UNIVERSITAS TJUT NYAK DHIENRuang pengetahuan, terbuka untuk semua

REPOSITORY INSTITUSI

Stability Test and Irritation Test of Betel Leaf Extract Lotion with Triethanolamine Concentration Variations / Uji Stabilitas dan Uji Iritasi Lotion Esktrak Daun Sirih dengan Variasi Konsentrasi Trietanolamin

Nawangsari, Desy dan Prabandari, Rani dan Kurniasih, Khamdiyah indah (2023) Stability Test and Irritation Test of Betel Leaf Extract Lotion with Triethanolamine Concentration Variations / Uji Stabilitas dan Uji Iritasi Lotion Esktrak Daun Sirih dengan Variasi Konsentrasi Trietanolamin. Journal of Pharmaceutical and Sciences. hal. 370-380.

Teks lengkap tidak tersedia dari repositori ini.
URL resmi: https://journal-jps.com/new/index.php/jps/article/...

Abstrak

Triethanolamine is one of the many emulsifiers added to lotion preparations. Lotions that use triethanolamine tend to have good stability. However, the use of triethanolamine as an additive has a risk of causing irritation to the skin surface when used topically. Research on the use of betel leaf extract in topical products is known to have benefits as an antibacterial, anti-inflammatory and antioxidant. The purpose of this study was to determine the physical properties and irritant effects of betel leaf lotion using triethanolamine at a concentration of 2.5; 3 and 3.5%. The results showed that the lotion produced was homogeneous and had a thick liquid texture, spreadability was in the range of 5.37-5.83 cm, pH 7.17-7.4, adhesion 5.37-7.33 seconds and viscosity 2.312, 30 - 3,334.8 cP. The results of the stability test carried out using the cycling test method showed that the lotion preparation was stable during storage. The irritation test conducted proved that the triethanolamine used in the betel leaf extract lotion formulation did not show any irritation with a primary irritation index value of 0.0.

Trietanolamin merupakah salah satu emulgator yang banyak ditambahkan pada sediaan losion. Losion yang menggunanakan trietanolamin cenderung memiliki stabilitas yang baik. Namun penggunaan trietanolamin sebagai bahan tambahan memiliki resiko munculnya iritasi pada permukaan kulit saat digunakan secara topikal. Penelitian mengenai pemanfaatan ekstrak daun sirih dalam produk topikal diketahui memiliki manfaat sebagai antibakteri, antiinflamasi dan antioksidan. Tujuan penelitian ini mengetahui sifat fisik dan efek iritan losion esktrak daun sirih dengan penggunaan trietanolamin pada konsentrasi 2,5; 3 dan 3,5%. Hasil penelitian menunjukkan losion yang dihasilkan bersifat homogen dan tekstur cair kental, daya sebar berada pada rentang 5,37-5,83 cm, pH 7,17-7,4, daya lekat 5,37-7,33 detik dan viskositas 2.312,30 - 3.334,8 cP. Hasil pengujian stabilitas yang dilakukan dengan metode cycling test menunjukkan sediaan losion stabil selama penyimpanan. Pengujian iritasi yang dilakukan membuktikan trietanolamin yang digunakan dalam formulasi losion esktrak daun sirih tidak menunjukan adanya iritasi dengan nilai indeks iritasi primer 0,0.
 

Jenis koleksi: Artikel jurnal
Informasi Tambahan: OAI: oai:ojs3.journal-jps.com:article/100 Source: https://journal-jps.com/new/index.php/jps/oai Rights: Copyright (c) 2023 Desy Nawangsari, Rani Prabandari, Khamdiyah indah Kurniasih; https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0 Bibliographic source: Journal of Pharmaceutical and Sciences; JPS Volume 6 Nomor 2 (2023); 370-380; Journal of Pharmaceutical and Sciences; JPS Volume 6 Nomor 2 (2023); 370-380; 2656-3088; 10.36490/journal-jps.com.v6i2
Pengguna yang Menyetor: Pengguna tanpa nama dengan email repo@utnd.ac.id
Tanggal Disetor: 10 Oktober 2026 22:29
Terakhir Dimodifikasi: 10 Oktober 2026 22:29
URI: http://utndrepository.utnd.ac.id/id/eprint/694

Tindakan (diperlukan login)

Lihat Barang
Lihat Barang