Putri, Nurul Maulida (2024) Formulasi dan Uji Evaluasi Sediaan Hand Sanitizer sebagai Antibakteri dengan Penambahan Ekstrak Daun Binahong (Anredera cordifolia (Ten.) Steenis). Skripsi / Tugas akhir tesis, Universitas Tjut Nyak Dhien.
COVER.pdf
Unduh (1MB) | Pratinjau
BAB I.pdf
Terbatas pada Hanya staf repositori
Unduh (212kB) | Minta salinannya
BAB II.pdf
Terbatas pada Hanya staf repositori
Unduh (626kB) | Minta salinannya
BAB III.pdf
Terbatas pada Hanya staf repositori
Unduh (537kB) | Minta salinannya
BAB IV.pdf
Terbatas pada Hanya staf repositori
Unduh (513kB) | Minta salinannya
BAB V.pdf
Terbatas pada Hanya staf repositori
Unduh (203kB) | Minta salinannya
DAFTAR PUSTAKA.pdf
Unduh (462kB) | Pratinjau
LAMPIRAN.pdf
Terbatas pada Hanya staf repositori
Unduh (3MB) | Minta salinannya
Abstrak
Hand sanitizer adalah media yang sangat efektif untuk membersihkan atau menghilangkan bakteri di tangan penyebab timbulnya penyakit dari bakteri Staphylococcus aureus dan Escherichia coli. Daun binahong mengandung zat antibakteri yaitu tanin dan flavonoid yang dapat digunakan sebagai bahan sediaan hand sanitizer alami dengan cara ekstraksi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas ekstrak daun binahong sediaan hand sanitizer sebagai antibakteri dengan menggunakan pelarut etanol p.a.
Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental dan deskriptif terdiri dari ekstraksi dan skrining simplisia daun binahong, pemilihan formula dasar, formulasi modifikasi, uji evaluasi hand sanitizer daun binahong dan uji antibakteri.
Hasil rendemen simplisia daun binahong adalah 23,7 gram simplisia daun binahong. hasil skrining fitokimia simplisia mengandung senyawa kimia yaitu alkaloid, flavonoid, tanin, saponin, steroid. Hasil uji evaluasi sediaan hand sanitizer adalah ph F0 sebesar 5,4 , formula F1 5,5, formula F2 4,6 , dan formula F3 4,9. hasil uji evaluasi daya lekat pada formula F0 6 detik, formula F1 24 detik,
formula F2 21 detik dan formula F3 21 detik. hasil uji evaluasi daya sebar F0 6,1 cm, formula F1 6,7 cm, formulai F2 7 cm, formula F3 5,9 cm . Berdasarkan pengujian kesukaan sediaan daun binahong hand sanitizer paling banyak disuka pada formula F3. Hasil uji aktivitas zona hambat terhadap bakteri Escherichia coli yang terbesar dimiliki oleh formula F3 dengan daya hambat sebesar 18,75 mm sedangkan evaluasi daya hambat bakteri Staphylococcus aureus dimiliki oleh formula F1 dengan daya hambat sebesar 15,73 mm dimana pada pengujian antibakteri dapat dikatakan “aktif” berdasarkan semua pengujian evaluasi pada sediaan hand sanitizer memenuhi persyaratan berdasarkan SNI.
| Jenis koleksi: | Skripsi / Tesis / Disertasi (Skripsi / Tugas akhir) |
|---|---|
| Kata Kunci Tidak Terkendali: | daun binahong, hand sanitizer, uji evaluasi, skrining fitokimia, uji antibakteri Esherchia coli dan Stapylococcus aureus. |
| Subjek: | R Kedokteran > RS Farmasi dan Materia Medika |
| Divisi: | Fakultas Farmasi dan Kesehatan > Farmasi |
| Pengguna yang Menyetor: | Pengguna tanpa nama dengan email yola@utnd.ac.id |
| Tanggal Disetor: | 24 Oktober 2025 08:33 |
| Terakhir Dimodifikasi: | 24 Oktober 2025 08:33 |
| URI: | http://utndrepository.utnd.ac.id/id/eprint/440 |

