UNIVERSITAS TJUT NYAK DHIENRuang pengetahuan, terbuka untuk semua

REPOSITORY INSTITUSI

Analysis of Social Stigma Toward Pulmonary Tuberculosis Patients in Tilango Subdistrict / Analisis Stigma Sosial Terhadap Pasien Tuberkulosis Paru di Kecamatan Tilango

Rasdianah, Nur dan Mohamad, Marsela Idrus dan Madania, Madania dan Tuloli, Teti Sutriyati dan Thomas, Nur Ain (2026) Analysis of Social Stigma Toward Pulmonary Tuberculosis Patients in Tilango Subdistrict / Analisis Stigma Sosial Terhadap Pasien Tuberkulosis Paru di Kecamatan Tilango. Journal of Pharmaceutical and Sciences. hal. 1619-1627.

Teks lengkap tidak tersedia dari repositori ini.
URL resmi: https://journal-jps.com/new/index.php/jps/article/...

Abstrak

Tuberculosis (TB) is an infectious disease that remains a global and national health problem. It also leads to social stigma, which may cause patients to be socially excluded, feel ashamed, and delay seeking examination and treatment, thereby becoming a barrier to TB control in the community. This study aims to analyze the level of stigma as well as the factors that are bivariately associated with the level of stigma towards pulmonary tuberculosis patients among respondents in Tilango District. This study employs quantitative design with an analytical cross-sectional approach conducted from January to April 2026 in Tilango Subdistrict. The population consists of 16,390 individuals, and a sample of 376 respondents was selected using the Raosoft calculator (margin of error 5% and confidence level 95%) and the purposive sampling technique. Data are collected using the TB stigma questionnaire (Van Rie) and a knowledge questionnaire regarding TB. Data analysis is conducted using the Chi-Square test. The level of social stigma in the community is predominantly moderate, accounting for 57.7% of the total 376 respondents. The bivariate analysis shows that age, level of education, occupation, history of contact with TB patients, and level of knowledge have a significant association with stigma (p < 0.001). Meanwhile, gender does not show a signifcant association (p = 0.205). This study indicates that social stigma toward pulmonary TB patients among respondents in Tilango Subdistrict remains at a moderate level and is associated with sociodemographic conditions and the level of public knowledge.

Tuberkulosis (TB) merupakan penyakit infeksi menular yang masih menjadi masalah kesehatan global dan nasional. Selain dampak klinis, TB juga menimbulkan stigma sosial yang dapat menyebabkan pasien dikucilkan, merasa malu, serta menunda pemeriksaan dan pengobatan. Stigma ini menjadi salah satu hambatan dalam pengendalian TB di masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat stigma serta faktor-faktor yang berasosiasi secara bivariat dengan tingkat stigma terhadap pasien tuberkulosis paru pada responden di Kecamatan Tilango. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan analitik cross-sectional yang dilaksanakan pada Januari-April 2026 di Kecamatan Tilango. Populasi berjumlah 16.390 jiwa, dengan sampel 376 responden yang ditentukan menggunakan Raosoft calculator (margin of error 5% dan confidence level 95%) serta teknik purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner stigma TB (Van Rie) dan kuesioner tingkat pengetahuan tentang penyakit TB. Analisis data dilakukan menggunakan uji Chi-Square. Tingkat stigma sosial masyarakat didominasi kategori sedang sebesar 57,7% dari total 376 responden. Hasil analisis bivariat menunjukkan bahwa usia, tingkat pendidikan, pekerjaan, riwayat kontak dengan pasien TB, dan tingkat pengetahuan memiliki hubungan signifikan dengan stigma (p < 0,001). Sementara itu, jenis kelamin tidak menunjukkan hubungan yang signifikan (p = 0,205). Penelitian ini menunjukkan bahwa stigma sosial terhadap pasien tuberkulosis paru pada responden di Kecamata Tilango masih berada pada taraf sedang dan berhubungan dengan kondisi sosiodemografis dan tingkat pengetahuan masyarakat.

Jenis koleksi: Artikel jurnal
Informasi Tambahan: OAI: oai:ojs3.journal-jps.com:article/1588 Source: https://journal-jps.com/new/index.php/jps/oai Rights: Copyright (c) 2026 Nur Rasdianah , Marsela Idrus Mohamad , Madania, Teti Sutriyati Tuloli, Nur Ain Thomas ; https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0 Bibliographic source: Journal of Pharmaceutical and Sciences; JPS Volume 9 Nomor 2 (2026); 1619-1627; Journal of Pharmaceutical and Sciences; JPS Volume 9 Nomor 2 (2026); 1619-1627; 2656-3088; 10.36490/journal-jps.com.v9i2
Pengguna yang Menyetor: Pengguna tanpa nama dengan email repo@utnd.ac.id
Tanggal Disetor: 10 Oktober 2026 22:26
Terakhir Dimodifikasi: 10 Oktober 2026 22:26
URI: http://utndrepository.utnd.ac.id/id/eprint/1432

Tindakan (diperlukan login)

Lihat Barang
Lihat Barang