Putri, Diah Kartika dan Jelita, Salsabila dan Suswidiantoro, Vicko dan Hardono, Hardono (2026) Dominant Factors Influencing the Quality of Life of Chronic Kidney Failure Patients Undergoing Hemodialysis / Faktor-Faktor Dominan yang Memengaruhi Kualitas Hidup Pasien Gagal Ginjal Kronis yang Menjalani Hemodialisis. Journal of Pharmaceutical and Sciences. hal. 2175-2183.
Teks lengkap tidak tersedia dari repositori ini.Abstrak
Patients with Chronic Kidney Disease (CKD) undergoing hemodialysis experience various physical, psychological, and social disturbances that negatively impact their quality of life. While hemodialysis sustains life, this study aimed to identify respondent characteristics and analyze the influence of age, gender, education, occupation, hemodialysis frequency, and duration of hemodialysis on the quality of life of CKD patients undergoing the procedure, as well as to determine the most dominant factor influencing their quality of life. A non-experimental research design with a cross-sectional approach was employed. The study involved 65 respondents selected via purposive sampling and was conducted at the Hemodialysis Unit in February 2026. Data were collected using the KDQOL-SF 36 questionnaire and analyzed using Pearson Correlation, Independent T-test, One-Way ANOVA, and Multiple Linear Regression. Bivariate analysis results indicated that age (p=0,004), occupation (p=0,005), and duration of hemodialysis (p=0,014) were significantly associated with the quality of life of CKD patients, whereas gender (p=0,656) and education level (p=0,117) showed no significant association. Multivariate analysis revealed that the duration of hemodialysis was the most dominant factor influencing patients' quality of life (β=6,781; p=0,028), with the model explaining 25% of the variation in quality of life (R²=0,25). Thus, the duration of hemodialysis is the dominant factor affecting the quality of life of CKD patients; the longer patients undergo hemodialysis therapy, the better their ability to adapt to the disease and treatment, leading to a tendency for improved quality of life.
Pasien Penyakit Ginjal Kronis yang menjalani hemodialisis mengalami berbagai gangguan fisik, psikologis, dan sosial yang berdampak pada penurunan kualitas hidup. Hemodialisis dapat mempertahankan kelangsungan hidup. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik responden serta menganalisis pengaruh usia, jenis kelamin, pendidikan, pekerjaan, frekuensi hemodialisis, dan lama hemodialisis terhadap kualitas hidup pasien Penyakit Ginjal Kronis yang menjalani hemodialisis, serta menentukan faktor yang paling dominan memengaruhi kualitas hidup pasien. Metode dalam penelitian ini menggunakan desain penelitian non eksperimental serta pendekatan cross-sectional. Jumlah sampel sebanyak 65 responden, teknik sampel menggunakan purposive sampling. Penelitian ini dilakukan di Unit Hemodialisa, pada bulan Februari 2026. Instrumen yang digunakan berupa kuesioner KDQOL SF 36. Analisa data pada penelitian ini menggunakan Pearson Correlation, Independent T-test, One-Way ANOVA dan Uji Regresi Linear Berganda. Hasil Analisis bivariat menunjukkan bahwa usia (p=0,004), pekerjaan (p=0,005), dan lama menjalani hemodialisis (p=0,014) berhubungan signifikan dengan kualitas hidup pasien Penyakit Ginjal Kronis, sedangkan jenis kelamin (p=0,656) dan tingkat pendidikan (p=0,117) tidak menunjukkan hubungan yang signifikan. Hasil analisis multivariat menunjukkan bahwa lama menjalani hemodialisis merupakan faktor yang paling dominan memengaruhi kualitas hidup pasien (β=6,781; p=0,028), dengan model mampu menjelaskan 25% variasi kualitas hidup (R²=0,25). Lama menjalani hemodialisis merupakan faktor dominan yang memengaruhi kualitas hidup pasien Penyakit Ginjal Kronis. Semakin lama pasien menjalani terapi hemodialisis, semakin baik kemampuan adaptasi terhadap kondisi penyakit dan terapi sehingga kualitas hidup cenderung meningkat.
| Jenis koleksi: | Artikel jurnal |
|---|---|
| Informasi Tambahan: | OAI: oai:ojs3.journal-jps.com:article/1754 Source: https://journal-jps.com/new/index.php/jps/oai Rights: Copyright (c) 2026 Diah Kartika Putri , Salsabila Jelita , Vicko Suswidiantoro , Hardono; https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0 Bibliographic source: Journal of Pharmaceutical and Sciences; JPS Volume 9 Nomor 3 (2026); 2175-2183; Journal of Pharmaceutical and Sciences; JPS Volume 9 Nomor 3 (2026); 2175-2183; 2656-3088; 10.36490/journal-jps.com.v9i3 |
| Pengguna yang Menyetor: | Pengguna tanpa nama dengan email repo@utnd.ac.id |
| Tanggal Disetor: | 10 Oktober 2026 22:26 |
| Terakhir Dimodifikasi: | 10 Oktober 2026 22:26 |
| URI: | http://utndrepository.utnd.ac.id/id/eprint/1501 |

