Amalia, Amalia dan Ismiyati, Nur dan Illian, Didi Nurhadi dan Setiawati, Agustina dan Hermawan, Adam (2026) Global Research Trends in Three-Dimensional Breast Cancer Models: A Bibliometric Analysis (2007–2025) / Tren Penelitian Global dalam Model Kanker Payudara Tiga Dimensi: Analisis Bibliometrik (2007–2025). Journal of Pharmaceutical and Sciences. hal. 2786-2800.
Teks lengkap tidak tersedia dari repositori ini.Abstrak
Background: Three-dimensional (3D) culture models have emerged as a promising preclinical platform for breast cancer research because they better mimic the tumor microenvironment (TME) of conventional two-dimensional cultures. With advances in tissue engineering, research related to 3D models has grown rapidly, necessitating a comprehensive evaluation of global research trends. Methods: A bibliometric analysis was performed using the Scopus database covering publications from 2007 to 2025, and only original research articles were included. Bibliometric indicators, including annual scientific output, leading countries, institutions, authors, journals, highly cited publications and collaboration patterns, were analyzed using Biblioshiny (R package), while keyword co-occurrence and temporal evolution were visualized using VOSviewer. Results: A total of 207 research articles published by 1,245 authors were analyzed. Scientific output showed a consistent annual growth rate of 13.32%, reflecting the increasing global interest in 3D breast cancer modeling. The United States was the leading contributor in publication productivity and scientific impact, while Biomaterials was the most productive journal. Highly cited publications predominantly focused on advanced tissue engineering technologies, including bioprinting, hydrogels, extracellular matrix engineering and microfluidics. Keyword co-occurrence analysis identified seven thematic clusters, while overlay visualization revealed a shift in research from conventional 3D cell culture toward more advanced tissue engineering approaches, particularly in biomaterials, tumor microenvironment reconstruction, drug screening and precision medicine. Conclusion: Research on 3D breast cancer models has evolved into a multidisciplinary field driven by tissue engineering innovations. This study provides a comprehensive knowledge map of the field, highlights emerging research directions and offers valuable guidance for future interdisciplinary collaborations and the development of physiologically relevant in vitro breast cancer models.
Latar belakang: Model kultur tiga dimensi (3D) telah muncul sebagai platform praklinis yang menjanjikan untuk penelitian kanker payudara karena model ini lebih baik dalam meniru lingkungan mikro tumor (TME) kultur dua dimensi konvensional. Seiring dengan kemajuan dalam rekayasa jaringan, penelitian terkait model 3D telah berkembang pesat, sehingga memerlukan evaluasi komprehensif terhadap tren penelitian global. Metode: Analisis bibliometrik dilakukan menggunakan basis data Scopus yang mencakup publikasi dari tahun 2007 hingga 2025, dan hanya menyertakan artikel penelitian asli. Indikator bibliometrik, termasuk produksi ilmiah tahunan, negara-negara terkemuka, institusi, penulis, jurnal, publikasi yang banyak dikutip dan pola kolaborasi, dianalisis menggunakan Biblioshiny (R packet), sementara kemunculan bersama kata kunci dan evolusi temporal divisualisasikan menggunakan VOSviewer. Hasil: Sebanyak 207 artikel penelitian yang diterbitkan oleh 1.245 penulis dianalisis. Produksi ilmiah menunjukkan tingkat pertumbuhan tahunan yang konsisten sebesar 13,32%, yang mencerminkan peningkatan minat global pada pemodelan kanker payudara tiga dimensi. Amerika Serikat merupakan kontributor utama dalam produktivitas publikasi dan dampak ilmiah, sedangkan Biomaterials adalah jurnal yang paling produktif. Publikasi yang banyak dikutip sebagian besar berfokus pada teknologi rekayasa jaringan tingkat lanjut, termasuk bioprinting, hidrogel, rekayasa matriks ekstraseluler dan mikrofluida. Analisis co-occurence kata kunci mengidentifikasi tujuh klaster tematik, sementara visualisasi overlay mengungkapkan pergeseran penelitian dari kultur sel 3D konvensional menuju pendekatan rekayasa jaringan yang lebih canggih, khususnya pada aspek biomaterial, rekonstruksi lingkungan mikro tumor, skrining obat dan pengobatan presisi. Kesimpulan: Penelitian tentang model kanker payudara 3D telah berkembang menjadi bidang multidisiplin yang didorong oleh inovasi rekayasa jaringan. Studi ini memberikan peta pengetahuan komprehensif tentang bidang ini, menyoroti arah penelitian yang muncul dan menawarkan panduan berharga untuk kolaborasi interdisipliner di masa depan dan pengembangan model kanker payudara in vitro yang relevan secara fisiologis.
| Jenis koleksi: | Artikel jurnal |
|---|---|
| Informasi Tambahan: | OAI: oai:ojs3.journal-jps.com:article/1782 Source: https://journal-jps.com/new/index.php/jps/oai Rights: Copyright (c) 2026 Amalia Amalia , Nur Ismiyati , Didi Nurhadi Illian , Agustina Setiawati , Adam Hermawan ; https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0 Bibliographic source: Journal of Pharmaceutical and Sciences; JPS Volume 9 Nomor 3 (2026); 2786-2800; Journal of Pharmaceutical and Sciences; JPS Volume 9 Nomor 3 (2026); 2786-2800; 2656-3088; 10.36490/journal-jps.com.v9i3 |
| Pengguna yang Menyetor: | Pengguna tanpa nama dengan email repo@utnd.ac.id |
| Tanggal Disetor: | 10 Oktober 2026 22:26 |
| Terakhir Dimodifikasi: | 10 Oktober 2026 22:26 |
| URI: | http://utndrepository.utnd.ac.id/id/eprint/1509 |

