Nindita, Putu Dyah Ayu Sekar dan Widayanti, Anna Wahyuni dan Widyakusuma, Niken Nur (2026) The Relationship Between Family Support and Treatment Adherence in Tuberculosis Patients: A Systematic Review. / Hubungan Dukungan Keluarga Dengan Kepatuhan Pengobatan Pada Pasien Tuberkulosis: Tinjauan Sistematis. Journal of Pharmaceutical and Sciences. hal. 2893-2902.
Teks lengkap tidak tersedia dari repositori ini.Abstrak
Tuberculosis (TB) remains a serious global health threat. The success of therapy depends heavily on patient adherence to long-term treatment. In this context, family support plays a crucial role. Families not only provide emotional support but also ensure adherence to routine treatment and provide support to ensure patients complete their treatment. This systematic review was conducted to identify commonly used research instruments to measure the relationship between family support and treatment adherence. A literature search was conducted using ScienceDirect, PubMed, and Scopus data from December 2025 to February 2026, using the keywords "tuberculosis," "family support," and "treatment adherence." The study selection process was conducted using the Rayyan application and based on a standard PRISMA diagram. The search identified eleven studies using a cross-sectional design. Nine of these studies found a positive association between strong family support and patient adherence, while two studies indicated that a lack of family support was a contributing factor to patient non-adherence to treatment. The use of various instruments in this study, such as the MSPSS, MMAS, MARS, WHOQOL-BREF, PHQ-9, and EQ-5D-5L, reflects a high degree of heterogeneity in the measurement approaches used. Therefore, although this argument confirms a relationship between family support and improved adherence to treatment, the strength of the existing evidence remains limited due to variations in study designs and instruments used. To improve conclusions and comparability between future studies, longitudinal or intervention-based studies using more standardized and consistent measurement instruments are needed.
Tuberkulosis (TB) masih menjadi ancaman kesehatan global yang serius. Keberhasilan terapi sangat bergantung pada kepatuhan pasien terhadap pengobatan jangka panjang. Dalam konteks ini, dukungan keluarga memainkan peran penting. Keluarga tidak hanya memberikan dukungan emosional tetapi juga memastikan kepatuhan terhadap pengobatan rutin dan memberikan dukungan untuk memastikan pasien menyelesaikan pengobatannya. Tinjauan sistematis ini dilakukan untuk mengidentifikasi instrumen penelitian yang umum digunakan untuk mengukur hubungan antara dukungan keluarga dan kepatuhan pengobatan. Pencarian literatur dilakukan berdasarkan data ScienceDirect, PubMed, dan Scopus dari Desember 2025 hingga Februari 2026, menggunakan kata kunci "tuberkulosis," "dukungan keluarga," dan "kepatuhan pengobatan." Proses seleksi studi dilakukan menggunakan aplikasi Rayyan dan berdasarkan diagram PRISMA standar. Pencarian mengidentifikasi sebelas studi yang menggunakan desain studi potong lintang. Sembilan dari studi ini menemukan hubungan positif antara dukungan keluarga yang kuat dan kepatuhan pasien, sementara dua studi menunjukkan bahwa kurangnya dukungan keluarga merupakan faktor yang berkontribusi terhadap ketidakpatuhan pasien terhadap pengobatan. Penggunaan berbagai instrumen dalam penelitian ini, seperti MSPSS, MMAS, MARS, WHOQOL-BREF, PHQ-9, dan EQ-5D-5L, mencerminkan tingkat heterogenitas yang tinggi dalam pendekatan pengukuran yang digunakan. Oleh karena itu, meskipun argumen ini menegaskan hubungan antara dukungan keluarga dan peningkatan kepatuhan terhadap pengobatan, kekuatan bukti yang ada tetap terbatas karena variasi dalam desain penelitian dan instrumen yang digunakan. Untuk meningkatkan kesimpulan dan perbandingan antar penelitian mendatang, diperlukan penelitian longitudinal atau berbasis intervensi yang menggunakan instrumen pengukuran yang lebih terstandarisasi dan konsisten.
| Jenis koleksi: | Artikel jurnal |
|---|---|
| Informasi Tambahan: | OAI: oai:ojs3.journal-jps.com:article/1549 Source: https://journal-jps.com/new/index.php/jps/oai Rights: Copyright (c) 2026 Putu Dyah Ayu Sekar Nindita , Anna Wahyuni Widayanti , Niken Nur Widyakusuma ; https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0 Bibliographic source: Journal of Pharmaceutical and Sciences; JPS Volume 9 Nomor 3 (2026); 2893-2902; Journal of Pharmaceutical and Sciences; JPS Volume 9 Nomor 3 (2026); 2893-2902; 2656-3088; 10.36490/journal-jps.com.v9i3 |
| Pengguna yang Menyetor: | Pengguna tanpa nama dengan email repo@utnd.ac.id |
| Tanggal Disetor: | 10 Oktober 2026 22:26 |
| Terakhir Dimodifikasi: | 10 Oktober 2026 22:26 |
| URI: | http://utndrepository.utnd.ac.id/id/eprint/1418 |

