UNIVERSITAS TJUT NYAK DHIENRuang pengetahuan, terbuka untuk semua

REPOSITORY INSTITUSI

Prevalence of Scabies and Risk Factors Among Cat Owners Visiting South Sumatra Provincial Animal Hospital : A Cross-Sectional Study / Prevalensi Skabies dan Faktor Risiko Pada Pemilik Kucing yang Berkunjung ke RSH Provinsi Sumatera Selatan : Studi Potong Lintang

Rahmah, Winda Wahyu Setya dan Hasyim, Hamzah dan Windusari, Yuanita (2026) Prevalence of Scabies and Risk Factors Among Cat Owners Visiting South Sumatra Provincial Animal Hospital : A Cross-Sectional Study / Prevalensi Skabies dan Faktor Risiko Pada Pemilik Kucing yang Berkunjung ke RSH Provinsi Sumatera Selatan : Studi Potong Lintang. Journal of Pharmaceutical and Sciences. hal. 2376-2382.

Teks lengkap tidak tersedia dari repositori ini.
URL resmi: https://journal-jps.com/new/index.php/jps/article/...

Abstrak

Scabies is a skin disease caused by infection with the Sarcoptes scabiei mite, and its incidence has increased worldwide in recent years. In addition to personal hygiene factors associated with scabies prevalence, close contact with infected pets also increases the risk of scabies transmission. This study aims to identify risk factors associated with scabies among cat owners at Visiting South Sumatra Provincial Animal Hospital. This study was a quantitative analysis with a cross-sectional design conducted from August to October 2023 at the Animal House of South Sumatra. A total of 112 respondents were recruited using a simple random sampling technique. The independent variables in this study were the use of antiseptics or soap, cleanliness of clothes, cleanliness of towel, cleanliness of bed sheets, and methods of keeping cats, while the dependent variable was scabies. Data analysis was performed using univariate and bivariate methods using the chi-square test with a significance level of p < 0,05 and a 95% confidence interval (CI). Statistical analysis showed that 21,5% of respondents experienced scabies. Scabies was influenced by the use of antiseptics or soap (p-value = 0,0001), clothing cleanliness (p-value = 0,019), towel cleanliness (p-value = 0,001), and methods of keeping cats (p-value = 0,0001). There was no significant association between bed linen cleanliness (p-value = 0,222) and scabies incidence among cat owners visiting the South Sumatra Animal Husbandry Hospital (RSH). Based on the study results, it was concluded that scabies incidence in cat owners was significantly related to personal hygiene behaviors and pet care management. Therefore, pet owners are advised to improve personal hygiene and good pet care management as a preventative measure against scabies transmission.

Skabies merupakan gangguan kulit yang diakibatkan infeksi parasit Sarcoptes scabiei dan insidensinya semakin meningkat di seluruh dunia dalam beberapa tahun terakhir. Selain faktor personal hygiene yang berkaitan dengan prevalensi skabies, kontak erat dengan hewan peliharaan yang terinfeksi juga meningkatkan risiko transmisi skabies. Studi ini memiliki tujuan untuk menganalisis faktor risiko yang berhubungan skabies pada pemilik kucing di RSH provinsi Sumatera selatan. Jenis penelitian ini adalah analitik kuantitatif menggunakan rancangan cross-sectional dilaksanakan dari bulan Agustus – Oktober 2023 di RSH Sumatera selatan. Sebanyak 112 responden didapatkan menggunakan teknik simple random sampling. Variabel independen penelitian ini meliputi penggunaan antiseptik atau sabun, kebersihan pakaian, kebersihan handuk, kebersihan sprei tempat tidur dan cara pemeliharaan kucing, sedangkan variabel dependennya adalah skabies. Analisis data pada penelitian ini secara univariat dan bivariat dengan uji chi square dengan tingkat signifikansi p < 0,05 dan interval kepercayaan (CI) 95%. Analisis statistik menunjukkan responden mengalami skabies sebasar 21,5%. Skabies dipengaruhi dari penggunaan antiseptik atau sabun (p-value=0,0001), kebersihan pakaian (p-value=0,019), kebersihan handuk (p-value=0,001) dan cara pemeliharaan kucing (p-value=0,0001) dan tidak terdapat hubungan signifikan antara kebersihan sprei tempat tidur (p-value=0,222) dan kejadian skabies pada pemilik kucing yang berkunjung ke RSH Sumatera selatan. Berdasarkan hasil penelitian, disimpulkan kejadian skabies pada pemilik kucing secara signifikan terkait dengan faktor prilaku kebersihan diri dan manajemen pemeliharaan hewan peliharaan. Oleh karena itu, disarankan kepada pemilik hewan untuk meningkatkan kebersihan diri dan manajemen pemeliharaan hewan yang baik sebagai langkah pencegahan terhadap transmisi skabies.

Jenis koleksi: Artikel jurnal
Informasi Tambahan: OAI: oai:ojs3.journal-jps.com:article/1591 Source: https://journal-jps.com/new/index.php/jps/oai Rights: Copyright (c) 2026 Winda Wahyu Setya Rahmah , Hamzah Hasyim , Yuanita Windusari; https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0 Bibliographic source: Journal of Pharmaceutical and Sciences; JPS Volume 9 Nomor 3 (2026); 2376-2382; Journal of Pharmaceutical and Sciences; JPS Volume 9 Nomor 3 (2026); 2376-2382; 2656-3088; 10.36490/journal-jps.com.v9i3
Pengguna yang Menyetor: Pengguna tanpa nama dengan email repo@utnd.ac.id
Tanggal Disetor: 10 Oktober 2026 22:26
Terakhir Dimodifikasi: 10 Oktober 2026 22:26
URI: http://utndrepository.utnd.ac.id/id/eprint/1435

Tindakan (diperlukan login)

Lihat Barang
Lihat Barang