UNIVERSITAS TJUT NYAK DHIENRuang pengetahuan, terbuka untuk semua

REPOSITORY INSTITUSI

Antihyperuricemia activity test of kopasanda leaf extract (Chromolaena Odorata (L.) R.M.King &; H.Rob against male white mice (Mus Musculus L.) induced potassium oxonate / Uji aktivitas antihiperurisemia ekstrak daun kopasanda (Chromolaena Odorata (L.) R.M.King & H.Rob terhadap mencit putih jantan (Mus Musculus L.) yang diinduksi kalium oxonat

Lubis, Asyrun Alkhairi dan Yunus, Muhammad dan Naldi, Jefri dan Andry, Muhammad dan Ginting, Pricella dan Safitri, Fira dan Nasution, Muhammad Amin (2023) Antihyperuricemia activity test of kopasanda leaf extract (Chromolaena Odorata (L.) R.M.King &; H.Rob against male white mice (Mus Musculus L.) induced potassium oxonate / Uji aktivitas antihiperurisemia ekstrak daun kopasanda (Chromolaena Odorata (L.) R.M.King & H.Rob terhadap mencit putih jantan (Mus Musculus L.) yang diinduksi kalium oxonat. Journal of Pharmaceutical and Sciences. hal. 1273-1281.

Teks lengkap tidak tersedia dari repositori ini.
URL resmi: https://journal-jps.com/new/index.php/jps/article/...

Abstrak

Background: Kopasanda leaves (Chromolaena Odorata (L.) R.M.King & H.Rob have been known as medicinal plants and spread in North America, Asia, West Africa and Australia have antibacterial and antioxidant properties, because the active compounds contained in Kopasanda leaves include: alkaloids, flavonoids, steroids, quinone saponins, and tannins. Purpose; This study was to determine the activity of ethanol extract of kopasanda leaves (Chormolaena Odorata (L.) in reducing uric acid levels and to test antihyperuricemia levels and phytochemical screening. Method; This study used a laboratory experimental research design, to extract the chemical content in kopasanda leaves using maceration method using 70% ethanol. This research includes sampling, simplisia making, extract making, phytokimi screening, suspension making, test animal preparation and antihyperuricemia testing. The research data were analyzed using the crucible wallis test statistical test. Result; The study showed a decrease in uric acid levels in the EEDK group 20 mg / BB = 0.86%, EEDK 40 mg / BB = 1.18% and EEDK 80 mg / BB = 2.3%. The results of Wallis' crucial statistical test on day 9 showed a significant difference with a p-value  of 0.000. The results of further difference tests showed a significant difference in each treatment. Conclusion: in this study is the ethanol extract of kopasanda leaves (Chromolaena Odorata  (L), R.M.King &; H. Rob) the most effective is 80 mg / BB, this is evidenced by the results  of one way anova statistical test with a p-value  of 0.000 (<0.05).

Latar Belakang: Daun kopasanda (Chromolaena Odorata (L.) R.M.King & H.Rob telah dikenal sebagai tumbuhan obat dan tersebar di Amerika Utara, Asia, Afrika Barat dan Australia memiliki khasiat sebagai antibakteri dan antioksidan, karena senyawa aktif yang terkandung di dalam daun Kopasanda diantaranya: alkaloid, flavonoid, steroid, kuinon saponin, dan tanin. Tujuan: penelitian ini untuk mengetahui aktivitas ektrak etanol daun kopasanda (Chormolaena Odorata (L.) dalam menurunkan kadar asam urat dan untuk menguji kadar antihiperurisemia dan skrining fitokimia. Metode: Penelitian ini menggunakan desain penelitian eksperimental laboratorium, untuk mengekstraksi kandungan kimia dalam daun kopasanda menggunakan metode maserasi dengan memakai etanol 70%. Penelitian ini meliputi pengambilan sampel, pembuatan simplisia, pembuatan ekstrak, skrining fitokimi, pembuatan suspensi, penyiapan hewan uji dan uji antihiperurisemia. Data hasil penelitian dianalisis menggunakan uji statistik kruskal wallis test. Hasil: penelitian menunjukkan penurunan kadar asam urat pada kelompok EEDK 20 mg/BB = 0,86%, EEDK 40 mg/BB = 1,18% dan EEDK 80 mg/BB = 2,3%. Hasil uji statistik kruskal wallis pada harike9 menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan dengan p-value 0,000. Hasil uji beda lanjutan menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan pada setiap perlakuan. Kesimpulan: dalam penelitian ini adalah ekstrak etanol daun kopasanda (Chromolaena Odorata (L) R.M.King & H. Rob)  yang paling efektif adalah 80 mg/BB hal ini dibuktikan dengan hasil uji statistik one way anova dengan nilai p-value 0,000 (<0,05).

Jenis koleksi: Artikel jurnal
Informasi Tambahan: OAI: oai:ojs3.journal-jps.com:article/209 Source: https://journal-jps.com/new/index.php/jps/oai Rights: Copyright (c) 2023 Asyrun Alkhairi Lubis, Muhammad Yunus, Jefri Naldi, Muhammad Andry, Pricella Ginting, Fira Safitri, Muhammad Amin Nasution; https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0 Bibliographic source: Journal of Pharmaceutical and Sciences; JPS Volume 6 Nomor 3(2023); 1273-1281; Journal of Pharmaceutical and Sciences; JPS Volume 6 Nomor 3 (2023); 1273-1281; 2656-3088; 10.36490/journal-jps.com.v6i3
Pengguna yang Menyetor: Pengguna tanpa nama dengan email repo@utnd.ac.id
Tanggal Disetor: 10 Oktober 2026 22:29
Terakhir Dimodifikasi: 10 Oktober 2026 22:29
URI: http://utndrepository.utnd.ac.id/id/eprint/777

Tindakan (diperlukan login)

Lihat Barang
Lihat Barang