Mierza, Vriezka dan Dwiyanti, Shinta Puspa dan Mulidini, Mulidini dan Granadha Nibullah, Salsabila dan Alya Abbas, Zuyyinna (2023) Development of Gummy Candy Formulations with Variations in Gelatin Concentrations as Gelling Agents / Pengembangan Formulasi Sediaan Gummy Candy dengan Variasi Konsentrasi Gelatin Sebagai Gelling Agent. Journal of Pharmaceutical and Sciences. hal. 649-654.
Teks lengkap tidak tersedia dari repositori ini.Abstrak
Gummy candy is candy that is usually made from fruit juice or water and a gelling agent, has a clear, transparent appearance and has a chewy texture. The purpose of this study was to determine the formulation and compare the levels of gelatin as a gelling agent in the formation of a gummy candy chewy texture. The research method used was to conduct a literature study on several credible journals with criteria for journals in the last 10 years regarding the formulation of gummy candy with gelatin as the gelling agent. The results obtained are the use of gelatin as a gelling agent that can be combined with pectin and glycerin. The best concentration of the combination of gelatin and pectin is in the range of 15-20%, while the best concentration of the combination of gelatin and glycerin is in the range of 25-30%. So it can be concluded that the use of gelatin as a gelling agent and pectin as a chewiness enhancer requires a lower concentration compared to gelatin and glycerin to produce gummy candy which has the preferred level of elasticity.
Gummy candy merupakan suatu sediaan yang berbentuk lunak, terbuat dari campuran sari buah dan bahan pembentuk gel (gelling agent) serta pemanis, berwarna jernih transparan juga memiliki tekstur tertentu berdasarkan dengan kekenyalannya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui formulasi dan membandingkan kadar gelatin sebagai gelling agent dalam pembentukkan tekstur kenyal sediaan gummy candy. Metode penelitian yang digunakan adalah dengan melakukan studi literatur pada beberapa jurnal yang kredibel dengan kriteria jurnal 10 tahun terakhir mengenai formulasi sediaan gummy candy dengan gelatin sebagai gelling agent-nya. Hasil yang didapatkan yaitu penggunaan gelatin sebagai gelling agent dapat dikombinasikan dengan pektin dan gliserin. Konsentrasi terbaik dari kombinasi gelatin dan pektin adalah rentang antara 15-20%, sedangkan konsentrasi terbaik dari kombinasi gelatin dan gliserin adalah dalam rentang 25-30%. Sehingga dapat disimpulkan bahwa, penggunaan gelatin sebagai gelling agent dan pektin sebagai peningkat kekenyalan membutuhkan konsentrasi yang lebih sedikit dibandingkan dengan gelatin dan gliserin untuk menghasilkan gummy candy yang memiliki tingkat kekenyalan yang disukai.
| Jenis koleksi: | Artikel jurnal |
|---|---|
| Informasi Tambahan: | OAI: oai:ojs3.journal-jps.com:article/102 Source: https://journal-jps.com/new/index.php/jps/oai Rights: Copyright (c) 2023 Vriezka Mierza, Shinta Puspa Dwiyanti, Mulidini, Salsabila Granadha Nibullah, Zuyyinna Alya Abbas; https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0 Bibliographic source: Journal of Pharmaceutical and Sciences; JPS Volume 6 Nomor 2 (2023); 649-654; Journal of Pharmaceutical and Sciences; JPS Volume 6 Nomor 2 (2023); 649-654; 2656-3088; 10.36490/journal-jps.com.v6i2 |
| Pengguna yang Menyetor: | Pengguna tanpa nama dengan email repo@utnd.ac.id |
| Tanggal Disetor: | 10 Oktober 2026 22:29 |
| Terakhir Dimodifikasi: | 10 Oktober 2026 22:29 |
| URI: | http://utndrepository.utnd.ac.id/id/eprint/696 |

