Laili, Utiya Nur dan Dharmawan, Nugrohoaji dan Utami, Putri Jati dan Rahadiyanti, Larisa Sabrina (2026) Interpolated Melolabial Flap as an Aesthetic and Functional Reconstruction Option for Nasal Defects Due to Basal Cell Carcinoma: A Serial Case Report / Interpolated Melolabial Flap sebagai Pilihan Rekonstruksi Estetis dan Fungsional untuk Defek Nasal Akibat Karsinoma Sel Basal: Laporan Kasus Serial. Journal of Pharmaceutical and Sciences. hal. 2741-2758.
Teks lengkap tidak tersedia dari repositori ini.Abstrak
Basal cell carcinoma (BCC) is a malignant skin neoplasm primarily induced by prolonged ultraviolet (UV) radiation exposure. Various flap techniques, including rotation, transposition and advancement flaps are commonly employed for reconstruction. This report presents two cases of nasal BCC managed using an interpolated melolabial flap as a reconstructive option. The first case involved a 48 years old woman presenting with a progressively enlarging nodule on the left nasal area for one year. The second case was a 58 years old woman with a similar lesion on the right nasal side. Both patients were diagnosed with BCC based on clinical history, dermoscopic evaluation and histopathological confirmation. Wide local excision with adequate surgical margins was performed in both cases, followed by nasal ala reconstruction using an interpolated melolabial flap. Postoperative outcomes were favorable with minimal complications and no evidence of recurrence during follow up. The primary goal of BCC treatment is complete tumor excision with minimal recurrence while also preserving both function and aesthetic integrity. The choice of flap technique is guided by factors such as defect size, anatomical location, tissue characteristics and patient condition. The interpolated flap technique involves transferring tissue while maintaining a skin bridge (pedicle) to ensure sufficient vascular supply and making it a reliable option for complex nasal reconstructions. The interpolated melolabial flap offers excellent aesthetic and functional outcomes with rapid healing and minimal complications, making it a valuable reconstructive approach in the management of nasal basal cell carcinoma.
Karsinoma sel basal (KSB) adalah neoplasma ganas pada kulit yang dipicu oleh paparan sinar ultraviolet (UV) secara terus-menerus. Terdapat beberapa teknik flap yang tersedia saat ini seperti rotation flap, transposition flap dan advancement flap. Kami melaporkan 2 kasus tumor pada area nasal berupa KSB yang menjalani tindakan rekonstruksi menggunakan flap dengan teknik interpolated melolabial flap. Kasus pertama adalah seorang perempuan berusia 48 tahun dengan benjolan di daerah hidung sebelah kiri sejak 1 tahun yang lalu yang semakin membesar. Pasien didiagnosis dengan KSB berdasarkan anamnesis, pemeriksaan dermoskopi dan histopatologis. Kasus kedua adalah seorang perempuan berusia 58 tahun dengan benjolan pada hidung sebelah kanan sejak 1 tahun yang lalu yang semakin membesar. Kedua pasien didiagnosis dengan KSB dan menjalani eksisi tumor dengan bedah eksisi luas disertai kontrol margin, yang dilanjutkan dengan rekonstruksi defek ala nasi menggunakan teknik interpolated melolabial flap. Kedua kasus menunjukkan hasil yang baik setelah operasi dengan efek samping minimal serta tidak didapatkan adanya rekurensi. Terapi KSB bertujuan untuk menghilangkan tumor sepenuhnya dan mencegah rekurensi dengan mempertimbangkan ukuran, lokasi dan hasil pemeriksaan histologis serta kondisi kesehatan pasien. Pemilihan jenis flap sebagai terapi KSB didasarkan pada ukuran defek, lokasi, karakteristik jaringan, serta kondisi umum pasien. Interpolated flap merupakan teknik memindahkan flap ke defek lesi dengan mempertahankan jembatan kulit (pedikel) sebagai basis vaskularisasi. Interpolated melolabial flap dapat memberikan hasil yang optimal setelah operasi dan proses penyembuhan yang cepat pada kasus karsinoma sel basal area nasal.
| Jenis koleksi: | Artikel jurnal |
|---|---|
| Informasi Tambahan: | OAI: oai:ojs3.journal-jps.com:article/1616 Source: https://journal-jps.com/new/index.php/jps/oai Rights: Copyright (c) 2026 Utiya Nur Laili, Nugrohoaji Dharmawan , Putri Jati Utami, Larisa Sabrina Rahadiyanti ; https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0 Bibliographic source: Journal of Pharmaceutical and Sciences; JPS Volume 9 Nomor 3 (2026); 2741-2758; Journal of Pharmaceutical and Sciences; JPS Volume 9 Nomor 3 (2026); 2741-2758; 2656-3088; 10.36490/journal-jps.com.v9i3 |
| Pengguna yang Menyetor: | Pengguna tanpa nama dengan email repo@utnd.ac.id |
| Tanggal Disetor: | 10 Oktober 2026 22:26 |
| Terakhir Dimodifikasi: | 10 Oktober 2026 22:26 |
| URI: | http://utndrepository.utnd.ac.id/id/eprint/1448 |

