Lase, Leorencius (2025) Pola Resistensi Antibiotika Pada Escherichia coli Yang Diisolasi Dari Ternak Ruminansia Di Sistem Agrosilvopastura, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara. Skripsi / Tugas akhir tesis, Universitas Tjut Nyak Dhien.
COVER.pdf
Unduh (291kB) | Pratinjau
BAB I.pdf
Terbatas pada Hanya staf repositori
Unduh (130kB) | Minta salinannya
BAB II.pdf
Terbatas pada Hanya staf repositori
Unduh (62kB) | Minta salinannya
BAB III.pdf
Terbatas pada Hanya staf repositori
Unduh (189kB) | Minta salinannya
BAB IV.pdf
Terbatas pada Hanya staf repositori
Unduh (301kB) | Minta salinannya
BAB V.pdf
Terbatas pada Hanya staf repositori
Unduh (8kB) | Minta salinannya
DAFTAR PUSTAKA.pdf
Unduh (147kB) | Pratinjau
LAMPIRAN.pdf
Terbatas pada Hanya staf repositori
Unduh (2MB) | Minta salinannya
Abstrak
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui prevalensi dan pola resistensi bakteri
Escherichia coli terhadap beberapa jenis antibiotik pada sampel feses sapi potong
dalam sistem agrosilvopastura di Kabupaten Langkat, Provinsi Sumatera Utara. Sampel yang digunakan terdiri dari 120 feses sapi, 23 feses satwa liar, dan 13 sampel limbah peternakan yang diambil dari enam kecamatan, yaitu Bahorok, Stabat, Selesai, Serapit, Kuala, serta Salapian. Isolasi dan identifikasi E. colidilakukan menggunakan metode kultur bakteri, dan uji resistensi dilakukan terhadap enam jenis antibiotik, yaitu ampisilin, tetrasiklin, gentamisin, siprofloxacin, kloramfenikol, dan streptomisin, menggunakan metode difusi cakram. Hasil penelitian menunjukkan bahwa prevalensi isolasi E. colidari seluruh sampel mencapai 29,40%, dengan prevalensi tertinggi berasal dari feses sapi (32%), diikuti oleh satwa liar (21,7%) dan limbah peternakan (15%). Uji resistensi menunjukkan bahwa antibiotik yang paling efektif terhadap isolat E. coliadalah gentamisin, siprofloxacin, dan kloramfenikol, sementara ampisilin dan tetrasiklin menunjukkan tingkat resistensi yang tinggi. Temuan ini mengindikasikan adanya potensi risiko penyebaran bakteri resisten di lingkungan peternakan serta pentingnya pengawasan penggunaan antibiotik dan peningkatan sanitasi untuk mencegah peningkatan resistensi antimikroba.
| Jenis koleksi: | Skripsi / Tesis / Disertasi (Skripsi / Tugas akhir) |
|---|---|
| Kata Kunci Tidak Terkendali: | Escherichia coli, prevalensi, resistensi antibiotik, agrosilvopastura, feses sapi, Kabupaten Langkat |
| Subjek: | S Pertanian > SF Peternakan |
| Divisi: | Fakultas Sains dan Teknologi > Peternakan |
| Pengguna yang Menyetor: | Pengguna tanpa nama dengan email yola@utnd.ac.id |
| Tanggal Disetor: | 29 Juli 2026 03:34 |
| Terakhir Dimodifikasi: | 29 Juli 2026 03:34 |
| URI: | http://utndrepository.utnd.ac.id/id/eprint/508 |

