Juwita, Dian Ayu dan Wahyuni, Fatma Sri dan Nurazizah, Fatiyah (2026) Drug Use Evaluation of Mood Stabilisers in Outpatients with Bipolar Disorder at a Psychiatric Hospital in Padang City / Evaluasi Penggunaan Obat Mood Stabilizer pada Pasien Bipolar Rawat Jalan di Rumah Sakit Jiwa di Kota Padang. Journal of Pharmaceutical and Sciences. hal. 2601-2608.
Teks lengkap tidak tersedia dari repositori ini.Abstrak
Bipolar disorder is a chronic psychiatric condition that requires long-term pharmacotherapy to control symptoms and prevent relapse. Mood stabilisers play a central role in its management; however, inappropriate use may reduce treatment effectiveness and increase the risk of adverse outcomes. This study aimed to evaluate the appropriateness of mood stabiliser use among outpatients with bipolar disorder at a psychiatric hospital in Padang City. This retrospective descriptive study used medical record data from January to December 2023. A total of 28 patients who met the inclusion criteria were included, with 220 outpatient visits analysed. Data collected included sociodemographic characteristics, clinical conditions, and medication use. The appropriateness of therapy was assessed based on four criteria: indication, patient suitability, drug selection, and dosage, using established pharmacotherapy guidelines as the reference standard. The results showed that most patients were female (78.57%) and aged 18–59 years (75%). The evaluation of drug use demonstrated that the appropriateness of indication, patient suitability, and drug selection each reached 83.18%. However, dosage appropriateness was considerably lower at 54.55%, indicating that nearly half of the prescriptions involved suboptimal dosing. While most aspects of mood stabiliser use were generally appropriate, dosing remains a critical issue that may affect treatment effectiveness and patient safety. These findings highlight the importance of improving adherence to clinical guidelines and conducting regular evaluations of pharmacotherapy to optimise outcomes in patients with bipolar disorder.
Gangguan bipolar merupakan gangguan psikiatri kronis yang memerlukan terapi farmakologis jangka panjang untuk mengendalikan gejala dan menurunkan risiko kekambuhan. Mood stabilizer memiliki peran penting dalam penatalaksanaan penyakit ini, namun penggunaan yang tidak tepat dapat menurunkan efektivitas terapi dan meningkatkan risiko terjadinya efek samping. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi ketepatan penggunaan mood stabilizer pada pasien gangguan bipolar rawat jalan di sebuah rumah sakit jiwa di Kota Padang. Penelitian ini menggunakan desain deskriptif retrospektif dengan memanfaatkan data rekam medis pasien selama periode Januari hingga Desember 2023. Sebanyak 28 pasien yang memenuhi kriteria inklusi dianalisis, dengan total 220 kunjungan rawat jalan. Data yang dikumpulkan meliputi karakteristik sosiodemografi, kondisi klinis, dan penggunaan obat. Evaluasi dilakukan berdasarkan empat parameter, yaitu ketepatan indikasi, ketepatan pasien, ketepatan pemilihan obat, dan ketepatan dosis dengan mengacu pada pedoman farmakoterapi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar pasien berjenis kelamin perempuan (78,57%) dan berada pada kelompok usia 18–59 tahun (75%). Ketepatan indikasi, pasien, dan pemilihan obat masing-masing mencapai 83,18%, menunjukkan bahwa praktik peresepan secara umum sudah rasional. Namun, ketepatan dosis hanya mencapai 54,55%, yang menunjukkan bahwa masih terdapat penggunaan dosis yang kurang optimal pada sebagian besar kunjungan. Meskipun sebagian besar aspek penggunaan mood stabilizer sudah tepat, ketepatan dosis masih menjadi permasalahan utama yang dapat memengaruhi keberhasilan terapi dan keselamatan pasien. Oleh karena itu, diperlukan peningkatan kepatuhan terhadap pedoman klinis serta evaluasi terapi secara berkala untuk mengoptimalkan hasil pengobatan pada pasien dengan gangguan bipolar.
| Jenis koleksi: | Artikel jurnal |
|---|---|
| Informasi Tambahan: | OAI: oai:ojs3.journal-jps.com:article/1540 Source: https://journal-jps.com/new/index.php/jps/oai Rights: Copyright (c) 2026 Dian Ayu Juwita , Fatma Sri Wahyuni , Fatiyah Nurazizah ; https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0 Bibliographic source: Journal of Pharmaceutical and Sciences; JPS Volume 9 Nomor 3 (2026); 2601-2608; Journal of Pharmaceutical and Sciences; JPS Volume 9 Nomor 3 (2026); 2601-2608; 2656-3088; 10.36490/journal-jps.com.v9i3 |
| Pengguna yang Menyetor: | Pengguna tanpa nama dengan email repo@utnd.ac.id |
| Tanggal Disetor: | 10 Oktober 2026 22:26 |
| Terakhir Dimodifikasi: | 10 Oktober 2026 22:26 |
| URI: | http://utndrepository.utnd.ac.id/id/eprint/1412 |

