UNIVERSITAS TJUT NYAK DHIENRuang pengetahuan, terbuka untuk semua

REPOSITORY INSTITUSI

Formulation and Evaluation of Lipstick Preparations with Hibiscus Flower Extract (Hibiscus rosa-sinensis L.) as a Natural Colourant / Formulasi dan Evaluasi Sediaan Lipstik Ekstrak Bunga Kembang Sepatu (Hibiscus rosa-sinensis L.) Sebagai Pewarna Alami

Safriana, Safriana dan Sirait, Tri Susanti dan Apriani, Aida dan Fachrunniza, Yunda dan Rizki, Muhammad (2026) Formulation and Evaluation of Lipstick Preparations with Hibiscus Flower Extract (Hibiscus rosa-sinensis L.) as a Natural Colourant / Formulasi dan Evaluasi Sediaan Lipstik Ekstrak Bunga Kembang Sepatu (Hibiscus rosa-sinensis L.) Sebagai Pewarna Alami. Journal of Pharmaceutical and Sciences. hal. 2465-2472.

Teks lengkap tidak tersedia dari repositori ini.
URL resmi: https://journal-jps.com/new/index.php/jps/article/...

Abstrak

Synthetic dyes in decorative cosmetics remain a safety concern when prohibited colourants are used in products that are applied repeatedly to the lips. Hibiscus flower (Hibiscus rosa-sinensis L.) contains anthocyanins that can provide red to purple hues. This preliminary laboratory study prepared solid lipsticks containing 0%, 3%, 6%, 9%, and 12% hibiscus flower extract and evaluated organoleptic characteristics, approximate pH, short-term room-temperature stability, acute irritation response, and descriptive consumer preference. Dried flower powder underwent two-stage maceration with citric-acidified 96% ethanol, and the concentrated extract was incorporated into a wax-lipid base. The sticks weighed 3- 3.5 g and were easy to apply. The extract-free formula was colourless, while extract-containing formulas produced bright pink to dark red shades. No visible changes in shape, colour, or odour were observed during 30 days of room-temperature storage. All formulas showed an approximate pH of 5 by indicator paper and caused no redness, itching, or oedema in 10 volunteers during a 30-minute preliminary acute irritation screening. The 12% formula had the highest aggregate hedonic score, but statistical superiority could not be determined because panellist-level raw data were unavailable. These findings provide preliminary formulation evidence. Interpretation remains limited by non-identical base compositions, visual colour assessment, non-instrumental pH measurement, and the absence of anthocyanin quantification and accelerated stability testing.

Pewarna sintetis pada kosmetik dekoratif masih menjadi isu keamanan apabila bahan pewarna terlarang digunakan pada produk yang diaplikasikan berulang kali pada bibir. Bunga kembang sepatu (Hibiscus rosa-sinensis L.) mengandung antosianin yang dapat menghasilkan warna merah hingga ungu. Penelitian laboratorium pendahuluan ini membuat lipstik batang yang mengandung ekstrak bunga kembang sepatu sebesar 0%, 3%, 6%, 9%, dan 12%, kemudian mengevaluasi karakteristik organoleptik, pH perkiraan, stabilitas jangka pendek pada suhu kamar, respons iritasi akut, serta tingkat kesukaan secara deskriptif. Serbuk bunga dimaserasi dalam dua tahap menggunakan etanol 96% yang diasamkan dengan asam sitrat, lalu ekstrak kental dimasukkan ke dalam basis lilin-lemak. Lipstik yang dihasilkan berbobot 3-3,5 g dan mudah dioleskan. Formula tanpa ekstrak tidak berwarna, sedangkan formula yang mengandung ekstrak menghasilkan warna merah muda terang hingga merah gelap. Tidak ditemukan perubahan visual pada bentuk, warna, atau bau selama penyimpanan selama 30 hari pada suhu kamar. Seluruh formula menunjukkan pH perkiraan 5 berdasarkan kertas indikator dan tidak menimbulkan kemerahan, gatal, atau edema pada 10 sukarelawan selama skrining iritasi akut awal selama 30 menit. Formula 12% memperoleh skor hedonik agregat tertinggi, tetapi keunggulan statistik tidak dapat ditentukan karena data mentah dari setiap panelis tidak tersedia. Hasil ini memberikan bukti atas formulasi awal. Interpretasi hasil dibatasi oleh komposisi basis yang tidak identik, penilaian warna secara visual, pengukuran pH noninstrumental, serta belum adanya pengukuran kadar antosianin dan uji stabilitas yang dipercepat.

Jenis koleksi: Artikel jurnal
Informasi Tambahan: OAI: oai:ojs3.journal-jps.com:article/1730 Source: https://journal-jps.com/new/index.php/jps/oai Rights: Copyright (c) 2026 Safriana Safriana, Tri Susanti Sirait, Aida Apriani, Yunda Fachrunniza, Muhammad Rizki; https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0 Bibliographic source: Journal of Pharmaceutical and Sciences; JPS Volume 9 Nomor 3 (2026); 2465-2472; Journal of Pharmaceutical and Sciences; JPS Volume 9 Nomor 3 (2026); 2465-2472; 2656-3088; 10.36490/journal-jps.com.v9i3
Pengguna yang Menyetor: Pengguna tanpa nama dengan email repo@utnd.ac.id
Tanggal Disetor: 10 Oktober 2026 22:26
Terakhir Dimodifikasi: 10 Oktober 2026 22:26
URI: http://utndrepository.utnd.ac.id/id/eprint/1492

Tindakan (diperlukan login)

Lihat Barang
Lihat Barang