Ambarwati, Nadya dan Sandhori, Fajar Jamaluddin dan Hubaedah, Annah (2026) Formulation and Physicochemical Characterization of Euphorbia tirucalli Broken Twig Extract Gel / Formulasi dan Uji Karakterisasi Fisikokimia Gel Ekstrak Ranting Patah Tulang (Euphorbia tirucalli). Journal of Pharmaceutical and Sciences. hal. 1711-1717.
Teks lengkap tidak tersedia dari repositori ini.Abstrak
Euphorbia tirucalli L. twigs contain various secondary metabolites, including alkaloids, flavonoids, tannins, saponins, and steroids, which have potential antibacterial activity. This study aimed to evaluate the effect of different concentrations of Euphorbia tirucalli twig extract on the physicochemical characteristics of gel formulations. Three gel formulations containing 15% (F1), 20% (F2), and 25% (F3) extract were prepared and evaluated for organoleptic properties, pH, spreadability, adhesiveness, homogeneity, and irritation potential. Quantitative data were analyzed using One-Way ANOVA at a 95% confidence level (α = 0.05). The results showed that all formulations produced homogeneous, semi-solid gels with a soft texture and did not cause skin irritation. The pH values ranged from 5.14 ± 0.193 to 5.67 ± 0.011, which were within the physiological skin pH range. The spreadability values ranged from 5.08 ± 0.310 to 5.19 ± 0.209 cm, meeting the acceptable criteria for topical gel preparations. All formulations exhibited good adhesiveness, with adhesion times exceeding 4 seconds (4.45 ± 1.673 to 4.46 ± 1.075 seconds). Statistical analysis indicated that variations in extract concentration had no significant effect on pH, spreadability, adhesiveness, homogeneity, or irritation parameters, with all p-values greater than 0.05. However, increasing extract concentration resulted in a visually darker gel color. In conclusion, all gel formulations fulfilled the physicochemical requirements for topical preparations, and extract concentrations ranging from 15% to 25% did not significantly affect the physicochemical characteristics of the gel, indicating their potential for further development as a natural topical dosage form.
Ranting patah tulang (Euphorbia tirucalli L.) mengandung berbagai senyawa metabolit sekunder seperti alkaloid, flavonoid, tanin, saponin, dan steroid yang berpotensi sebagai antibakteri. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh variasi konsentrasi ekstrak ranting patah tulang terhadap karakteristik fisikokimia sediaan gel. Gel diformulasikan dalam tiga variasi konsentrasi ekstrak, yaitu 15% (F1), 20% (F2), dan 25% (F3), kemudian dilakukan pengujian organoleptis, pH, daya sebar, daya lekat, homogenitas, dan iritasi. Data dianalisis menggunakan uji One-Way ANOVA pada tingkat kepercayaan 95% (α = 0,05). Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh formulasi menghasilkan gel yang homogen, bertekstur semi padat, lembut, dan tidak menimbulkan iritasi pada kulit. Nilai pH sediaan berada pada rentang 5,14 ± 0,193 hingga 5,67 ± 0,011 yang masih sesuai dengan pH fisiologis kulit, sedangkan daya sebar berada pada rentang 5,08 ± 0,310 hingga 5,19 ± 0,209 cm dan memenuhi persyaratan sediaan topikal. Daya lekat seluruh formulasi berada di atas 4 detik, yaitu antara 4,45 ± 1,673 hingga 4,46 ± 1,075 detik yang menunjukkan kemampuan adhesi yang baik pada permukaan kulit. Hasil analisis statistik menunjukkan bahwa variasi konsentrasi ekstrak tidak memberikan pengaruh yang signifikan terhadap pH, daya sebar, daya lekat, homogenitas, maupun iritasi dengan nilai signifikansi seluruh parameter p > 0,05. Meskipun demikian, peningkatan konsentrasi ekstrak menyebabkan warna gel menjadi lebih pekat secara visual. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa seluruh formulasi gel ekstrak ranting patah tulang memenuhi persyaratan fisikokimia sediaan topikal dan variasi konsentrasi ekstrak 15–25% tidak memengaruhi karakteristik fisikokimia gel secara signifikan, sehingga berpotensi untuk dikembangkan lebih lanjut sebagai sediaan topikal berbahan alam.
| Jenis koleksi: | Artikel jurnal |
|---|---|
| Informasi Tambahan: | OAI: oai:ojs3.journal-jps.com:article/1525 Source: https://journal-jps.com/new/index.php/jps/oai Rights: Copyright (c) 2026 Nadya Ambawarwati, Fajar Jamaluddin , Annah Hubaedah ; https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0 Bibliographic source: Journal of Pharmaceutical and Sciences; JPS Volume 9 Nomor 2 (2026); 1711-1717; Journal of Pharmaceutical and Sciences; JPS Volume 9 Nomor 2 (2026); 1711-1717; 2656-3088; 10.36490/journal-jps.com.v9i2 |
| Pengguna yang Menyetor: | Pengguna tanpa nama dengan email repo@utnd.ac.id |
| Tanggal Disetor: | 10 Oktober 2026 22:27 |
| Terakhir Dimodifikasi: | 10 Oktober 2026 22:27 |
| URI: | http://utndrepository.utnd.ac.id/id/eprint/1403 |

