UNIVERSITAS TJUT NYAK DHIENRuang pengetahuan, terbuka untuk semua

REPOSITORY INSTITUSI

Relation Between Side Effects of Using Antihypertensive Drugs to Erectile Dysfunction in Men / Hubungan Efek Samping Penggunaan Obat Antihipertensi Terhadap Disfungsi Ereksi Pada Pria

Salman dan Kusumawardhani, Arline Rahmadianti dan Pratiwi, Eka Wulan Galuh dan Alfiah, Mutiara dan Putri S, Sepvia dan Hidayat, Sofianti (2023) Relation Between Side Effects of Using Antihypertensive Drugs to Erectile Dysfunction in Men / Hubungan Efek Samping Penggunaan Obat Antihipertensi Terhadap Disfungsi Ereksi Pada Pria. Journal of Pharmaceutical and Sciences. hal. 464-469.

Teks lengkap tidak tersedia dari repositori ini.
URL resmi: https://journal-jps.com/new/index.php/jps/article/...

Abstrak

Side effects or negative effects of antihypertensive drugs are often associated with the frequency of excessive urination and decreased sex drive such as erectile dysfunction. Erectile dysfunction is the inability of men to achieve and maintain an erection of the penis adequate to satisfy sexual intercourse. This study aimed to explain the relationship between the side effects of antihypertensive use and erectile dysfunction. The method used in writing this scientific paper is in the form of a literature study carried out by collecting relevant journals in the period of January to March 2023. The databases used are Google Scholar and PubMed. Based on 20 research journals from 1991 to 2023, it is known that antihypertensives that often cause side effects on erectile dysfunction are diuretics and beta-blockers, except nebivolol and clonidine by altering the sympathetic flow, affecting corporal smooth muscle contractions, and affecting androgen hormone levels. Based on the results obtained, it can be concluded that there is a relationship between the use of antihypertensive drugs and erectile dysfunction.

Efek samping atau dampak negatif obat antihipertensi sering dikaitkan dengan adanya frekuensi buang air kecil yang berlebihan dan penurunan dorongan seksual seperti disfungsi ereksi. Disfungsi ereksi merupakan ketidakmampuan pada pria untuk mencapai dan mempertahankan ereksi penis yang memadai untuk memuaskan dalam hubungan seksual. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menjelaskan terkait hubungan antara efek samping penggunaan antihipertensi terhadap disfungsi ereksi. Metode yang digunakan dalam penulisan karya ilmiah ini berupa studi literatur yang dilakukan dengan pengumpulan jurnal-jurnal relevan dalam rentang waktu Januari hingga Maret 2023. Database yang digunakan berupa Google Scholar dan Pubmed. Berdasarkan 20 jurnal penelitian tahun 1991 hingga 2023, diketahui bahwa antihipertensi yang seringkali menimbulkan efek samping terhadap disfungsi ereksi ialah golongan diuretik dan golongan beta-blocker, kecuali nebivolol dan klonidin dengan mengubah aliran simpatis, mempengaruhi kontraksi otot polos korporal, serta mempengaruhi kadar hormon androgen. Berdasarkan hasil yang diperoleh, dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan antara penggunaan obat antihipertensi dengan disfungsi ereksi.

Jenis koleksi: Artikel jurnal
Informasi Tambahan: OAI: oai:ojs3.journal-jps.com:article/101 Source: https://journal-jps.com/new/index.php/jps/oai Rights: Copyright (c) 2023 Salman, Arline Rahmadianti Kusumawardhani, Eka Wulan Galuh Pratiwi, Mutiara Alfiah, Sepvia Putri S, Sofianti Hidayat; https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0 Bibliographic source: Journal of Pharmaceutical and Sciences; JPS Volume 6 Nomor 2 (2023); 464-469; Journal of Pharmaceutical and Sciences; JPS Volume 6 Nomor 2 (2023); 464-469; 2656-3088; 10.36490/journal-jps.com.v6i2
Pengguna yang Menyetor: Pengguna tanpa nama dengan email repo@utnd.ac.id
Tanggal Disetor: 10 Oktober 2026 22:29
Terakhir Dimodifikasi: 10 Oktober 2026 22:29
URI: http://utndrepository.utnd.ac.id/id/eprint/695

Tindakan (diperlukan login)

Lihat Barang
Lihat Barang