Neswita, Elfia dan Halu, Brian Elberth dan Razoki dan Lubis, Asyrun lkhairi dan Yunus, Muhammad dan Nurasni dan Nababan, Octavian Ashido (2023) Drug-related problem (DRP) use of oral antidiabetics and insulin in patients with diabetes mellitus type II hospitalised at RSU Royal Prima Medan / Drug-related problem (DRP) penggunaan antidiabetik oral dan insulin pada pasien diabetes melitus tipe II rawat inap di RSU Royal Prima Medan. Journal of Pharmaceutical and Sciences. hal. 1079-1085.
Teks lengkap tidak tersedia dari repositori ini.Abstrak
Diabetes mellitus is a group of metabolic disorders characterised by hyperglycemia which is the cause of death of up to 80% in low- and middle-income countries. Type 2 diabetes mellitus is the most common form of diabetes. The goals of managing type 2 diabetes mellitus therapy are to reduce the risk of microvascular and macrovascular complications, reduce mortality, and improve quality of life. Treatment of diabetes mellitus requires a long time. Problems arising from complications in diabetes mellitus will increase the difficulty in treating patients. This can potentially cause issues related to Drug Related Problems (DRP). Drug-Related Problems refers to unexpected events experienced by patients and can interfere with the success of the drug therapy given. The research method in this study was to determine the drugs to be evaluated in the form of oral antidiabetic drugs used while undergoing type 2 diabetes mellitus therapy and insulin therapy. The results showed that 26 patients experienced Drug-Related Problems or not (50%). Six patients experienced actual Drug Related Problems (10.2%). In comparison, those who experienced Potential Drug Related Problems were 24 patients (46.15%) of a total of 52 patients with type 2 diabetes mellitus who were the sample of this study. Two categories of Drug Related Problems occur, namely Drug Related Problems related to additional drug therapy with a total of 2 incidents (2.17%) and Drug Related Problems related to unwanted drug reactions (Adverse Drug Reactions) with a total of 4 incidents (7,7%).
Diabetes mellitus merupakan sekolompok gangguan metabolism yang ditandai oleh hiperglikemia yang menjadi penyebab kematian hingga 80% pada Negara yang berpenghasilan rendah dan menengah. Diabetes mellitus tipe II adalah bentuk diabetes yang paling umum terjadi. Tujuan pengelolaan terapi diabetes mellitus tipe II adalah untuk mengurangi risiko komplikasi mikrovaskular dan makrovaskular, mengurangi angka kematian, dan meningkatkan kualitas hidup. Pengobatan diabetes melitus memerlukan watu lama. Masalah yang timbul akibat komplikasi pada diabetes melitus akan meningkatkan kesulitan dalam pengobatan pasien. Ini berpotensi menyebabkan munculnya masalah terkait obat Drug Related Problem (DRP). Drug-Related Problems merujuk pada kejadian yang tidak diharapkan yang dialami oleh pasien dan dapat mengganggu keberhasilan terapi obat yang diberikan. Metode penelitian pada penelitian ini dengan menetapkan obat yang akan dievaluasi yang berupa obat antidiabetik oral yang digunakan selama menjalani terapi diabetes mellitus tipe II dan terapi insulin.hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat 26 orang pasien yang mengalami Drug-Related Problems maupun tidak (50%). Pasien yang mengalami Drug Related Problem aktual sebanyak 10.2% (6 orang pasien) sedangka yang mengalami Drug Related Problem Potensial sebanyak 46.15% (24 pasien) dari total 52 pasien diabetes mellitus tipe II yang menjadi sampel penelitian ini. Ada dua kategori Drug Related Problem yang terjadi, yaitu Drug Related Problem terkait terapi obat tambahan dengan jumlah 2,17% (2 kejadian), dan Drug Related Problem terkait reaksi yang tidak diinginkan dari obat (Adverse Drug Reaction) dengan jumlah 4 kejadian (7,7%).
| Jenis koleksi: | Artikel jurnal |
|---|---|
| Informasi Tambahan: | OAI: oai:ojs3.journal-jps.com:article/186 Source: https://journal-jps.com/new/index.php/jps/oai Rights: Copyright (c) 2023 Elfia Neswita, Brian Elberth Halu, Razoki, Asyrun lkhairi Lubis, Muhammad Yunus, Nurasni, Octavian Ashido Nababan; https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0 Bibliographic source: Journal of Pharmaceutical and Sciences; JPS Volume 6 Nomor 3(2023); 1079-1085; Journal of Pharmaceutical and Sciences; JPS Volume 6 Nomor 3 (2023); 1079-1085; 2656-3088; 10.36490/journal-jps.com.v6i3 |
| Pengguna yang Menyetor: | Pengguna tanpa nama dengan email repo@utnd.ac.id |
| Tanggal Disetor: | 10 Oktober 2026 22:29 |
| Terakhir Dimodifikasi: | 10 Oktober 2026 22:29 |
| URI: | http://utndrepository.utnd.ac.id/id/eprint/755 |

