Pakpahan, Arlimawati dan Kaban, Vera Estefania dan Ginting, Astriani Natalia Br (2026) Antifungal Activity of Zinc Oxide (ZnO) Nanoparticles Synthesized Using Areca Catechu L. (Areca Nut) Peel Extract against Candida albicans / Aktivitas Antijamur Nanopartikel Zinc Oxide (ZnO) yang Disintesis Menggunakan Ekstrak Kulit pinang Muda (Areca catechu L.) terhadap Candida albicans. Journal of Pharmaceutical and Sciences. hal. 1676-1683.
Teks lengkap tidak tersedia dari repositori ini.Abstrak
Introduction: Infections caused by Candida albicans continue to pose serious clinical problems, largely due to increasing resistance to conventional antifungal drugs and the limited availability of therapeutic options. Therefore, the development of novel, effective, and safe antifungal agents using nature-based nanotechnology approaches is urgently needed. Objective: This study aimed to synthesize Zinc Oxide (ZnO) nanoparticles using a green synthesis method with aqueous extract of young areca nut peel (Areca catechu L.) and to evaluate their antifungal activity against Candida albicans. Methods: The research procedures included raw material and extract characterization, functional group identification using FTIR, ZnO nanoparticle synthesis, and antifungal activity testing using the well diffusion method at concentrations of 25, 50, 100, 125, 250, and 500 mg/mL. Data were analyzed using SPSS at a significance level of 0.05. Results: The biosynthesized ZnO nanoparticles exhibited inhibitory activity against Candida albicans at all tested concentrations. The inhibition zone diameter increased from 12.1 ± 0.65 mm at the lowest concentration to 20.2 ± 1.14 mm at the highest concentration. Statistical analysis revealed significant differences among concentrations (p < 0.05), indicating a clear dose-response relationship.Conclusion: ZnO nanoparticles biosynthesized using young areca nut peel extract possess significant antifungal activity against Candida albicans and have the potential to be developed as an environmentally friendly alternative agent for managing fungal infections. However, further characterization is required to confirm the physicochemical properties of the resulting nanoparticles
Pendahuluan: Infeksi akibat Candida albicans masih menjadi masalah klinis yang serius terutama karena meningkatnya resistensi terhadap obat antijamur konvensional serta terbatasnya pilihan terapi yang tersedia. Oleh karena itu, diperlukan pengembangan agen antijamur baru yang lebih efektif dan aman, salah satunya melalui pendekatan nanoteknologi berbasis bahan alam. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mensintesis nanopartikel Zinc Oxide (ZnO) menggunakan ekstrak air kulit pinang muda (Areca catechu L.) melalui metode green synthesis serta mengevaluasi aktivitas antijamurnya terhadap Candida albicans. Metode: Prosedur penelitian meliputi karakterisasi simplisia dan ekstrak, identifikasi gugus fungsi menggunakan FTIR, sintesis nanopartikel ZnO, serta uji aktivitas antijamur dengan metode difusi sumuran pada konsentrasi 25, 50, 100, 125, 250, dan 500 mg/mL. Data dianalisis menggunakan SPSS pada tingkat signifikansi 0,05. Hasil: Nanopartikel ZnO yang disintesis menunjukkan aktivitas penghambatan terhadap Candida albicans pada seluruh konsentrasi yang diuji. Diameter zona hambat meningkat dari 12,1 ± 0,65 mm (konsentrasi terendah) menjadi 20,2 ± 1,14 mm (konsentrasi tertinggi). Uji statistik menunjukkan perbedaan yang signifikan antar konsentrasi (p < 0,05), mengindikasikan adanya hubungan dosis-respons yang jelas. Kesimpulan: Nanopartikel ZnO hasil biosintesis menggunakan ekstrak kulit pinang muda memiliki aktivitas antijamur yang bermakna terhadap Candida albicans dan berpotensi dikembangkan sebagai agen alternatif yang lebih ramah lingkungan dalam pengelolaan infeksi jamur, meskipun diperlukan karakterisasi lanjutan untuk memastikan sifat fisikokimia nanopartikel yang dihasilkan.
| Jenis koleksi: | Artikel jurnal |
|---|---|
| Informasi Tambahan: | OAI: oai:ojs3.journal-jps.com:article/1610 Source: https://journal-jps.com/new/index.php/jps/oai Rights: Copyright (c) 2026 Arlimawati Pakpahan , Vera Estefania Kaban, Astriani Natalia Br Ginting ; https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0 Bibliographic source: Journal of Pharmaceutical and Sciences; JPS Volume 9 Nomor 2 (2026); 1676-1683; Journal of Pharmaceutical and Sciences; JPS Volume 9 Nomor 2 (2026); 1676-1683; 2656-3088; 10.36490/journal-jps.com.v9i2 |
| Pengguna yang Menyetor: | Pengguna tanpa nama dengan email repo@utnd.ac.id |
| Tanggal Disetor: | 10 Oktober 2026 22:26 |
| Terakhir Dimodifikasi: | 10 Oktober 2026 22:26 |
| URI: | http://utndrepository.utnd.ac.id/id/eprint/1445 |

