UNIVERSITAS TJUT NYAK DHIENRuang pengetahuan, terbuka untuk semua

REPOSITORY INSTITUSI

Factors Influencing Nurses Behavior in Sorting Medical Waste in The Inpatient Room of Sundari Medan General Hospital / Faktor Yang Memengaruhi Perilaku Perawat Dalam Pemilahan Limbah Medis Di Ruang Rawat Inap Rumah Sakit Umum Sundari Medan

Rangkuti, Dyna Safitri Rakhelmi dan Tarigan, Andini Mentari dan Amelia, Tiwi (2023) Factors Influencing Nurses Behavior in Sorting Medical Waste in The Inpatient Room of Sundari Medan General Hospital / Faktor Yang Memengaruhi Perilaku Perawat Dalam Pemilahan Limbah Medis Di Ruang Rawat Inap Rumah Sakit Umum Sundari Medan. Journal of Pharmaceutical and Sciences. hal. 322-333.

Teks lengkap tidak tersedia dari repositori ini.
URL resmi: https://journal-jps.com/new/index.php/jps/article/...

Abstrak

Background; Sundari Hospital Medan generates 762kg of medical waste yearly, with the inpatient room producing the most. Nurses segregate medical waste, both infectious and non-infectious, in violation of the provisions; this is thought to be due to factors such as knowledge, years of service, attitudes, the availability of facilities, and the use of less stringent sanctions. Purpose; The study examined the factors influencing nurses' behavior when sorting medical waste. Method; This research employed a descriptive method with a cross-sectional approach. The population was 52 inpatient nurses; all were taken as study samples. A questionnaire was used to collect data. The data was analyzed using univariate, bivariate, and multivariate analysis and the chi-square test. Result; The results showed that knowledge of values (0.03<0.05), years of service (0.043<0.05), attitudes (0.035<0.05), availability of facilities (0.025<0.05), availability of information (0.032< 0.05), policy (0.018 <0.05), has an effect on behavior in sorting medical waste because it is smaller than 0.05. Educational factors (0.249 <0.05) have no effect. The most influential variable is the policy with the value of Sig. 0.018. Conclusion;  This study concluded that knowledge, years of service, attitudes, availability of facilities, information, and policies influence nurses' conduct when sorting medical waste. However, education has little effect. The policy was the most influential variable. The hospital should make and implement punishments for nurses who do not sort medical waste according to protocol; the hospital should arrange continual training/socialization, analyzes every month, and increase the number of medical waste sorting facilities.

Latar Belakang; Rumah Sakit Umum Sundari Medan setiap tahunnya menghasilkan 762kg limbah medis dan ruang rawat inap adalah tempat yang paling banyak menghasilkan limbah medis. Perawat melakukan pemilahan limbah medis baik infeksius maupun non infeksius belum sesuai ketentuan, hal itu diduga disebabkan oleh faktor pengetahuan, masa kerja, sikap, ketersediaan fasilitas serta penerapan sanksi yang kurang tegas. Tujuan; penelitian adalah untuk menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi perilaku perawat  dalam pemilahan limbah medis. Metode; Penelitian ini menggunakan metode deskriptif yang menggunakan pendekatan cross sectional. Populasi sebanyak 52 perawat rawat inap dan seluruhnya dijadikan sample penelitian. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner. Analisis data menggunakan analisis univariat, bivariat dan multivariat dengan uji chi-square. Hasil; penelitian menunjukkan faktor pengetahuan nilai (0,03<0,05), masa kerja (0,043<0,05), sikap (0,035<0,05), ketersediaan fasilitas (0,025<0,05), ketersediaan informasi (0,032<0,05), kebijakan (0,018<0,05), berpengaruh terhadap perilaku dalam pemilahan limbah medis karena lebih kecil dari 0,05, serta faktor pendidikan (0,249<0,05) tidak berpengaruh. Variabel yang paling berpengaruh adalah kebijakan dengan nilai Sig. 0,018. Kesimpulan; dalam penelitian ini bahwa pengetahuan, masa kerja, sikap, ketersediaan fasilitas, ketersediaan informasi, kebijakan berpengaruh terhadap perilaku perawat dalam pemilahan limbah medis sedangkan pendidikan tidak berpengaruh. Variabel yang paling berpengaruh adalah kebijakan. Saran untuk pihak rumah sakit agar membuat serta menerapkan sanksi terhadap perawat yang tidak melaksanakan pemilahan limbah medis sesuai dengan prosedur, rumah sakit menyelenggarakan pelatihan/sosialisasi secara berkelanjutan, mengevaluasi setiap bulannya serta menambah jumlah sarana prasarana pemilahan limbah medis.

Jenis koleksi: Artikel jurnal
Informasi Tambahan: OAI: oai:ojs3.journal-jps.com:article/71 Source: https://journal-jps.com/new/index.php/jps/oai Rights: Copyright (c) 2023 Dyna Safitri Rakhelmi Rangkuti, Andini Mentari Tarigan, Tiwi Amelia; https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0 Bibliographic source: Journal of Pharmaceutical and Sciences; JPS Volume 6 Nomor 1 (2023); 322-333; Journal of Pharmaceutical and Sciences; JPS Volume 6 Nomor 1 (2023); 322-333; 2656-3088; 10.36490/journal-jps.com.v6i1
Pengguna yang Menyetor: Pengguna tanpa nama dengan email repo@utnd.ac.id
Tanggal Disetor: 10 Oktober 2026 22:29
Terakhir Dimodifikasi: 10 Oktober 2026 22:29
URI: http://utndrepository.utnd.ac.id/id/eprint/676

Tindakan (diperlukan login)

Lihat Barang
Lihat Barang