UNIVERSITAS TJUT NYAK DHIENRuang pengetahuan, terbuka untuk semua

REPOSITORY INSTITUSI

Exploration of Staphylococcus aureus Microbial Contamination and Total Plate Count Calculation in Broiler Chicken Meat from Modern Markets in Surabaya City / Eksplorasi Cemaran Mikroba Staphylococcus aureus dan Perhitungan Total Plate Count Pada Daging Ayam Broiler Dari Pasar Modern di Kota Surabaya

Putri, Arsa Thalita Jazinda dan Isnawati, Isnawati (2026) Exploration of Staphylococcus aureus Microbial Contamination and Total Plate Count Calculation in Broiler Chicken Meat from Modern Markets in Surabaya City / Eksplorasi Cemaran Mikroba Staphylococcus aureus dan Perhitungan Total Plate Count Pada Daging Ayam Broiler Dari Pasar Modern di Kota Surabaya. Journal of Pharmaceutical and Sciences. hal. 1947-1956.

Teks lengkap tidak tersedia dari repositori ini.
URL resmi: https://journal-jps.com/new/index.php/jps/article/...

Abstrak

Introduction: Broiler chicken meat is a widely consumed animal protein source; however, it is highly susceptible to microbial contamination that can compromise food quality and safety. Contamination of Staphylococcus aureus in animal-derived food products serves as a critical indicator of hygiene and sanitation practices and poses risks of various health disorders. Objective: This study aimed to determine the microbial contamination levels of Staphylococcus aureus and the Total Plate Count (TPC) values in broiler chicken meat obtained from several modern markets in Surabaya City, as well as to evaluate its safety level based on SNI 9159:2023 concerning Microbiological Criteria for Animal-Derived Food Products. Methods: This study employed a descriptive exploratory method with 10 broiler chicken carcass samples purposively collected from two different modern markets in Surabaya City. S. aureus testing was conducted using the spread plate method on Baird-Parker Agar media, followed by coagulase test and Gram staining for specific confirmation, while TPC testing utilized the pour plate method on Plate Count Agar media. Results: The results showed that 3 out of 10 samples were detected to contain S. aureus with contamination values ranging from 2.6 × 10⁴ CFU/g to 3.0 × 10⁴ CFU/g, which exceeded the maximum limit of SNI requirement of 1 × 10⁴ CFU/g. All samples exhibited TPC values ranging from 1.5 × 10⁴ to 3.5 × 10⁴ CFU/g, which remained below the maximum SNI limit of 1 × 10⁶ CFU/g. Conclusion: Some broiler chicken meat samples from modern markets in Surabaya City remained contaminated with S. aureus above the permissible threshold, necessitating attention to handling practices, sanitation, and storage conditions. Chicken meat should be cooked at high temperatures and consumed in well-done condition to ensure food safety for public health.

Pendahuluan: Daging ayam broiler merupakan sumber protein hewani yang banyak dikonsumsi masyarakat, namun memiliki kerentanan tinggi terhadap kontaminasi mikroba yang dapat menurunkan kualitas dan keamanan pangan. Kontaminasi Staphylococcus aureus pada produk pangan asal hewan menjadi indikator penting higiene sanitasi serta berisiko menyebabkan berbagai gangguan kesehatan. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menentukan nilai kontaminasi mikroba Staphylococcus aureus dan nilai Total Plate Count (TPC) pada daging ayam broiler yang diperoleh dari beberapa pasar modern di Kota Surabaya, serta mengevaluasi tingkat keamanannya berdasarkan SNI 9159:2023 tentang Kriteria Mikrobiologis Pangan Asal Hewan. Metode: Penelitian ini menggunakan metode deskriptif eksploratif dengan 10 sampel karkas ayam broiler yang diambil secara purposive dari dua pasar modern berbeda di Kota Surabaya. Pengujian S. aureus dilakukan dengan metode spread plate pada media Baird-Parker Agar yang dilanjutkan dengan uji koagulase dan pewarnaan Gram untuk konfirmasi spesifik, sedangkan pengujian TPC menggunakan metode pour plate pada media Plate Count Agar. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa 3 dari 10 sampel terdeteksi mengandung S. aureus dengan nilai kontaminasi berkisar antara 2,6 × 10⁴ CFU/g hingga 3,0 × 10⁴ CFU/g, yang melebihi batas maksimum SNI sebesar 1 × 10⁴ CFU/g. Seluruh sampel menunjukkan nilai TPC berkisar antara 1,5 × 10⁴ hingga 3,5 × 10⁴ CFU/g, yang masih berada di bawah batas maksimum SNI sebesar 1 × 10⁶ CFU/g. Kesimpulan: Sebagian sampel daging ayam broiler dari pasar modern di Kota Surabaya masih terkontaminasi S. aureus di atas ambang batas yang dipersyaratkan, sehingga diperlukan perhatian terhadap praktik penanganan, sanitasi, dan kondisi penyimpanan produk. Daging ayam sebaiknya dimasak pada suhu tinggi dan dikonsumsi dalam kondisi matang untuk menjamin keamanan pangan bagi kesehatan masyarakat.

Jenis koleksi: Artikel jurnal
Informasi Tambahan: OAI: oai:ojs3.journal-jps.com:article/1563 Source: https://journal-jps.com/new/index.php/jps/oai Rights: Copyright (c) 2026 Arsa Thalita Jazinda Putri , Isnawati; https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0 Bibliographic source: Journal of Pharmaceutical and Sciences; JPS Volume 9 Nomor 2 (2026); 1947-1956; Journal of Pharmaceutical and Sciences; JPS Volume 9 Nomor 2 (2026); 1947-1956; 2656-3088; 10.36490/journal-jps.com.v9i2
Pengguna yang Menyetor: Pengguna tanpa nama dengan email repo@utnd.ac.id
Tanggal Disetor: 10 Oktober 2026 22:26
Terakhir Dimodifikasi: 10 Oktober 2026 22:26
URI: http://utndrepository.utnd.ac.id/id/eprint/1427

Tindakan (diperlukan login)

Lihat Barang
Lihat Barang