UNIVERSITAS TJUT NYAK DHIENRuang pengetahuan, terbuka untuk semua

REPOSITORY INSTITUSI

Synthesis of Acetyl Vanillic Compounds via Vanillin and Its Role as an Analgesic Compound Component / Sintesis Senyawa Asetil Vanilat melalui Vanilin dan Peranannya Sebagai Komponen Senyawa Analgesik

Salman, Salman dan Ariyanto, Elvira Julia dan Anggraini, Shafira Intan dan Nafisa, Siti dan Windari, Welly (2023) Synthesis of Acetyl Vanillic Compounds via Vanillin and Its Role as an Analgesic Compound Component / Sintesis Senyawa Asetil Vanilat melalui Vanilin dan Peranannya Sebagai Komponen Senyawa Analgesik. Journal of Pharmaceutical and Sciences. hal. 358-364.

Teks lengkap tidak tersedia dari repositori ini.
URL resmi: https://journal-jps.com/new/index.php/jps/article/...

Abstrak

People in Indonesia are inseparable from pain such as pain. This pain disease is treated with analgesic drugs such as aspirin. Where in aspirin, the salicylate group is most widely used as an analgesic. Aspirin differs from other salicylic acid derivatives in that it has an acetyl group. It is this acetyl group that can inactivate cyclooxygenase, so this drug is called an NSAID. In the synthesis of acetyl vanillate from aspirin via vanillin, the aim is to obtain the synthesis of acetyl vanillic compounds. Vanillin oxidation was carried out using Tollens reagent (AgNO3). The results of the FTIR spectrum showed that there were differences in acetyl vanillic and vanillic acid compounds. Synthesis of acetyl vanillic is carried out by oxidizing vanillin to produce vanillic acid which is then carried out by acetylation of vanillic acid to form acetyl vanillic compounds. The resulting compounds were characterized using the FTIR spectrum and compared to their identification using HNMR. Identification using FTIR is better than HNMR because the carboxylic acid group appears compared to HNMR. HNMR is covered with a large peak of carboxylic groups in the proton environment.

Masyarakat di Indonesia tidak terlepas dari rasa sakit seperti nyeri. Penyakit nyeri inilah yang pada terapinya menggunakan obat - obatan analgesik seperti aspirin. Dimana pada aspirin, golongan salisilatnya paling banyak digunakan sebagai analgesik. Aspirin berbeda dengan turunan asam salisilat lainnya karena memiliki gugus asetil. Gugus asetil inilah yang nantinya mampu menginaktivasi siklooksigenase, sehingga obat ini disebut NSAID. Pada sintesis asetil vanilat dari aspirin melalui vanilin ini bertujuan untuk mendapatkan hasil sintesis senyawa asetil vanilat. Oksidasi vanilin dilakukan dengan menggunakan pereaksi Tollens (AgNO3). Hasil spektrum FTIR menunjukkan adanya perbedaan senyawa asetil vanilat dan asam vanilat. Sintesis asetil vanilat dilakukan dengan oksidasi vanilin sehingga menghasilkan asam vanilat yang selanjutnya dilakukan asetilasi asam vanilat sehingga terbentuk senyawa asetil vanilat. Senyawa yang dihasilkan dikarakterisasi menggunakan spektrum FTIR dan dibandingkan identifikasinya menggunakan HNMR. Identifikasi menggunakan FTIR lebih baik daripada HNMR karena gugus karboksilat asamnya muncul dibandingkan dengan HNMR. HNMR tertutup peak yang besar dari gugus karboksilat dalam lingkungan protonnya.

Jenis koleksi: Artikel jurnal
Informasi Tambahan: OAI: oai:ojs3.journal-jps.com:article/83 Source: https://journal-jps.com/new/index.php/jps/oai Rights: Copyright (c) 2023 Salman, elvira julia elvira julia, Shafira Intan Anggraini, Siti Nafisa, Welly Windari; https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0 Bibliographic source: Journal of Pharmaceutical and Sciences; JPS Volume 6 Nomor 2 (2023); 358-364; Journal of Pharmaceutical and Sciences; JPS Volume 6 Nomor 2 (2023); 358-364; 2656-3088; 10.36490/journal-jps.com.v6i2
Pengguna yang Menyetor: Pengguna tanpa nama dengan email repo@utnd.ac.id
Tanggal Disetor: 10 Oktober 2026 22:29
Terakhir Dimodifikasi: 10 Oktober 2026 22:29
URI: http://utndrepository.utnd.ac.id/id/eprint/685

Tindakan (diperlukan login)

Lihat Barang
Lihat Barang