UNIVERSITAS TJUT NYAK DHIENRuang pengetahuan, terbuka untuk semua

REPOSITORY INSTITUSI

Prevalence, Profile, and Treatment Outcomes of Tuberculosis-Human Immunodeficiency Virus Coinfection at a Referral Hospital in Surakarta / Prevalensi, Profil, dan Outcome Koinfeksi Tuberkulosis-Human Immunodeficiency Virus di Salah Satu Rumah Sakit Rujukan Surakarta

Nihaya, Aliya Ully dan Cholisoh, Zakky (2026) Prevalence, Profile, and Treatment Outcomes of Tuberculosis-Human Immunodeficiency Virus Coinfection at a Referral Hospital in Surakarta / Prevalensi, Profil, dan Outcome Koinfeksi Tuberkulosis-Human Immunodeficiency Virus di Salah Satu Rumah Sakit Rujukan Surakarta. Journal of Pharmaceutical and Sciences. hal. 2080-2089.

Teks lengkap tidak tersedia dari repositori ini.
URL resmi: https://journal-jps.com/new/index.php/jps/article/...

Abstrak

Introduction: Tuberculosis (TB) and Human Immunodeficiency Virus (HIV) remain significant global health problems. Indonesia has one of the highest tuberculosis case burdens in the world and continues to experience an increasing number of HIV cases each year. TB-HIV coinfection has a significant negative impact on the immune system and patient treatment outcomes. Objective: This study aimed to assess the prevalence, sociodemographic and clinical profiles, and treatment outcomes of patients with TB-HIV coinfection at a referral hospital in Surakarta. Methods: This was a retrospective observational study with a descriptive approach conducted at a referral hospital in Surakarta from January to December 2024. Data were obtained from medical records of outpatients with TB-HIV coinfection who met the inclusion criteria (TB patients aged >18 years who were confirmed HIV-positive). Variables analyzed included sociodemographic characteristics (age, gender, area of residence, occupation), CD4 cell count, body weight, and treatment outcomes. Data analysis was performed descriptively using frequency distributions and percentages. Results: From 325 HIV patient medical records, 61 patients with TB-HIV coinfection were identified, yielding a prevalence of 18.77%. The highest proportion was found in the 41–50 years age group (26.20%), males (68.90%), and patients who were employed (82.00%). Most patients resided in rural areas (57.20%). Among 22 patients with complete CD4 data, 15 patients (24.60%) had CD4 counts ≥300 cells/mm³ and 7 patients (11.50%) had CD4 counts <300 cells/mm³. The mean body weight of patients was 53.84 kg. Treatment outcomes showed a cure rate of 37.70%, while suboptimal outcomes consisted of loss to follow up (29.50%), death (8.20%), treatment failure (8.20%), relapse (8.20%), and patients referred out (3.30%). Conclusion: The prevalence of TB-HIV coinfection at the referral hospital in Surakarta was 18.77%, with patient characteristics predominantly consisting of working-age males. The treatment success rate remains low (37.70%), falling below the WHO target (>85%). TB-HIV coinfection requires serious attention, and HIV screening among TB patients should be prioritized to facilitate early diagnosis and improve treatment outcomes for both diseases.

Pendahuluan: Tuberkulosis (TB) dan Human Immunodeficiency Virus (HIV) masih menjadi masalah kesehatan global yang signifikan. Indonesia merupakan salah satu negara dengan kasus tuberkulosis tertinggi di dunia dan mengalami peningkatan jumlah kasus HIV setiap tahun. Koinfeksi TB-HIV memiliki dampak negatif yang signifikan terhadap sistem imun dan luaran pengobatan pasien. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menilai prevalensi, profil sosiodemografi dan klinis, serta luaran pengobatan pasien dengan koinfeksi TB-HIV di salah satu rumah sakit rujukan di Surakarta. Metode: Penelitian ini merupakan studi observasional retrospektif dengan pendekatan deskriptif yang dilakukan di salah satu rumah sakit rujukan di Surakarta pada periode Januari hingga Desember 2024. Data diperoleh dari rekam medis pasien rawat jalan koinfeksi TB-HIV yang memenuhi kriteria inklusi (pasien TB berusia >18 tahun yang dinyatakan positif HIV). Variabel yang dianalisis meliputi karakteristik sosiodemografi (usia, jenis kelamin, tempat tinggal, pekerjaan), jumlah sel CD4, berat badan, dan luaran pengobatan. Analisis data dilakukan secara deskriptif menggunakan distribusi frekuensi dan persentase. Hasil: Dari 325 rekam medis pasien HIV, ditemukan 61 pasien dengan koinfeksi TB-HIV, sehingga prevalensi sebesar 18,77%. Proporsi tertinggi terdapat pada kelompok usia 41-50 tahun (26,20%), jenis kelamin laki-laki (68,90%), dan pasien yang memiliki pekerjaan (82,00%). Sebagian besar pasien berasal dari wilayah perdesaan (57,20%). Dari 22 pasien dengan data CD4 lengkap, 15 pasien (24,60%) memiliki jumlah CD4 ≥300 sel/mm³ dan 7 pasien (11,50%) memiliki CD4 <300 sel/mm³. Rata-rata berat badan pasien adalah 53,84 kg. Luaran pengobatan menunjukkan angka kesembuhan sebesar 37,70%, sedangkan luaran tidak optimal terdiri atas loss to follow up (29,50%), meninggal (8,20%), gagal terapi (8,20%), kambuh (8,20%), dan pasien dirujuk keluar (3,30%). Kesimpulan: Prevalensi koinfeksi TB-HIV di rumah sakit rujukan Surakarta sebesar 18,77% dengan karakteristik pasien didominasi oleh laki-laki usia produktif. Angka keberhasilan pengobatan masih rendah (37,70%) di bawah target WHO (>85%). Koinfeksi TB-HIV memerlukan penanganan serius, dan skrining HIV pada pasien TB perlu menjadi prioritas untuk mendukung diagnosis dini serta meningkatkan luaran pengobatan kedua penyakit tersebut.

Jenis koleksi: Artikel jurnal
Informasi Tambahan: OAI: oai:ojs3.journal-jps.com:article/1704 Source: https://journal-jps.com/new/index.php/jps/oai Rights: Copyright (c) 2026 Aliya Ully Nihaya, Zakky Cholisoh; https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0 Bibliographic source: Journal of Pharmaceutical and Sciences; JPS Volume 9 Nomor 2 (2026); 2080-2089; Journal of Pharmaceutical and Sciences; JPS Volume 9 Nomor 2 (2026); 2080-2089; 2656-3088; 10.36490/journal-jps.com.v9i2
Pengguna yang Menyetor: Pengguna tanpa nama dengan email repo@utnd.ac.id
Tanggal Disetor: 10 Oktober 2026 22:26
Terakhir Dimodifikasi: 10 Oktober 2026 22:26
URI: http://utndrepository.utnd.ac.id/id/eprint/1482

Tindakan (diperlukan login)

Lihat Barang
Lihat Barang