UNIVERSITAS TJUT NYAK DHIENRuang pengetahuan, terbuka untuk semua

REPOSITORY INSTITUSI

Pengaruh Campuran Media Tanam Cocopeat dan Pupuk Kandang Sapi pada Tanah Subsoil serta Pemberian Ekstrak Rebung Bambu terhadap Pertumbuhan Tanaman Kakao (Theobroma cacao L.)

Jahniar, Siti (2025) Pengaruh Campuran Media Tanam Cocopeat dan Pupuk Kandang Sapi pada Tanah Subsoil serta Pemberian Ekstrak Rebung Bambu terhadap Pertumbuhan Tanaman Kakao (Theobroma cacao L.). Other thesis, Universitas Tjut Nyak Dhien.

[thumbnail of COVER.pdf] Text
COVER.pdf

Download (3MB)
[thumbnail of BAB I.pdf] Text
BAB I.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (281kB) | Request a copy
[thumbnail of BAB II.pdf] Text
BAB II.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (303kB) | Request a copy
[thumbnail of BAB III.pdf] Text
BAB III.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (307kB) | Request a copy
[thumbnail of BAB IV.pdf] Text
BAB IV.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (377kB) | Request a copy
[thumbnail of BAB V.pdf] Text
BAB V.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (123kB) | Request a copy
[thumbnail of DAFTAR PUSTAKA.pdf] Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (293kB)
[thumbnail of LAMPIRAN.pdf] Text
LAMPIRAN.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (607kB) | Request a copy

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan untuk mengetahui campuran cocopeat dan pupuk kandang sapi sebagai media tanam pada tanah subsoil, serta pemberian ekstrak rebung bambu, dapat memengaruhi pertumbuhan bibit tanaman kakao (Theobroma cacao Penelitian dilakukan di wilayah Medan Selayang, tepatnya di Jl. Bunga Terompet VI, pada ketinggian 30 meter di atas permukaan laut, dari bulan Desember 2024 hingga Maret 2025. Rancangan yang digunakan adalah Rancangan Acak Kelompok (RAK) secara faktorial, terdiri dari dua faktor perlakuan. Faktor pertama adalah campuran media tanam cocopeat (C) dengan tiga taraf, yaitu: tanpa cocopeat (CO), 25% cocopeat + 35% pupuk kandang sapi + 40% subsoil (C l), dan 50% cocopeat + 25% pupuk kandang sapi + 25% subsoil (€2). Faktor kedua adalah ekstrak rebung bambu (B) dengan tiga konsentrasi: tanpa ekstrak (BO), 20 ml/l air (Bl), dan 40 ml/l air (B2), sehingga diperoleh 9 kombinasi perlakuan yang masing-
masing diulang sebanyak tiga kali. Parameter yang diamati meliputi tinggi tanaman, diameter batang,jumlah daun, dan luas daun pada umur 4 hingga 12 minggu setelah tanam (MS T). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kombinasi cocopeat dan pupuk kandang sapi memberikan pengaruh yang signifikan terhadap luas daun, sementara
pada parameter tinggi tanaman, diameter batang, dan jumlah daun tidak menunjukkan pengaruh yang nyata. Pemberian ekstrak rebung bambu, baik dalam konsentrasi 20 ml/l maupun 40 ml/l, tidak memberikan dampak signifikan terhadap seluruh parameter yang diamati. Selain itu, tidak ditemukan interaksi yang signifikan antara kedua perlakuan terhadap pertumbuhan vegetatif awal bibit kakao.

Item Type: Thesis (Other)
Uncontrolled Keywords: kakao, cocopeat, pupuk kandang sapi, ekstrak rebung bambu, subsoil
Subjects: S Agriculture > S Agriculture (General)
S Agriculture > SB Plant culture
Divisions: Fakultas Sains dan Teknologi > Perkebunan
Depositing User: Unnamed user with email yola@utnd.ac.id
Date Deposited: 05 Oct 2026 03:55
Last Modified: 05 Oct 2026 03:55
URI: http://utndrepository.utnd.ac.id/id/eprint/608

Actions (login required)

View Item
View Item