UNIVERSITAS TJUT NYAK DHIENRuang pengetahuan, terbuka untuk semua

REPOSITORY INSTITUSI

Formulation and Physical Characterization of Nanopropolis (Trigona sp.) Hydrogel Acne Patch from Balikpapan / Formulasi dan Uji Karakteristik Fisik Sediaan Hidrogel Acne Patch Nanopropolis (Trigona sp.) Asal Balikpapan

Kurniawati, Cahyani Rizki dan Umar, Rofidah Nur dan Sapri, Sapri (2026) Formulation and Physical Characterization of Nanopropolis (Trigona sp.) Hydrogel Acne Patch from Balikpapan / Formulasi dan Uji Karakteristik Fisik Sediaan Hidrogel Acne Patch Nanopropolis (Trigona sp.) Asal Balikpapan. Journal of Pharmaceutical and Sciences. hal. 3073-3081.

Teks lengkap tidak tersedia dari repositori ini.
URL resmi: https://journal-jps.com/new/index.php/jps/article/...

Abstrak

Acne vulgaris is a common skin disorder with a high prevalence among adolescents and young adults. Long-term use of topical antibiotics may contribute to antimicrobial resistance, highlighting the need for alternative topical agents such as propolis. This study aimed to formulate and evaluate the physical characteristics of a hydrogel acne patch containing nanopropolis (Trigona sp.) from Balikpapan. Propolis nanoemulsion was prepared using a self-nanoemulsifying approach and incorporated into four formulations: F0 (base control), F1 (nanoemulsion control), F2 (2.5% nanopropolis), and F3 (5% nanopropolis), using an HPMC-based solvent-casting method. Evaluations included organoleptic properties, folding endurance, thickness, weight uniformity, pH, and moisture absorption. The nanoemulsion showed a mean transmittance of 96.97 ± 0.34%, while all patch formulations had folding endurance >1000 folds, thickness of 0.405–0.494 mm, weight coefficient of variation <5%, pH of 6.26–6.32, and moisture absorption of 6.82–9.56%. All formulations met the predefined physical quality criteria. Formulations containing nanopropolis showed an increase in thickness, mean weight, and moisture absorption, while pH remained within the physiological range of skin. These findings indicate that Trigona sp. nanopropolis can be incorporated into an HPMC-based hydrogel acne patch with acceptable physical characteristics for further topical development.

Jerawat (acne vulgaris) merupakan kelainan kulit yang umum, terutama pada remaja dan dewasa muda. Penggunaan antibiotik topikal dalam jangka panjang dapat meningkatkan risiko resistensi antimikroba sehingga diperlukan alternatif terapi topikal, salah satunya propolis. Penelitian ini bertujuan memformulasikan dan mengevaluasi karakteristik fisik sediaan hidrogel acne patch yang mengandung nanopropolis (Trigona sp.) asal Balikpapan. Nanoemulsi propolis dibuat menggunakan pendekatan self-nanoemulsifying dan diformulasikan ke dalam empat formula, yaitu F0 (kontrol basis), F1 (kontrol nanoemulsi), F2 (nanopropolis 2,5%), dan F3 (nanopropolis 5%) dengan metode solvent casting berbasis HPMC. Evaluasi meliputi uji organoleptik, daya lipat, ketebalan, keseragaman bobot, pH, dan penyerapan kelembapan. Nanoemulsi memiliki nilai transmitan rata-rata 96,97 ± 0,34%. Seluruh formula menunjukkan daya lipat >1000 kali, ketebalan 0,405–0,494 mm, koefisien variasi bobot <5%, pH 6,26–6,32, dan penyerapan kelembapan 6,82–9,56%. Seluruh formula memenuhi kriteria mutu fisik yang ditetapkan. Penambahan nanopropolis menunjukkan kecenderungan peningkatan ketebalan, bobot rata-rata, dan penyerapan kelembapan, sedangkan pH tetap berada dalam rentang fisiologis kulit. Hasil ini menunjukkan bahwa nanopropolis Trigona sp. dapat diformulasikan ke dalam hidrogel acne patch berbasis HPMC dengan karakteristik fisik yang memenuhi persyaratan untuk dikembangkan lebih lanjut sebagai sediaan topikal.

Jenis koleksi: Artikel jurnal
Informasi Tambahan: OAI: oai:ojs3.journal-jps.com:article/1759 Source: https://journal-jps.com/new/index.php/jps/oai Rights: Copyright (c) 2026 Cahyani Rizki Kurniawati , Rofidah Nur Umar , Sapri; https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0 Bibliographic source: Journal of Pharmaceutical and Sciences; JPS Volume 9 Nomor 3 (2026); 3073-3081; Journal of Pharmaceutical and Sciences; JPS Volume 9 Nomor 3 (2026); 3073-3081; 2656-3088; 10.36490/journal-jps.com.v9i3
Pengguna yang Menyetor: Pengguna tanpa nama dengan email repo@utnd.ac.id
Tanggal Disetor: 10 Oktober 2026 22:26
Terakhir Dimodifikasi: 10 Oktober 2026 22:26
URI: http://utndrepository.utnd.ac.id/id/eprint/1502

Tindakan (diperlukan login)

Lihat Barang
Lihat Barang