kejadian stunting pada balita usia 12-59 bulan di Desa Serule Kecamatan Bintang Kabupaten Aceh Tengah. Jenis penelitian ini yaitu kuantitatif dengan menggunakan metode observasional analitik dengan pendekatan cross sectional dengan Uji statistic adalah uji chi square. Populasi sebanyak 48 balita dengan Teknik pengambilan sampel total sampling. Hasil menunjukkan bahwa ada hubungan antara pengetahuan ibu dengan kejadian stunting pada balita dengan nilai p= 0,002 dan OR = .019. Ada hubungan antara penyakit infeksi dengan kejadianstunting balita dengan nilai p= 0,001dan OR = .237. Ada hubungan antara sanitasi dengan kejadian stunting pada balita dengan nilai p=0,004 dan OR = .513. Ada hubungan antara BBLR dengan kejadian stunting pada balita dengan nilai p=0,000 dan OR = .023. Ada hubungan antara ASI Eksklusif dengan kejadian stunting pada balita dengan nilai p=0,000 dan OR = .023. Ada hubungan antara asupan makanan dengan kejadian stunting pada balita dengan nilai p=0,001 dan OR = .035. Kesimpulan penelitian ini adalah Faktor yang paling dominan terhadap kejadian stunting pada balita yaitu asupan makanan dengan nilai p = 0.001 dan OR = .035.
| Jenis koleksi: | Artikel jurnal |
|---|---|
| Informasi Tambahan: | OAI: oai:ojs3.journal-jps.com:article/233 Source: https://journal-jps.com/new/index.php/jps/oai Rights: Copyright (c) 2023 Neni Ekowati Januariana, Tuty Hertati Purba, Agnes Sry Vera Nababan, Simah Bengi; https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0 Bibliographic source: Journal of Pharmaceutical and Sciences; JPS Volume 6 Nomor 4 (2023); 1498-1507; Journal of Pharmaceutical and Sciences; JPS Volume 6 Nomor 4 (2023); 1498-1507; 2656-3088; 10.36490/journal-jps.com.v6i4 |
| Pengguna yang Menyetor: | Pengguna tanpa nama dengan email repo@utnd.ac.id |
| Tanggal Disetor: | 10 Oktober 2026 22:29 |
| Terakhir Dimodifikasi: | 10 Oktober 2026 22:29 |
| URI: | http://utndrepository.utnd.ac.id/id/eprint/798 |

