Syahbuddin, Syahbuddin dan Yusnita, Yunita dan Luciana, Lisma dan Rozi, T. Khairul dan Yulidar, Yulidar dan Husna, Analia (2026) Medication-Use Evaluation among Older Adults with Rheumatoid Arthritis in Lameue Village / Evaluasi Penggunaan Obat pada Lansia dengan Rheumatoid Arthritis di Desa Lameue. Journal of Pharmaceutical and Sciences. hal. 2523-2531.
Teks lengkap tidak tersedia dari repositori ini.Abstrak
Background: Rational medicine use is particularly important in older adults with rheumatoid arthritis (RA), who may face complex regimens, multimorbidity, and a greater risk of adverse drug events. Objective: To evaluate self-reported medication use and examine its associations with knowledge, adherence, and perceived clinical improvement among older adults with RA in Lameue Village, Pidie Regency. Methods: This cross-sectional correlational study included all 45 eligible older adults with RA in the study population (total sampling). Data were collected using a questionnaire reported as valid and reliable. Categorical variables were summarized as frequencies and percentages, and associations were explored using Pearson's chi-square test at a 5% significance level. Results: Medication-use evaluation was predominantly moderate (62.2%). Knowledge was poor in 40.0% of respondents; adherence was good in 35.6%, moderate in 28.9%, and poor in 35.6%. Perceived clinical improvement was moderate in 53.3%. Knowledge (p=0.002), adherence (p=0.024), and perceived clinical improvement (p<0.001) were associated with medication-use evaluation. Several expected cell counts were below five; therefore, the results should be interpreted as exploratory. Conclusion: Knowledge and adherence were associated with better self-reported medication-use evaluation. Structured education, caregiver involvement, medication review, and follow-up may support safer medicine use, but causal and clinical effectiveness claims require confirmation using validated outcomes and robust analyses.
Latar belakang: Penggunaan obat secara rasional sangat penting pada lansia dengan rheumatoid arthritis (RA) karena regimen terapi yang kompleks, multimorbiditas, dan risiko kejadian obat yang tidak diinginkan. Tujuan: Mengevaluasi penggunaan obat yang dilaporkan responden serta menganalisis hubungannya dengan pengetahuan, kepatuhan, dan perbaikan klinis yang dirasakan pada lansia dengan RA di Desa Lameue, Kabupaten Pidie. Metode: Penelitian korelasional potong lintang ini melibatkan seluruh 45 lansia dengan RA pada populasi penelitian (total sampling). Data dikumpulkan menggunakan kuesioner yang dilaporkan valid dan reliabel. Data kategorik disajikan sebagai frekuensi dan persentase; hubungan antarvariabel dieksplorasi menggunakan uji chi-kuadrat Pearson pada taraf signifikansi 5%. Hasil: Evaluasi penggunaan obat paling banyak berada pada kategori sedang (62,2%). Pengetahuan kurang ditemukan pada 40,0% responden; kepatuhan baik, cukup, dan kurang masing-masing 35,6%, 28,9%, dan 35,6%. Perbaikan klinis yang dirasakan paling banyak berkategori cukup (53,3%). Pengetahuan (p=0,002), kepatuhan (p=0,024), dan perbaikan klinis yang dirasakan (p<0,001) berhubungan dengan evaluasi penggunaan obat. Karena beberapa frekuensi harapan kurang dari lima, hasil perlu ditafsirkan sebagai temuan eksploratif. Kesimpulan: Pengetahuan dan kepatuhan berhubungan dengan evaluasi penggunaan obat yang lebih baik. Edukasi terstruktur, keterlibatan pendamping, telaah obat, dan tindak lanjut berpotensi mendukung penggunaan obat yang lebih aman, tetapi hubungan sebab-akibat dan efektivitas klinis memerlukan konfirmasi dengan luaran tervalidasi dan analisis yang lebih kuat.
| Jenis koleksi: | Artikel jurnal |
|---|---|
| Informasi Tambahan: | OAI: oai:ojs3.journal-jps.com:article/1776 Source: https://journal-jps.com/new/index.php/jps/oai Rights: Copyright (c) 2026 Syahbuddin , Yusnita, Lisma Luciana , T. Khairul Rozi , Yulidar, Analia Husna ; https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0 Bibliographic source: Journal of Pharmaceutical and Sciences; JPS Volume 9 Nomor 3 (2026); 2523-2531; Journal of Pharmaceutical and Sciences; JPS Volume 9 Nomor 3 (2026); 2523-2531; 2656-3088; 10.36490/journal-jps.com.v9i3 |
| Pengguna yang Menyetor: | Pengguna tanpa nama dengan email repo@utnd.ac.id |
| Tanggal Disetor: | 10 Oktober 2026 22:26 |
| Terakhir Dimodifikasi: | 10 Oktober 2026 22:26 |
| URI: | http://utndrepository.utnd.ac.id/id/eprint/1507 |

