UNIVERSITAS TJUT NYAK DHIENRuang pengetahuan, terbuka untuk semua

REPOSITORY INSTITUSI

Testing the Effectiveness of Ethanol Extract from Pandan Laeves (Pandanus amarylifolius Roxb) As a Healer of Incision Wounds in White Rats (Rattus norvegicus) / Uji Efektivitas Etanol Daun Pandan (Panandus amarylifolius Roxb) Sebagai Penyembuhan Luka Sayat pada Tikus Putih (Rattus norvegicus)

Londoran, Priska C. dan Kanter, Jabes W. dan Sambou, Christel N. dan Hariyadi, Hariyadi (2023) Testing the Effectiveness of Ethanol Extract from Pandan Laeves (Pandanus amarylifolius Roxb) As a Healer of Incision Wounds in White Rats (Rattus norvegicus) / Uji Efektivitas Etanol Daun Pandan (Panandus amarylifolius Roxb) Sebagai Penyembuhan Luka Sayat pada Tikus Putih (Rattus norvegicus). Journal of Pharmaceutical and Sciences. hal. 974-979.

Teks lengkap tidak tersedia dari repositori ini.
URL resmi: https://journal-jps.com/new/index.php/jps/article/...

Abstrak

An incision is a wound that splits the skin area due to being cut by a sharp object. Indonesian people use medicinal plants very much in traditional or modern medicine. One of the plants that can be used as a medicinal ingredient is fragrant pandan leaves which can accelerate the wound healing process. This study aims to determine the level of effectiveness of pandan leaf extract as a healer for cuts. This study used 15 white rats which were then slashed on their backs using a 1 cm long scalpel with a depth of ± 2 mm. This study used a laboratory experiment using a completely randomized design consisting of 5 treatment groups, including 1 negative control, positive control (10 percent povidone iodine) and 3 graded concentrations, namely pandan leaf extract concentrations of 5.10 to 15 percent with 2 each. repetition times. The results of measuring the length of the wound in rats showed that fragrant pandan leaf extract with a concentration of 10 percent and 15 percent had the same effectiveness.

Luka sayat merupakan area kulit yang tersayat dikarenakan terkena benda tajam . Masyarakat Indonesia sangat banyak menggunakan tanaman obat dalam pengobatan tradisional ataupun modern. Salah satu tanaman yang dapat menjadi bahan obat yaitu daun pandan wangi  yang dapat mempercepat proses penyembuhan luka. Sehingga penelitian ini dilakukan untuk mengetahui tingkat efektivitas yang terdapat pada sari daun pandan. Penelitian ini menggunakan tikus putih sebanyak 15 ekor yang kemudian di sayat dibagian punggungnya dengan menggunakan surgical blades sepanjang 1 cm dengan kedalaman ± 2 mm. Penelitian ini menggunakan eksperimental laboratorium dengan menggunakan rancangan acak lengkap yang terdiri dari 5 kelompok perlakuan, diantaranya 1 negative control, positive control (povidone iodine 10 persen) dan 3 konsentrasi bertingkat yaitu sari daun pandan konsentrasi 5, 10 hingga 15 persen dengan masing-masing 2 kali pengulangan. Hasil pengukuran panjang luka pada tikus menunjukkan bahwa sari daun pandan wangi konsentrasi 10 persen dan 15 persen memiliki efektivitas yang sama baiknya.

Jenis koleksi: Artikel jurnal
Informasi Tambahan: OAI: oai:ojs3.journal-jps.com:article/174 Source: https://journal-jps.com/new/index.php/jps/oai Rights: Copyright (c) 2023 Priska C. Londoran, Jabes W. Kanter, Christel N. Sambou, Hariyadi; https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0 Bibliographic source: Journal of Pharmaceutical and Sciences; JPS Volume 6 Nomor 3(2023); 974-979; Journal of Pharmaceutical and Sciences; JPS Volume 6 Nomor 3 (2023); 974-979; 2656-3088; 10.36490/journal-jps.com.v6i3
Pengguna yang Menyetor: Pengguna tanpa nama dengan email repo@utnd.ac.id
Tanggal Disetor: 10 Oktober 2026 22:29
Terakhir Dimodifikasi: 10 Oktober 2026 22:29
URI: http://utndrepository.utnd.ac.id/id/eprint/745

Tindakan (diperlukan login)

Lihat Barang
Lihat Barang