UNIVERSITAS TJUT NYAK DHIENRuang pengetahuan, terbuka untuk semua

REPOSITORY INSTITUSI

Determination Of Caffeine Rate Of Green And White Tea Leaf Extracts Camellia Sinensis (L.) With High Performance Liquid Chromatography / Penetapan Kadar Kafein Ekstrak Daun Teh Hijau Dan Putih Camellia Sinensis (L.) Dengan Kromatografi Cair Kinerja Tinggi

Lestary, Selfia dan Nasution, Muhammad Amin dan Ridwanto, Ridwanto dan Nasution, Haris Munandar (2023) Determination Of Caffeine Rate Of Green And White Tea Leaf Extracts Camellia Sinensis (L.) With High Performance Liquid Chromatography / Penetapan Kadar Kafein Ekstrak Daun Teh Hijau Dan Putih Camellia Sinensis (L.) Dengan Kromatografi Cair Kinerja Tinggi. Journal of Pharmaceutical and Sciences. hal. 1407-1415.

Teks lengkap tidak tersedia dari repositori ini.
URL resmi: https://journal-jps.com/new/index.php/jps/article/...

Abstrak

Tea, a widely popular and frequently consumed beverage, is integral to daily routines. Despite the potential long-term risks associated with excessive caffeine consumption, such as hypertension, heart disease, and stroke, caffeine is a prominent choice among a diverse spectrum of individuals in society. The objective of this research endeavour is to discern the caffeine content present in extracts derived from green and white tea leaves by applying the high-performance liquid chromatography (HPLC) method. The research procedure encompasses a series of stages, encompassing the preparation of botanical materials, extraction employing ethanol solvent, characteristic analysis, phytochemical screening, and quantification of caffeine levels within the green and white tea leaf extracts utilising the HPLC technique. The extraction process of green and white tea leaves entails maceration utilising 96% ethanol, followed by concentration via a rotary evaporator. The determination of caffeine concentrations is executed using the high-performance liquid chromatography method. A phytochemical screening analysis of ethanol extracts derived from green and white tea leaves unveiled a myriad of chemical compound classes, including alkaloids, flavonoids, saponins, tannins, and steroids. The quantification of caffeine content within the samples is ascertained by calculating the area under the curve (AUC) on the chromatograms of green and white tea extracts. The quantification results for caffeine content in the green tea extract reveal a value approximately equivalent to 98.4278069571 mg/g. The white tea extract demonstrates a content value of approximately 136.131488681 mg/g.

Teh merupakan salah satu minuman yang sangat populer dan sering dikonsumsi dalam rutinitas sehari-hari. Meskipun konsumsi kafein yang berlebihan dalam jangka panjang dapat berpotensi meningkatkan risiko terjadinya beberapa kondisi kesehatan seperti hipertensi, penyakit jantung, dan stroke, penggunaan kafein masih tetap diminati oleh banyak orang dalam masyarakat. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi kandungan kafein dalam ekstrak daun teh hijau dan teh putih melalui penerapan metode kromatografi cair kinerja tinggi. Proses penelitian ini mencakup beberapa tahapan, yaitu pengolahan bahan tumbuhan, ekstraksi menggunakan pelarut etanol, analisis karakteristik, pemeriksaan fitokimia, serta pengukuran kadar kafein dalam ekstrak daun teh hijau dan teh putih menggunakan metode kromatografi cair kinerja tinggi. Ekstraksi dari daun teh hijau dan teh putih dilakukan melalui metode maserasi dengan menggunakan etanol 96%, dan ekstrak yang dihasilkan kemudian dipekatkan dengan rotary evaporator. Penentuan kadar kafein dilakukan menggunakan metode kromatografi cair kinerja tinggi. Melalui analisis skrining fitokimia terhadap ekstrak etanol dari daun teh hijau dan teh putih, ditemukan adanya beberapa kelompok senyawa kimia seperti alkaloid, flavonoid, saponin, tanin, dan steroid. Kandungan kafein dalam sampel ditentukan dengan menghitung luas area di bawah kurva (AUC) pada ekstrak teh hijau dan teh putih. Hasil penentuan kadar kafein pada ekstrak teh hijau menunjukkan nilai sekitar 98,4278069571 mg/g, sedangkan pada ekstrak teh putih tercatat sekitar 136,131488681 mg/g.

Jenis koleksi: Artikel jurnal
Informasi Tambahan: OAI: oai:ojs3.journal-jps.com:article/199 Source: https://journal-jps.com/new/index.php/jps/oai Rights: Copyright (c) 2023 Selfia Lestary, Muhammad Amin Nasution, Ridwanto, Haris Munandar Nasution; https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0 Bibliographic source: Journal of Pharmaceutical and Sciences; JPS Volume 6 Nomor 3(2023); 1407-1415; Journal of Pharmaceutical and Sciences; JPS Volume 6 Nomor 3 (2023); 1407-1415; 2656-3088; 10.36490/journal-jps.com.v6i3
Pengguna yang Menyetor: Pengguna tanpa nama dengan email repo@utnd.ac.id
Tanggal Disetor: 10 Oktober 2026 22:29
Terakhir Dimodifikasi: 10 Oktober 2026 22:29
URI: http://utndrepository.utnd.ac.id/id/eprint/767

Tindakan (diperlukan login)

Lihat Barang
Lihat Barang