Effendi, Muhammad Dzaky Sayyid dan Sefa, Lino dan Kasuma, Nila (2026) Effect of Immediate Toothbrush Replacement Following Scaling and Root Planing on Salivary Streptococcus sanguinis Levels in Gingivitis Patients / Pengaruh Penggantian Sikat Gigi Segera Setelah Scaling and Root Planing terhadap Kadar Streptococcus sanguinis Saliva pada Pasien Gingivitis. Journal of Pharmaceutical and Sciences. hal. 2339-2348.
Teks lengkap tidak tersedia dari repositori ini.Abstrak
Gingivitis is an inflammatory condition associated with microbial biofilm accumulation. Scaling and root planing (SRP) is an effective therapy for reducing microbial load; however, bacterial recolonization may occur after treatment. This study aimed to evaluate the effect of toothbrush replacement as an adjunctive home-care intervention after SRP on salivary Streptococcus sanguinis levels in patients with gingivitis. This experimental study used a pretest–posttest intervention design involving 36 gingivitis patients divided into control and intervention groups (18 subjects each). All participants received SRP, while the intervention group received a new toothbrush after SRP. Clinical parameters, including Gingival Index (GI) and Oral Hygiene Index-Simplified (OHI-S), and salivary S. sanguinis levels were evaluated before and after intervention. Saliva samples were analyzed using quantitative real-time polymerase chain reaction (qPCR). Both groups showed significant improvements in GI and OHI-S after SRP (p < 0.001). The mean salivary S. sanguinis level in the control group decreased from 4.94 ± 0.13 to 4.93 ± 0.12 (Δ -0.01; p = 0.863), while the intervention group decreased from 4.83 ± 0.23 to 4.76 ± 0.14 (Δ -0.07; p = 0.367). Post-intervention analysis demonstrated a significantly lower S. sanguinis level in the toothbrush replacement group compared with the control group (4.76 ± 0.14 vs. 4.93 ± 0.12; mean difference = 0.16; 95% CI: 0.07–0.26; p = 0.001). Toothbrush replacement following SRP may provide additional benefits in controlling microbial colonization and supporting periodontal health maintenance in patients with gingivitis.
Gingivitis merupakan kondisi inflamasi yang berhubungan dengan akumulasi biofilm mikroba. Scaling and root planing (SRP) merupakan terapi utama untuk mengurangi beban mikroba, namun kolonisasi ulang bakteri dapat terjadi setelah perawatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh penggantian sikat gigi sebagai intervensi tambahan perawatan mandiri setelah SRP terhadap kadar Streptococcus sanguinis saliva pada pasien gingivitis. Penelitian eksperimental dengan desain pretest–posttest intervention study dilakukan pada 36 pasien gingivitis yang dibagi menjadi kelompok kontrol dan intervensi (masing-masing 18 subjek). Seluruh subjek mendapatkan terapi SRP, sedangkan kelompok intervensi diberikan sikat gigi baru setelah SRP. Pemeriksaan Streptococcus sanguinis saliva dilakukan menggunakan metode quantitative real-time polymerase chain reaction (qPCR), serta evaluasi klinis menggunakan Gingival Index (GI) dan Oral Hygiene Index-Simplified (OHI-S). Hasil penelitian menunjukkan penurunan signifikan nilai GI dan OHI-S pada kedua kelompok setelah SRP (p < 0,001). Jumlah S. sanguinis pada kelompok kontrol menurun dari 4,94 ± 0,13 menjadi 4,93 ± 0,12 (Δ -0,01; p = 0,863), sedangkan kelompok intervensi menurun dari 4,83 ± 0,23 menjadi 4,76 ± 0,14 (Δ -0,07; p = 0,367). Perbandingan pascaintervensi menunjukkan jumlah S. sanguinis lebih rendah pada kelompok penggantian sikat gigi dibandingkan kontrol (4.76 ± 0.14 vs. 4.93 ± 0.12; mean difference = 0.16; 95% CI: 0.07–0.26; p = 0.001). Penggantian sikat gigi setelah SRP berpotensi menjadi intervensi pendukung dalam perawatan gingivitis dengan memberikan efek tambahan terhadap pengendalian kolonisasi mikroba dan pemeliharaan kesehatan periodontal.
| Jenis koleksi: | Artikel jurnal |
|---|---|
| Informasi Tambahan: | OAI: oai:ojs3.journal-jps.com:article/1732 Source: https://journal-jps.com/new/index.php/jps/oai Rights: Copyright (c) 2026 Muhammad Dzaky Sayyid Effendi , Lino Sefa , Nila Kasuma ; https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0 Bibliographic source: Journal of Pharmaceutical and Sciences; JPS Volume 9 Nomor 3 (2026); 2339-2348; Journal of Pharmaceutical and Sciences; JPS Volume 9 Nomor 3 (2026); 2339-2348; 2656-3088; 10.36490/journal-jps.com.v9i3 |
| Pengguna yang Menyetor: | Pengguna tanpa nama dengan email repo@utnd.ac.id |
| Tanggal Disetor: | 10 Oktober 2026 22:26 |
| Terakhir Dimodifikasi: | 10 Oktober 2026 22:26 |
| URI: | http://utndrepository.utnd.ac.id/id/eprint/1493 |

